04/07/2025
Sebuah Desa, Sebuah Asa
Seperti semua desa, kawasan ini punya sejarah, punya alasan dan punya asa untuk mengatasi setiap masalah.
Selain beragam rupa, masalah itu juga datang silih berganti.
Di satu fase, desa itu seperti dihimpit banyak problem. Selain soal sosial yang menghadang kehidupan masyarakatnya, termasuk merenggangnya hubungan antar satuan masyarakat -- retaknya kekerabatan antara anak-paman, antar-abak, soal ekonomi menghidupi segenap keluarga hari demi hari ketika mata pencaharian utama makin tak menjanjikan dan pelarian nafkah pun mulai memasuki masa jenuh.
Seperti di kota-kota, kehidupan di desa itu terus berjalan. Hanya saja, spirit tak terus-terusan bisa menyala. Budaya dan pendidikan seakan tak menjadi pemantik api. Desa terancam bangkrut.
Memang, ada juga cerita desa yang tumbang. Lengang karena makin banyak yang memilih hengkang ke desa lainnya. Akankah kampung yang sudah berdiri puluhan atau malah ratusan tahun ini juga akan tumbang?
Sejatinya, setiap desa punya asa. Punya kehendak untuk tetap eksis (ada). Masyarakat bisa bersinergi kembali untuk menghadapi setiap rongrongan eksistensial. Dan punya seikat kembang harapan bagi setiap warganya.