Buku Motivasi Islami

Buku Motivasi Islami "Ilmu tanpa adanya agama adalah kecacatan dan Agama tanpa Ilmu merupakan Kebutahan"
Grup ini kita akan belajar Ilmu dan Agama melalui motivasi islami.

*JUMAT BERKAH, SAATNYA SEDEKAH JARIYAH*Hari yang baik saat terbitnya matahari adalah hari Jum’at.. Yakni hari diciptakan...
16/04/2021

*JUMAT BERKAH, SAATNYA SEDEKAH JARIYAH*

Hari yang baik saat terbitnya matahari adalah hari Jum’at..

Yakni hari diciptakannya Nabi Adam..
Yakni hari Ketika Nabi Adam dimasukkan ke dalam surga..

Maka, bersedekahlah di hari terbaik..
Di hari jumat yang penuh dengan keberkahan dan kemuliaan..

Karena amal yang dikerjakan di waktu mulia, memiliki keutamaan yang lebih besar.

====================

Salurkan Wakaf OQI terbaik anda melalui Inspirator Amal di Kota anda :

*Bank Syariah Mandiri*
*Kode (451) 7149071495*
*a.n IA One Qur'an Institute*
(Wajib konfirmasi)

Konfirmasi dan Informasi :
(http://bit.do/InspiratorAmalSby)

=============================*Mari bergerak cepat, tanggap, dan peduli bersama PPA Siaga*. ▪️Rekening :*Bank Syariah Man...
18/01/2021

=============================
*Mari bergerak cepat, tanggap, dan peduli bersama PPA Siaga*.

▪️Rekening :
*Bank Syariah Mandiri*
*71 444777 17*
*a.n. PPA Siaga*
(Wajib Konfirmasi setelah transfer)

▪️ Konfirmasi dan Informasi lebih lanjut :
wa.me/6287878507000

_Kepedulian Anda, kebahagiaan bagi mereka._

Salam Tangguh nan Tauhid

Anugrah Dalam Perjalanan Cinta PadaNYA... Hampir lelah...hampir jatuh diri ini...Karna memang Bukan mudah berjalan sendi...
09/01/2021

Anugrah Dalam Perjalanan Cinta PadaNYA...

Hampir lelah...hampir jatuh diri ini...
Karna memang Bukan mudah berjalan sendiri...
Sampai pada masanya Allah memaksa kami untk mengerti arti sebuah Perjalanan Cinta melalui PPA...

Berjalan sendiri mungkin lebih cepat, tapi hanya untk jarak yang dekat...
Dan sebaliknya, berjalan bersama mungkin lebih lama, tapi kita bisa menempuh jarak yang lebih jauh...

Dan Membangun Yatim Village adalah sebuah Perjalanan yang entah dimana ujungnya...bahkan kami yang memulai perjalanan inipun belum bisa menterjemahkan tujuan akhir kami...

Namun satu hal yang kami yakini...
Allah tidak meminta kami untuk sampai di tujuan...
Allah hanya meminta kami untuk Memulai...Bertahan...Dan Wafat dalam Perjalanan Cinta ini...

Dan betapa bersyukurnya kami...
Karna Allah tidak membiarkan kami sendiri...
Allah kirim Anda...yaa Anda adalah Anugrah terindah dalam perjalanan kami...

Maka ijin kami sampaikan, sudah sejauh mana kita berjalan kawan...

Saat ini kita sudah ada di satu titik, dimana ada 6 Rumah yang Allah titipkan, dan saat ini diisi oleh hampir 100 anak Yatim dan Penghafal Quran...dan ada hampir 1000 Anak Yatim binaan kita yang ada di berbagai daerah...

Dan bulan ini, ada beberapa keluarga Yatim lagi yang akan masuk, hanya belum bisa kami terima di karnakan kondisi tempat tinggal yg blm ada...
Alhamdullillahnya ada satu rumah lagi tepat di belakang kami yang di jual, dengan harga sekitar 650 juta...

Maka Bismillah...Program Wakaf Yatim Village Part 2 ijin kita mulai yaa kawan...
Ada yang siaap melangkah bersama...??
-------------------------------------------------------
*Salurkan wakaf terbaik Anda melalui Inspirator Amal*.

