23/08/2026
USIA TUA MEWARISI KELEMAHAN, SAAT INI HARTA DAN GELARAN TAK MAMPU DIMANFAATKAN
Kadang-kadang datang keinginan nak dekat dengan dunia,
Kadang-kadang datang keinginan nak dekati orang kaya,
Kadang-kadang datang keinginan dekat dengan nikmat-nikmat dunia dan permainannya.
Soalan yang perlu kita nilai sebenar, bila kita mendekati manusia maka takda faedah yang banyak melainkan faedah yang terhad, kecil. Bila mendekati dunia tak banyak faedah juga, mungkin kita menikmatinya hanya sekejap.
Ia sebagaimana kata Allah dalam al-Quran iaitu boleh berseronok sekejap saja.
Makan, minum, tidur, maka ini bukan abadi. Tapi bila kita ada azam dan tekad yang kuat untuk mendekati Allah Taala maka itulah yang menjadikan langkah kita menuju Allah menjadi langkah besar (bersegera menuju Allah Taala).
Allah tanyakan kita: أَرَضِيتُم بِٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا مِنَ ٱلْـَٔاخِرَةِ ۚ
“Adakah kamu lebih s**a dengan kehidupan dunia daripada akhirat?”
(Surah At-Taubah, 38)
Apakah kamu meredhai kehidupan dunia dan meninggalkan Akhirat?
Kita nilai umur kita yang makin lama makin ke depan. Umur kita ini semakin menua, dan setiap tua itu mewariskan kelemahan. Bila tua maka sendi, urat, rambut uban semuanya. Usia tua ini tak pernah mewariskan kekuatan, hanya kelemahan.
Tua kita ini walau mewarisi kekayaan, tetapi lemah dalam menggunakan kekayaan.
Kita memang kaya, tapi tubuh dah lemah.
Hanya sedikit gembira dengan gelaran orang kaya, orang berada.
Walau gelaran itu takda apa-apa nilainya.
TOKKU PASIR GUDANG
23 Ogos 2026