JALAN EVOLUSI MENUJU JIWA MENUJU KESADARAN
7 JALAN EVOLUSI JIWA MENUJU KESADARAN
JIWA kita berkembang dalam cara yang dapat diprediksi, dan peta perjalanan kita sudah tertulis dalam STRUKTUR DNA kita sendiri. Peta jalur EVOLUSI KESADARAN kita bisa dipahami lewat SISTEM CHAKRA TUBUH. Jika Anda memahami arti penting dan pesan yang tersembunyi dalam setiap chakra, Anda akan memahami langkah-l
angkah evolusi menuju DIRI SEJATI dari setiap JIWA.. Pada awal penciptaan sebelum waktu, kita masing-masing lahir dari INTI SARI ALAM. INTI SARI ALAM disini bagian dari TUHAN SANG PENCIPTA ALAM SEMESTA mewakili segala penciptaan. Kita memulai perjalanan kehidupan disini melalui beberapa tingkatan kesadaran, mulai tingkat 1 sampai 7. Setiap tingkat kesadaran membawa kita ke sebuah “ DIMENSI SPIRITUAL ” yang khusus dirancang untuk mengajarkan kepada JIWA, pelajaran apa yang perlu dipetik pada setiap tingkat perkembangan. Level 1 ( KEBERADAAN )
Vibrasi energi pertama adalah tingkat awal sebuah penciptaan. Semua jiwa di mulai di sini. Di sinilah dimana Anda memulai perjalanan Anda, baru terlepas dari segala yang ada. Di sini, Anda berada pada tahap yang masih “ TERTIDUR ”, atau belum SADAR akan keadaan Anda. Perjalanan pertama sesuai dengan CAKRA pertama dalam tubuh, dan menampakkan “SPEKTRUM CAHAYA MERAH”. Di sini ada UNSUR ELEMEN penting : TANAH, UDARA, AIR dan API. Tonggak perkembangan tahap pertumbuhan ini hanya mengalami keberadaan. Level 2 ( PENGUASAAN FISIK )
Vibrasi energi kedua adalah tingkat dimana Anda akan memiliki FIRASAT pertama dari KESADARAN. Bergeser dari vibrasi pertama menuju vibrasi kedua berarti mengalami pergeseran kualitatif dalam pengalaman Anda tentang apa rasanya hidup. VIBRASI ENERGI KEKUATAN kedua sesuai dengan CHAKRA kedua dalam tubuh dan menampakkan “ SPEKTRUM CAHAYA ORANYE ”. Di sini Anda memiliki naluri sebagai tanaman atau hewan. Dalam VIBRASI ENERGI KEKUATAN kedua, tugas perkembangan JIWA Anda adalah mengembangkan penguasaan KESADARAN FISIK, NALURI, NURANI dan EMOSI Anda. Level 3 ( PEMBERDAYAAN DIRI )
Vibrasi energi ketiga adalah tingkat dimana Anda menjadi manusia. Di sinilah Anda pindah ke tubuh yang memiliki AKAL dengan kemampuan untuk BERPIKIR kompleks. Ini adalah tingkat KESADARAN dimana JIWA belajar tentang siapa dirinya sebagai individu. Pergeseran dari Dimensi 2 ke Dimensi 3 berarti mengalami perubahan KUALITATIF dalam pemahaman Anda tentang SIFAT pribadi Anda. Karena itu merepresentasikan “ke-AKU-an” pada tingkat ini, kita menyebutnya EGO. Ini adalah bidang PIKIRAN yang lebih rendah, lebih umum disebut INTELEKTUALITAS. Vibrasi energi ketiga sesuai dengan CHAKRA ketiga dalam tubuh dan menampakkan “ SPEKTRUM CAHAYA KUNING ”. Tugas perkembangan utama pada tingkat ini adalah pengetahuan diri dan pemberdayaan diri. Level 4 ( WELAS ASIH )