▪️Bank Syariah Mandiri (Kode : 451) 7249072499
a.n IA THE YATIM VILLAGE

▪️ *Konfirmasi dan Informasi* :
(Nanang: wa.me/6287878507000)

*Mencari Makna dibalik Masalah*hidup memang selalu lekat dengan masalahsaya, anda dan kita semua pernah mendapat masalah...
05/11/2020

*Mencari Makna dibalik Masalah*

hidup memang selalu lekat dengan masalah
saya, anda dan kita semua pernah mendapat masalah bahkah, sebenarnya
hidup adalah rangkaian dari satu masalah ke masalah lain
kesukaran, kesusahan hidup sering kali membuat kita putus asa
berfikir keras bagaimana untuk bisa keluar dari setiap masalah
tapi, merenunglah sejanak kawan
apakah masalah hadir menyapa hidup kita untuk mengahancurkan kita?
apakah masalah hadir menyapa hidup kita untuk membinasakan kita?
ataukah masalah ini hadir untuk membina hidup kita
kita harus sadar bahwa yang menghadirkan masalah Allah dan Allah lah yang punya kuasa untuk menyelesaikannya
maka, cobalah untuk mencari pesan-Nya dari setiap yang hadir menyapa hidup kita
masalah akan menjadi benar-benar masalah jika kita menjadi semakin jauh dari Nya
tapi masalah akan menjadi hikmah jika kita mampu melibatkan Nya untuk menyelesaikan setiap masalah kita
Jemputlah pertolongan Allah bersama Private Class PPA Online Batch 10
Private Class PPA Online adalah training online yang dilakukan selama 2 hari via meeting zoom dengan materi yang berbalut Islam. Mengupas 5 pola yang hampir ditemukan pada orang-orang yang mendapatkan pertolongan Allah SWT.
====================
*PRIVATE CLASS PPA ON LINE BATCH 9*

Hari : Sabtu – Minggu
Tanggal : 14-15 November 2020
Lokasi : Live via ZOOM

*SEAT TERBATAS !!*
====================
Untuk pendaftan klik link dibawah :
https://online.privateclassppa.com/aff/249/255

https://online.privateclassppa.com/aff/249/255

https://online.privateclassppa.com/aff/249/255

19/10/2020

Bi'idznillah

_TITIK TERENDAH _
""""""""""""""""""""""""""""""""

Aku laki-laki, tapi sekarang merasa bukanlah lelaki.

Sebagai pencari nafkah bebanku menggunung,
hari-hari terkejar kebutuhan yang makin sulit didapat.

“Abang keluarlah lagi, kerja apa kek. Kasian anak-anak buka puasa nanti masa cuma minum?”

Baru saja aku p**ang, belum panas pantat duduk,
istri sudah suruh keluar lagi.

Kasihan dia, pastilah bingung, di rumah cuma ada beras sisa dua liter.
Isi kulkas sudah kosong, terakhir isinya dimakan saat sahur tadi.

Gas pun habis.
Yang ada hanya utang di warung makin nambah.
Lengkaplah semua kebingungan.

Andai jadi wanita mungkin akan tetap tinggal di rumah mendoakan saja.

Ini aku, apa pun caranya harus kudu wajib dapat duit!
Ah, terasa betapa lemahnya aku jadi lelaki ….

Sudah delapan bulan di-PHK, sempat kerja serabutan ikut teman jadi kuli panggul barang di pasar, terakhir gabung di gojek.

Namun, efek Covid 19 semua harus terhenti.
Penghasilan hari-hari sudah tidak ada lagi.

“Apa gak ada receh gitu, Dek.
Di saku apa di kaleng celengan anak-anak?”

Bukannya tak mau keluar lagi.
Aku sudah keluar dari pagi curi-curi tempat menunggu penumpang, sambil was-was kalau ada petugas yang razia.
Tetap nihil, yang ada bensin mau habis.
Pun liur ini sudah terasa pahit. Sepertinya fisikku sedang kurang fit, mungkin efek pening mikir masalah cari duit.

“Tidak ada Abang. Kalau ada juga sudah dari tadi Malam ke warung. Cuma dapet ini.” Istriku itu perlihatkan koin 100 rupiah di genggaman.

