Dimulai dari sebuah ide untuk melestarikan tradisi batik tanah liek (tanah liat) minangkabau, kami mencoba untuk mengenalkan batik tanah liat minangkabau dalam acara pameran tekstil di Jakarta pada bulan maret 2009 dan menjalin hubungan dengan museum tekstil Indonesia dalam rangka memperkenalkan batik tanah liat kepada masyarakat pencinta kain di Indonesia dengan menyumbangkan kain batik tanah lia
t minangkabau sebagai bagian dari koleksi museum tekstil Indonesia di Jakarta. Tepat pada tanggal 21 April 2009, ketika rakyat Indonesia juga memperingati hari kartini, kami mendirikan perusahaan yang dinamakan CV. Dhiya Anugrah Sejahtera, yang berarti Cahaya yang menerangi dan memberikan kesejahteraan. Dilanjutkan dengan rencana untuk memasarkan batik tanah liat yang kami namakan dengan brand Ranah Minang Inaaya (batik Inaaya), kami ikut berpartisipasi dalam pameran yang diselenggarakan oleh IWAPI (Ikatan wanita pengusaha Indonesia) pada bulan Mei 2009 dan diberikan kesempatan untuk memberikan presentasi mengenai sejarah batik tanah liat dan produk-produk batik tanah liat kepada pengunjung pameran. Kami juga aktif dalam memasarkan batik tanah liat baik secara langsung melalui pameran yang juga mendapat dukungan penuh dari departemen perdagangan dan perindustrian Sumatera Barat, juga PT. Semen Padang,maupun secara on-line marketing melalui internet.