Pergeseran dari VIBRASI ENERGI KEKUATAN ketiga menuju keempat berarti bergerak melampaui EGO Anda dan membuat perubahan KUALITATFI dalam pemahaman Anda tentang CINTA. RASA PERIKEMANUSIAAN ( NURANI ) berada pada VIBRASI keempat ini. Dalam rangka untuk membuat transisi, Anda harus menyucikan diri yang rendah ( PIKIRAN SEMPIT ) dan mulai menggantinya dengan SIFAT WELAS ASIH. Dibutuhkan USAHA KERAS untuk menghapus semua puing-puing EGO BERACUN. VIBRASI ENERGI KEKUATAN keempat sesuai dengan CHAKRA keempat dalam tubuh dan menampakkan “ SPEKTRUM CAHAYA HIJAU ”. Di sini, tubuh Anda menjadi jauh lebih SENSITIF dan LEMAH. MAKANAN, SUARA, CAHAYA, WEWANGIAN, EMOSI orang lain, dan ENERGI NEGATIF dapat MEMPENGARUHI Anda, dan Anda harus belajar bagaimana untuk MERAWAT DIRI Anda dengan cara baru. Tugas perkembangan utama di sini adalah untuk MENGUASAI KASIH SAYANG secara SEIMBANG / ADIL BAGI DIRI SENDIRI dan ORANG LAIN. Level 5 ( KEBIJAKSANAAN )
Pergeseran dari VIBRASI ENERGI keempat menuju kelima berarti membuat perubahan KUALITATIF dalam pemahaman Anda tentang JIWA dan diri NON-FISIK Anda. Dimensi 5 adalah bidang bagi pikiran yang lebih tinggi dimana CINTA dan KEBIJAKSANAAN menyatu menjadi PIKIRAN SADAR secara lengkap. Selama ini, KESADARAN Anda tertutup dengan Frekuensi Energi yang lebih Rendah untuk mengakses KEBIJAKSANAAN Murni. Anda akhirnya mampu menggabungkan semua yang telah Anda pelajari dari 4 VIBRASI ENERGI KEKAUTAN sebelumnya dan bergabung ke dalam kesatuan pemahaman yang lebih lengkap tentang FISIK, EMOSIONAL, MENTAL dan SPIRITUAL. VIBRASI ENERGI KEKUATAN kelima sesuai dengan CHAKRA kelima dalam tubuh dan menampakkan
“ SPEKTRUM CAHAYA BIRU ”. Di sini, tubuh Anda akan berubah menjadi lebih terbebas dari masalah. Anda akhirnya akan MENGENAL cahaya tubuh Anda. Seperti Bumi mengalami pergeseran ke Dimensi Kelima, akan berubah menjadi sebuah dunia cahaya, bukan lagi fisik. Anda akan dapat menciptakan apa yang Anda butuhkan dan inginkan melalui KEKUATAN ALAMI dari keberadaan Anda bukan melalui penggunaan teknologi. Tugas perkembangan utama dalam TINGKAT KESADARAN ini adalah menguasai dunia Rohani / Spiritual. Level 6 ( KESATUAN )
Pergeseran dari vibrasi energi kelima menuju keenam berarti sudah membuat perubahan KUALITATIF dalam pemahaman Anda tentang apa arti menjadi satu kesatuan. Pada tingkat ini semua pengetahuan dikombinasikan antara individu sehingga muncul KESADARAN kolektif. Ini adalah pertama kalinya bahwa Anda mengenal, CINTA adalah Universal – untuk diri, untuk orang lain, dan semua hal di mana-mana : “BAIK” dan “BURUK” semuanya berada dalam SATU. Semua makhluk dipahami dalam Satu Kesatuan. Kepercayaan antara makhluk adalah mutlak. Tidak ada polarisasi di tingkat kesadaran ini (melampaui dualitas). Vibrasi energi keenam ini sesuai dengan chakra keenam dalam tubuh dan menampakkan “ SPEKTRUM CAHAYA NILA / INDIGO ”. Tugas perkembangan utama di sini adalah untuk MENGUASAI pengetahuan kosmik. Tingkat 7 ( PINTU KEABADIAN )