Wajahnya tersirat putus asa.
Kutatap dia iba. Untuuung wanitaku ini orangnya sabar, kalau tidak? Entahlah.

Jam sudah menunjuk arah setengah satu. Masih ada waktu 5 jam ….
“Iyalah Abang keluar lagi.”
Aku bangkit, pasang masker, sarung tangan, helm.
Langkah gontai kembali keluar rumah.

Tengah hari begini jalanan makin sepi, hanya ada satu dua kendaraan lewat, itupun jarang.

Kunyalakan motor, bensin sudah menunjuk garis merah, kalau aku jauh-jauh bakal tidak bisa p**ang nanti.

Kuparkirkan motor di halaman masjid sekitar satu kilometer dari rumah.

Awalnya duduk saja di selasar, bersandar di tembok menerawang dalam pikiran hampa.

Selain ngojek harus ke mana, kerja apa?

Masih membingungkan.

Minta tolong ke teman-teman mereka juga sedang kesulitan. Keseringan dibantu juga rasanya tidak enak.

Tiba -tiba ada panggilan hati untuk masuk, siapa tahu di dalam pikiran lebih adem, dapat jalan keluar.

Siapa tahu Allah kasih jawaban segera, aamiin.

Di dalam ada satu orang duduk bersila persis menghadap tempat imam. Sepertinya tengah khusyuk menunduk berdoa. Mungkin masalahnya sama denganku. Masalah duit.

Aku mengambil duduk di belakang, dekat tembok.

Allah …
berikan hambamu ini pikiran terbuka, tunjukkan jalan rezeki untuk anak-anak hamba, kasihan mereka kalau sampai tidak makan ya Allah….

Sampai jam menunjuk angka dua, pikiranku masih blank.

Sekilas pandangan jatuh pada kotak amal yang digembok tepat di dekatku.

Uang kertas hampir penuh di dalamnya, ada lembar warna biru dan merah terasa melambai minta dijemput.

Susah payah kutelan ludah.

Ambil satu lembar saja biru itu, enam orang anggota keluargaku akan kenyang nanti buka.

Astaghfirullah, kuatnya setan menggoda sampai aku hampir beranjak ke kotak kaca itu.

Berulang-ulang kuucap istighfar sambil menutup mata.

Jangan sampai darah daging mereka tumbuh dari kerjaku yang tidak halal, ya Allah ….

“Bang.”
Kubuka mata, lelaki muda bermata bersih menegurku dalam jarak semeter, pakai masker kain batik.
Ini orang yang duduk di depan tadi.

“Abang gojek, ya?” Ia melihat jaket yang kupangku.

“Iya, Mas.”
“Sedang sepi ya, Bang?”
“Ya, gitulah, Mas. Orang pada di rumah.”
“Abang bisa nyetir?”
“Bisa.
Kenapa, Mas?
Ada kerjaan?”
Aku sangat berharap ini jalan pekerjaan.

“Oh iya, kebetulan saya mau minta tolong, bisa?”
Alhamdulillah, kuusap wajah penuh syukur.

Mata rasanya seketika terang benderang.
“Bisa, bisa!” Kuangguk kepala yakin.
“Abang ikut saya, ya.
Rumah di belakang,”
katanya sembari berdiri.
“Ayo, Bang.”
Aku bergegas mengikuti.

Rumah cukup besar dengan halaman seukuran rumahku.
“Kita akan antar ini ke daerah Koja. Tadinya saya bingung, supir malah nekad p**ang kampung. Dadakan dia baru bilang,”
katanya terlihat senang bertemu aku.

Segera kubantu lelaki muda itu mengangkat 10 karung beras, puluhan pkotak yang sudah dilakban ke dalam Expander silver.

Sepanjang jalan, lelaki muda bernama Ridwan itu cerita punya nazar yang dikabulkan.

Pantas saja wajahnya cerah,
ia amat bersyukur istrinya bangun dari koma selama 3 tahun, setelah melahirkan anak pertama mereka. Ia juga pernah kecelakaan fatal sampai membuatnya takut nyetir.
Berat juga masalahnya.

Ternyata punya banyak uang dan rumah bagus tak jua lepas dari masalah hidup.

