19/02/2026
Ramadhan datang lagi.
Bukan sekadar bulan dalam kalender, tetapi undangan langsung dari Allah untuk kembali.
Berapa banyak Ramadhan yang telah kita lewati?
Dan berapa banyak yang benar-benar mengubah kita?
Ramadhan 1447 H bukan tentang menahan lapar semata.
Ia tentang menahan amarah, menundukkan ego, dan membersihkan hati yang lama tertutup dosa.
Ia tentang malam-malam panjang yang basah oleh doa.
Tentang ayat-ayat Al-Qur’an yang tidak hanya dibaca, tetapi dihidupkan dalam akhlak dan perjuangan.
Di Pondok Pesantren Bukit Al-Qur’an, Ramadhan adalah medan latihan keikhlasan.
Saat fajar menjadi saksi tekad.
Saat lantunan tilawah menjadi napas kehidupan.
Saat setiap sujud terasa lebih dekat dengan langit.
Jangan biarkan Ramadhan berlalu seperti biasa.
Bangkitkan jiwa.
Kuatkan ibadah.
Perbaiki shalat.
Dekatkan diri pada Al-Qur’an.
Karena boleh jadi, inilah Ramadhan yang menentukan arah hidup kita selanjutnya.
Semoga Allah menerima setiap puasa, setiap doa, dan setiap air mata taubat kita.
Ramadhan 1447 H.
Saatnya berubah. Saatnya kembali.