Pergeseran dari VIBRASI ENERGI KEKUATAN keenam menuju VIBRASI ketujuh berarti membuat perubahan KUALITATIF dalam pemahaman Anda tentang segala PENCIPTAAN ALAM SEMESTA dan DIRI Anda berada dalamnya (menyaksikan). Pengetahuan datang dengan sendirinya menyaksikan awal penciptaan, cara ALAM SEMESTA Bekerja, dan memahami hakikat segala sesuatu tentang kehidupan. Semuanya diketahui di sini. Ini adalah tingkat KESADARAN tak terbatas yang tidak terpisahkan satu sama lain, inilah yang dikatakan merasakan kehadiran TUHAN SANG PENCIPTA ALAM SEMESTA dalam diri. Ia adalah KESADARAN tak terbatas yang meliputi semuanya, dan kita adalah bagian dari KESADARAN tak terbatas tersebut. Sampai di sini keadaannya sangat halus, diam, Tenang, Damai, semuanya menyatu. VIBRASI ENERGI KEKUATAN ketujuh sesuai dengan CHAKRA ketujuh dalam tubuh dan menampakkan
" SPEKTRUM CAHAYA VIOLET ”. Tugas perkembangan utama tingkatan ini adalah mengingat siapa diri sejati Anda dan untuk menyatukan kembali dengan segala kehidupan di SEMESTA ALAM ini. Dibutuhkan KESABARAN dan KEIMANAN EKSTRA dalam membuat jalan ENETGI melalui semua TITIK CHAKRA. Jangan terburu-buru melewati setiap tahap dalam proses kehidupan. Manusia zaman sekarang mengejar keduniawian. Di setiap tingkatan perjalanan menuju KESADARAN segala godaan bangsa jin menawarkan diri sebagai khodam untuk menunaikan keinginan manusia. Itulah, saya menyarankan tetap pada KEYAKINAN Anda kepada TUHAN SANG PENCIPTA ALAM SEMESTA. Terkadang, suatu waktu Anda mungkin memiliki FLUKTUAS VIBRASI ENERGI KEKUATAN yang tinggi ( KENAIKAN KUNDALIN ) atau CHAKRA dalam tubuh Anda,
Inilah yang disebut “PENGALAMAN SPIRITUAL”. Setiap CHAKRA adalah “ BIDANG ENERGI SPIRITUAL ” Anda. Bidang SPIRITUAL ini merupakan patokan Anda saat memahami pergerakan EVOLUSI SPIRITUAL JIWA Anda. KESADARAN SPIRITUAL
Apakah yang dimaksud dengan KESADARAN SPIRITUAL ? Kenapa kesadaran sangat penting untuk kita? Kenapa banyak praktisi Spiritual yang membahas soal Kesadaran ini? Dan bagaimana cara mencapai tingkat KESADARAN yang lebih tinggi ? Sebelum masuk ke dalam pembahasan KESADARAN SPIRITUAL, kita hendaknya memahami mengenai arti kata ( terminologi ) dari Kesadaran Spiritual ini. Dimulai dari kata “ KESADARAN “
KESADARAN adalah : KESADARAN akan perbuatan. SADAR artinya merasa, tau atau ingat (kepada keadaan yang sebenarnya), keadaan ingat akan dirinya, ingat kembali
Sedangkan arti kata SPIRITUAL adalah, berhubungan dengan atau bersifat Kejiwaan (rohani, batin)
Menurut ilmu Energi Spiritual, KESADARAN SPIRITUAL adalah : Sebuah Sistem di dalam diri manusia yang dapat memahami segala sesuatu, bahkan merupakan wahana bagi manusia untuk dapat terhubung dengan Tuhan. KESADARAN DIRI merupakan sebuah posisi PEMAHAMAN PENAFSIRAN atas IDENTITAS DIRI. Seseorang akan memiliki KESADARAN yang terus berproses, tidak sama antara satu orang dengan orang yang lain lagi, tergantung tingkat KECERDASAN, tempat ia berada atau lingkungannya. KKESADARAN adalah sebuah SISTEM dalam diri kita, Sistem ini terdiri dari input informasi ( bisa berasal dari : PANCA INEDERA – data yang tersimpan pada Jiwa – data yang diberikan oleh ruhani ) , prosesor – pemrosesan data – otak manusia dan energi sebagai