Tiga Panti Asuhan di Koja mendapat bantuan berupa barang juga uang dalam amplop.

“Begitulah, Bang. Selalu ada ujian untuk kesabaran.

Ceramah Ustaz di masjid tiap subuh itu yang kuatkan saya,”
ceritanya mengalir lagi di perjalanan kami p**ang.

Ia berbagi cerita lagi tentang ujian yang menimpa rumah tangganya sejak awal menikah.

Imanlah yang menguatkannya.

Kesabaran luar biasa.

Aku?
Punya anak banyak sehat-sehat, istri sabar, hanya diuji dengan ketiadaan uang sudah bingung, hampir putus asa, malah sempat berpikir mencuri.

Ah, malunya aku ya Allah.

Dia lebih muda, tapi lebih dewasa dariku memandang hidup.

“Abang mau nggak jadi supir pribadi saya?”
Bagai disiram air sejuk aku mendapat nikmat berlipat sore ini.

Pulang dengan senyum lebar, bawa serantang makanan dari mas Ridwan, sembako, upah dua lembar uang merah, dan pekerjaan baru.
Benar-benar rezeki tak terduga.

ALHAMDULILLAH , MENDEKATKAN DIRI BERSERAH MEMOHON PADA-NYA TERNYATA PILIHAN TERBAIK

Ini akan jadi awal jalanku meraih kemenangan. Belajar lagi sabar, belajar lagi melawan nafsu diri dan berbaik sangka pada-Nya.

_“Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin.
Semua perkara (yang menimpanya) adalah kebaikan baginya dan tidaklah hal ini terjadi kecuali hanya pada diri seorang mukmin. Jika dia mendapat kebahagiaan dia bersyukur maka hal ini adalah baik baginya.
Dan jika tertimpa musibah dia bersabar maka itu juga baik baginya.”_
(HR. Muslim).

Ruang Hati, 05/05/2020

Copas dari fb Ummu Hammam
Photo diambil dari google

JANGAN BUAT ALLAH CEMBURUIndikasi bahwa masih ada rasa berharap kepada Tuhan-Tuhan lain selainNya itu adalah; Mudah ters...
07/02/2020

JANGAN BUAT ALLAH CEMBURU

Indikasi bahwa masih ada rasa berharap kepada Tuhan-Tuhan lain selainNya itu adalah;

Mudah tersinggung, banyak kecewa, selalu ingin diketahui orang lain, sering sakit hati, sering mendengki, sulit merendahkan hati, berkobar semangat bersaing dalam urusan dunia, resah, gelisah, lelah, dan lain sebagainya.

Seperti yang dikatakan Imam Syafii;
"Ketika hatimu terlalu berharap kepada seseorang maka Allah timpakan atasmu pedihnya sebuah pengharapan, supaya kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui hati yang berharap kepada selain Dia. Maka Allah menghalangimu dari perkara tersebut agar kamu kembali berharap kepada-Nya."



_____________________
Bismillah..
See you in class
PPA Surabaya, Sabtu 15 Februari 2020.

Ppalc Surabaya
More info 081333310724

D I A MBy :ReZha RendyFounder PPA...................Terkadang kita butuh diamDiam sejenak dari berbicara, diam sejenak d...
26/01/2020

D I A M

By :
ReZha Rendy
Founder PPA...................

Terkadang kita butuh diam

Diam sejenak dari berbicara,
diam sejenak dari aktivitas,
diam sejenak dari kesibukan,
diam sejenak dari memperbaiki orang lain, dan lain-lain.😐

Terlalu banyak bicara maka akan membuat hati keras, ...karna jarang melihat ke dalam 😞

Terlalu banyak rutinitas membuat kita sibuk,... sehingga hati menjadi lelah. 😔
Dan hati yang lelah membuat lalai dalam mengingat-NYA

Take ur time.. Ambil waktu sendirimu..

