21/02/2017
Pengembangan Pelabuhan Tegal Dukung Pembangunan Tol
Pembangunan jalan tol Semarang-Jakarta diharapkan bisa mendapatkan dukungan dari keberadaan Pelabuhan Tegal. Untuk itulah, Pelindo III akan mengembangkan Pelabuhan Tegal menjadi pelabuhan terpadu.
Maksudnya, Pelabuhan Tegal tidak hanya menjadi pelabuhan perikanan, melainkan juga menjadi pelabuhan umum. Dimana Pelabuhan Tegal masih merupakan pelabuhan kawasan dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
General Manager Pelindo III Tanjung Emas, Agus Hermawan menginginkan agar Pelabuhan Tegal tidak hanya diperuntukkan bongkar muat general cargo dan perikanan. “Namun diupayakan juga untuk bongkar muat komoditas material seperti pasir dan koral,” katanya dalam keterangan resminya.
Sementara itu, Manager Pelabuhan Kawasan Tegal Anton Laksmita mengatakan bahwa Pelabuhan Tegal dapat melakukan aktifitas bongkar muat berupa pasir dan koral guna mendukung proyek pembangunan jalan tol tersebut.
Lebih lanjut Anton menuturkan bahwa dari proyek pembangunan tol tersebut, dapat diproyeksikan potensi arus barang setidaknya 8.000 ton koral dan split dapat dibongkar di Pelabuhan Tegal.
Pengembangan Pelabuhan Kawasan Tegal telah masuk dalam Rencana Induk Pelabuhan dan rencananya pengembangan dilakukan di akhir tahun 2016. Untuk pengerukan alur kolam dan pemasangan 10 unit mooring buoy akan dimulai pada awal tahun 2017.
Ia mengatakan bahwa dukungan Pemkot menjadi hal penting terhadap pengembangan Pelabuhan Tegal. Pihaknya berharap adanya kerjasama yang baik antara Pelindo III dengan Pemkot Tegal supaya program pembangunan Pelabuhan Tegal ini berjalan dengan lancar dan sesuai rencana.
Sementara itu Wali Kota Tegal, Siti Masitha mengatakan bahwa pelabuhan merupakan salah satu potensi yang dimiliki Kota Tegal. Oleh karena itu, Pemkot menginginkan agar dapat dikembangkan lebih lanjut.
“Tidak hanya menjadi kawasan perikanan, namun harus menjadi pelabuhan niaga dan penumpang. Untuk itu, akan kita hidupkan kembali Kota Tegal sebagai Kota Bahari,” pungkasnya. (*/pojoksatu)