Diamlah untuk memperhatikan..
untuk menikmati..
untuk menemukan diri..
dan menemukan Ilahi..😇

Perhatikan awan yang berarak, dengarkan suara disekitarmu, perhatikan hijaunya dedaunan...
dan tersenyumlah😊

Bangun komunikasi hati dengan-NYA
Rinduilah kampung akhirat dan buatlah tangga-tangga yang menuju kesana

Maka akan kau temukan kekuatan disana kedamaian disana
dan semangat disana

Take ur time.. 🙂

Berhenti sejenak dari masalah, targetan, rutinitas, dan lain-lain untuk menemukan ‘kembali’ sumber dari segala sumber, yaitu "ALLAH"😇

Membuat hidup lebih hidup, rindu lebih rindu, karena sejatinya kita bukanlah penghuni dunia
tapi penghuni syurga🙂

Dan bonusnya.. ....masalah diselesaikan Allah
karena sejatinya masalah ada bukan untuk diselesaikan , tapi dibaca pesan cinta-NYA
😢😢😢



---------------------------------------------------
Sampai jumpa di kelas PPA Surabaya
Sabtu 15 Februari 2020.

More info:

087878507000

Apakah itu..?Doakan selalu kebaikan untuk orang lainDoakan agar Allah memberinyaKesehatan, Rezeki, Kelapangan dalam urus...
21/01/2020

Apakah itu..?
Doakan selalu kebaikan untuk orang lain
Doakan agar Allah memberinya
Kesehatan, Rezeki, Kelapangan dalam urusan hidup, Kemudahan dalam urusannya, Kebaikan yang berlimpah, Rezeki yang terus bertambah, Kesholehan yang meningkat, Kemudahan dalam menjalankan perintahNya, kemudahan dalam berbuat baik kepada orang lain, kematian yang husnul khotimah, diampuni dan dimaafkan kesalahannya, di maafkan kedua orang tuanya dimudahkan hisabnya, di berikan rezeki yang halal, ditambahkan ilmu dan harta yang bermanfaat, disehatkan hati dan badannya, dikumpulkan disurgaNya bersama orang keluarganya,dimudahkan melunasi hutangnya, dikabulkan hajat2nya, dijadikan Allah makin baik akhlak dan adabnya, dimudahkan baktinya kepada orang tuanya, dikumpulkan segala kebaikan untuknya dan dijauhkan segala keburukan darinya
Banyak amat ngedoiannya..?
Karena jika doa diatas ada 20 an doa misalnya, misal aja atau ada 100 doa , maka segitu p**a malaikat akan mengatakan “engkau seperti apa yang engkau doakan kepadanya” karena doa tsb akan balik ke kita sendiri
Buang lah perasaan dari hati yang tak baik, karena doa diatas bahkan satu doa saja takkan bisa mengalir dari lisan kita jk hatinya bermasalah, hatinya miskin kasih sayang, miskin memaafkan, penuh kesempitan sehingga dunia terasa sempit, penuh dugaaan tak baik
Semoga Allah perbaharui hati kita hr ini agar lebih damai, bahagia dan mudah mendoakan orang lain.
Jangan lupa yaaaa doakan orang lain hari ini

19/01/2020

LAKUKAN SAJA SESUAI PERANMU.
~ Muhtar Fatony

Saat itu, usai perang Uhud beban batin para sahabat atas luka-luka yang mendera dan menganga di tubuh mereka masih belum juga kering bahkan Sang Kekasih pun tak luput dari cucuran darah di wajahnya dan gigi gerahamnya yang tanggal. Rasulullah shallaahu 'alaihi wa sallam benar-benar terluka. Aktor utama rivalitas di medan Uhud dari kaum kafir itu tak lain adalah Khalid bin Walid anak Walid bin Mughiroh penentang Rasululah paling ulung saat itu. Belum lagi jika teringat seorang Wahsyi bin Harb budak hitam Ethiopia yang telah menghabisi Hamzah bin Abdul Muthalib sang paman nabi sendiri. Tetapi Rasulullah saat itu tidak serta merta melaknat Khalid atau Wahsyi padahal sudah jelas-jelas berposisi sebagai penentang dan lawan kaum muslimin.
..
Pada saat itu para sahabat Nabi ridwanallahu ajmain tak pernah menyangka sama sekali jika suatu saat nanti semua bisa berubah.

Tak pernah menyangka jika Khalid bin Walid yang menghabisi kaum muslimin di perang Uhud itu akhirnya bersimpuh hatinya dengan masuknya hidayah Islam dalam dirinya.
Tak pernah menyangka Wahsyi sang pembunuh Sayyidna Hamzah RA itu akhirnya menetapkan hati untuk bersyahadat.
Tak pernah menyangka jika Seorang Abu Sofyan pemimpin besar kaum kafir di perang Badar menjadi pengikut Rasulullah bahkan sebagai mertua Rasulullah.
Begitu p**a tak pernah menyangka jika Kaum Bani Tsaqif di Thaif yang dulunya melempari, mencaci maki dan menolak dakwah Rasulullah pada ahirnnya berbondong-bondong masuk Islam p***a perang Tabuk.

Dan Tak pernah menyangka sejarah pun mencatat anak-anak manusia yang terlihat saat itu menjadi kafir dan penentang Rasulullah tetapi dari ayah kafir itu terlahir anak-anak dari mereka seorang yang shalih shalihat.

Walid bin Mughiroh penentang dakwah Rasul darinya lahir seorang Khalid yang bergelar Pedang Allah yang Terhunus.
Tak pernah menyangka jika dari Abu Lahab juga terlahir seorang Durroh binti Abu Lahab sebagai salah satu shahabiyah yang dikenal banyak meriwayatkan hadits.
Atau bahkan dari seorang Abu Jahal terlahir seorang Ikrimah diantara sahabat yang syahid di perang’ Yarmuk.

Disini lah Allah mengajarkan dan memberikan pesan CintaNya pada kita. Bahwa di dalam kehidupan disini, di dunia ini yang - dalam timbangan akal kita- semua serba mungkin, semua serba 'bisa jadi', boleh jadi. Allah SWT menggunakan Bahasa Arab ‘asaa’ (Bahasa Jawa: menowo-menowo, bisa jadi, mudah-mudahan).

عَسَى اللَّهُ أَنْ يَجْعَلَ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَ الَّذِينَ عَادَيْتُمْ مِنْهُمْ مَوَدَّةً ۚ وَاللَّهُ قَدِيرٌ ۚ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“Boleh jadi Allah menimbulkan kasih sayang antaramu dengan orang-orang yang kamu musuhi di antara mereka. Dan Allah adalah Maha Kuasa. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Mumtahanah : 7).

Bisa jadi, orang yang sekarang memusuhimu suatu saat menjadi mawaddah (kawan yang sayang padamu)
Bisa jadi, yang sekarang sedang kafir dan membenci dakwah ini suatu saat manjadi muslim dan pembela agamamu.
Bisa jadi, yang sekarang fasik pelaku dosa dan maksiyat namun suatu saat menjadi orang yang soleh/shalihat yang kedekatannya dengan Allah, semangatnya memperjuangkan agama ini lebih besar dari kita ini yang telah mengganggap diri ini sudah soleh/shalihah ini.
Bisa jadi, orang yang saat ini menentang dakwahmu, menolak ajakanmu, menyinyiri gagasanmu tapi sejatinya suatu saat menjadi pembelamu.
Bisa jadi, orang yang selama ini cuek dengan seruanmu, dengan ajakanmu, suatu saat akan menjadi orang yang gigih berjuang bersamamu.

Begitu juga sebaliknya..,
Bisa jadi orang yang sekarang engkau sangat mencintai akan menjadi orang yang kau benci. Bisa jadi orang yg dulunya perannya membuatmu bangga dan bahagia suatu saat menjadi orang yg membuatmu berduka. Bisa jadi orang yang dulunya mendukung habis-habisan bisa jadi suatu saat menjadi penentangmu. Bisa jadi orang yang jadi pengharapan atas gagasan-gagasanmu menjadi orang yang mengecewakanmu.

So, Apa yang tidak mungkin bagi Allah. Kita hanya bisa melihat dalam kaca mata dzohir. Sampai-sampai Allah bilang dalam QS. Al-Mumtahanah ayat 7 diatas, seolah-olah Allah bilang, “Wahai hambaku, boleh jadi orang yang kau benci itu mudah bagi-Ku suatu hari menjadi orang yang begitu mencintaimu dan mendukung langkahmu.” Dan Allah melanjutkan dengan pesan-Nya: Wallaahu Qodiirun “Dan Allah Maha Kuasa”. Mudah bagi Allah. Karena semua ini bisa berubah atas keMahaKuasaan-Nya.

Jika demikian, lantas mengapa kita masih mudah sedih, kecewa, gampang baper, down, merasa tidak didukung, sudah tidak cinta lagi, air susu dibalas dengan air tuba. So, kawan.., teruslah bergerak, teruslah melihat apapun yang di depan mata kita dari sikap siapapun sebagai episode terindah untuk kita selalu melihat segala keghaiban-keghaiban itu dengan perasaan baik (positive feeling) dan dengan respon terbaik; ‘Khoiyr! ’ (baik/sipp), wow!, Aha!.... Hilangkan segala stigma, penyimp**an-penyimp**an atas dasar ego diri. Karena bukan wilayah kita untuk me’mastikan’ segala sesuatu menurut kita, buka domain kita menstigma dan men-judge perilaku orang, bukan urusan kita untuk memastikan si fulan ini masalahnya karena sedang diadzab atau sedang diuji, bukan urusan kita untuk menghakimi saudaranya sendiri atas perilakunya terhadap kita.

لَيْسَ لَكَ مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ

“Tak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu apakah Allah menerima taubat mereka, atau mengazab mereka karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim”. (QS. Ali Imron, 128).

Semua itu wilayahnya Allah, domain Allah Rabb sekalian alam.

Tugasmu hanyalah lakukan saja apa yang telah menjadi peranmu. ▪

Subang, 16 Januari 2020
Muchtar Fatoni

PENGAGUM DALAM DIAM Semoga Allah menjaga penulis buku "Mencari Ikhlas" ini.. Saya mengagumi kesungguhannya dalam members...
21/10/2019

PENGAGUM DALAM DIAM

Semoga Allah menjaga penulis buku "Mencari Ikhlas" ini..

Saya mengagumi kesungguhannya dalam membersihkan hati meniti jalan p**ang pada-Nya. Dia didepan.. Saya mengikutinya..

Ibnu Atha'illah berkata..
"Setiap ungkapan yang keluar selalu dibungkus oleh corak kalbu tempat ia keluar."

Banyak yang bisa menuliskan tentang ikhlas..
Namun berbeda dengan orang yang menjalani jalan ikhlas.. Anda akan dituntunnya menapak, diberitahu akan adanya kubangan, jurang, sumber air, tempat istirahat selama perjalanan. Anda akan tahu setelah membaca buku ini.. Saya bersyukur keluar kembali dari pemikiran yang jernih dan insyaallah hal inilah yang akan menjernihkan siapapun yang membacabya.

Salah satu buku wajib yang saya rekomendasikan..
Buktikan sendiri maka Anda akan mengalami kontemplasi yang dalam untuk menemukan diri dan kembali keluar dengan bentuk yang jauh lebih baik..

Alhamdulillah hari ini sudah dibuka pre-ordernya..
Klik :
wa.me/6281333310724
wa.me/6281333310724
wa.me/6281333310724

Selamat mas Sonny Abi Kim..
Bittaufiik insyaallah.. Iri karena selalu dipilih menjadi wadah cahaya-Nya..

Info:
wa.me/6281333310724
wa.me/6281333310724
wa.me/6281333310724

Bismillah Pernah ngerasain nggak teman- teman, pas kita lagi berbuat baik, seperti ada lintasan macem2...Seperti ada ras...
17/10/2019

Bismillah

Pernah ngerasain nggak teman- teman, pas kita lagi berbuat baik, seperti ada lintasan macem2...
Seperti ada rasa pingin dipuji orang lah , pengen dilihat dan diakui orang lah... dll

Terus dijawab sendiri nggak boleh, itu namanya nggak ikhlas ntar gak dapat balasan kebaikan dari Allah..

Kadang yg menang lintasan yg pertama, kadang menang yg kedua..

Klo divisualisasi mirip sinetron religi di tv, yg telinga kanan ada sosok malaikat yg ngingetin kebaikan, sementara yg kiri ada sosok serem yg ngajak nggak baik..

Sementara itu ketika kita lagi marah atau berbuat yang nggak baik kok rasanya enteng banget tanpa hambatan... wuuzzz tau2 nyesel... hehe

Kalau kita terbiasa merasakan itu, dan mampu mengalahkan lintasan yg negatif , nantinya kita bisa membedakan bahwa ikhlas itu hakekatnya manis ,sementara riya ( pamrih) itu pahit..

Buahnya memahami keikhlasan adalah rasa bahagia dan ketenangan hati.. insya Allah atas ijin Allah

Sayang banget kan kalau setiap kebaikan yg kita lakukan tidak berarti apa-apa dihadapan Tuhan, hanya karena kita salah niat.

Kebetulan saya mau kasih info terbaru dari PPA yg ada hubungannya dengan keihlasan.

Jadi bentar lg PPA akan menerbitkan buku terbaru judulnya Mencari Ikhlas, yg ditulis oleh ustadz Sony Abi Kim.

Untuk buku terbaru PPA ini bisa dipesan dgn cara Pre Order , berikut penjelasannya:

Produk knowledge Buku Mencari Ikhlas

Panjang buku = 23 cm
Lebar buku = 15.5 cm
Tebal buku = 1.5 cm
Berat = 350 gr
Jumlah halaman = 171 halaman
Jenis cover= Hard Cover

Harga Jual :
Harga normal 149.000
Harga Promo (masa PO) 120.000,-

Bonus khusus selama masa pre-order *"Audiobook Exclusive Finding Inner Piece"* senilai 99.000, Gratis!!!

Masa PO dari tanggal 21 Oktober - 10 November 2019

Pengiriman serentak dilakukan mulai tanggal 11 November

Yang minat dibantu dapatkan bukunya bisa ikut PO melaui saya , daftar waiting list bisa melalui link whatsapp wa.me//6281333310724

Mari sebar kebaikan 😘😍
Bismillah semoga Allah Selalu menemani..







Adilkah ???.Woiiii ga adil woiii!!! woooii jatah gw mana!! wooiii. Pssttt diem, tahu arti nya adil nggak ?. Nih artinya....
02/10/2019

Adilkah ???.
Woiiii ga adil woiii!!! woooii jatah gw mana!! wooiii. Pssttt diem, tahu arti nya adil nggak ?. Nih artinya.
Adil menurut bahasa Arab disebut dengan kata ‘adilun, yang berarti sama dan seimbang. Menurut kamus besar bahasa Indonesia, adalah diartikan tidak berat sebelah, tidak memihak, berpihak pada yang benar, berpegang pada kebenaran, sepatutnya, dan tidak sewenang-wenang.
Secara Bahasa Adil Berasal dari bahasa arab yang berarti proporsional, tidak berat sebelah, jujur Secara Istilah ada beberapa makna antara lain: menempatkan sesuatu pada tempatnya.
Islam memerintahkan kepada kita agar kita berlaku adil kepada semua manusia.
Allah SWT berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar menegakkan keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapak dan kaum kerabatmu .” (An-Nisa’: 135).
Rasul juga telah memerintahkan untuk berbuat adil karena orang yang adil adalah orang yang mendapatkan keberuntungan. Rasulullah SAW bersabda: “sesungguhnya orang-orang yang berlaku adil di sisi Allah akan berada di pundak cahaya di sebelah kanannya, yaitu orang yang adil adalah mereka yang berlaku adil dalam mengambil keputusan hukum dan berlaku adil dalam mengambil keputusan hukum dan berlaku adil terhadap sesuatu yang diamanatkan kepadanya.” (H.R. Muslim).
Jadi jika anda merasa hidup ini tak adil, merasa hidup anda selalu kurang dan tak bisa memuaskan diri anda. Anda perlu merenung dan introspeksi diri, tanya ke dalam diri. “Sudah kah saya bersyukur hari ini ? Sudah kah saya merasakan nikmat sehat, nikmat bersama keluarga dan nikmatnya udara hari ini ?”.
Jika anda masih bisa merasakan sehat, bisa bersama keluarga dan bisa hirup udara pagi ini. Apakah anda masih ingin bilang ke dunia, hidup ini ga adil, hidup ini jahat bagi saya!!!.
Coba renungkan, semoga bermanfaat.
Wallahu A'lam Bishawab.


Address

Surabaya
60237

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Buku Motivasi Islami posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share