penggerak utama. Manusia jarang memperhatikan dan meningkatkan fungsi Fasilitas '' SISTEM KESADARAN '' yang ada dalam diri. Sumber KESADARAN berasal dari hati, hati merupakan bagian dari Ruh, sebagai wahana terluar tempat bersemayamnya Ruhani/Nurani. RUH adalah INTI HIDUP, setiap yang hidup mengandung Energi, khusus pada manusia di dalam hatinya mengandung ENERGI KESADARAN yang bersifat UNIVERSAL. Kualitas Energi Kesadaran mampu menjangkau seluruh Keberadaan di Alam Semesta, termasuk menjangkau Tuhan. Jalan Quantum MENUJU TUHAN adalah melalui Energi Kesadaran, jalan Quantum MENYATU dengan TUHAN adalah melalui Energi Kasih, jalan Quantum MANUNGGAL dengan TUHAN adalah melalui Energi CINTA KASIH. Dalam berproses menuju Tuhan, jiwa kita harus dapat melampaui Kesadaran Fisik menuju KESADARAN JIWA SUCI, untuk selanjutnya sampai pada Kesadaran Ruhani. KESADARAN SPIRITUAL adalah sebuah kondisi dimana pikiran kita mendapatkan input informasi langsung dari Percikan Cahaya Tuhan ( SPIRIT ) yang ada di dalam diri, dalam kondisi ini sering juga disebut kita sedang mendapatkan Pencerahan Ruhani. Tahapan tahapan untuk masuk ke dalam kondisi Kesadaran Spiritual menurut ilmu Energi Spiritual adalah :
( Tingkatan Kesadaran menurut ilmu Energi Spiritual )
Untuk tahap awal fokus kita adalah MENUJU TUHAN,dengan topik ' KESADARAN '. Dalam Sistem KESADARAN terdapat 3 katagori, yaitu :
1. Kesadaran Fisik.
2. Kesadaran Jiwa.
3. Kesadaran Ruhani. KESADARAN FISIK
adalah sebuah kondisi dimana kita menggunakan Otak kita sebagai pemroses untuk informasi yang masuk melalui PANCA INDERA, Kesadaran Fisik adalah kondisi Kesadaran Manusia pada umumnya. Dalam kondisi ini manusia menuruti atau bertindak berdasarkan hasil dari olah pikir atau yang sering disebut sebagai Asumsi. Dan yang terjadi saat ini adalah : Asumsi Negatif-lah yang paling banyak dituruti, diikuti. Segala jenis tindakan berdasarkan Asumsi Negatif dari otaknya. Ini adalah ciri ciri dari Kesadaran Fisik. Jika lebih dalam ditelaah dan dipahami, maka bukan saja ASUMSI NEGATIF yang memegang peranan, tapi juga bagian bagian dari jiwa kita ( dalam bahasa agama sering disebut NAFSU ), Ada bagian yang disebut sebagai DIRI PALSU. ( Jiwa lapisan paling luar, yang memegang peranan sangat besar dalam kehidupan kita di bumi ini, yaitu : JIWA EGO – JIWA KEINGINAN – JIWA AMARAH )
KESADARAN JIWA
adalah Sebuah tahapan untuk menuju tahapan kondisi Kesadaran Spiritual. Kondisi dimana pikiran kita mendapatkan informasi dari JIWA, dalam kondisi ini kita akan bisa memahami pikiran yang letaknya lebih ke luar ( dari luar ke dalam : Fisik – Pikiran – Jiwa (rohani) – Ruhani ( Spirit ) . Dalam kondisi kesadaran jiwa, bagian bagian jiwa ( harusnya ) mulai dapat dipahami. Apa sajakah bagian bagian dari jiwa ini ? Dimulai dari yang paling dalam sampai paling luar :
1. Jiwa Suci
2. Jiwa Murni
3. Jiwa Bijak
4. Jiwa Tenang
5. Jiwa Ego
6. Jiwa Amarah
7. Jiwa Keinginan
Dalam setiap lapisan jiwa ini terdapat banyak informasi kehidupan kita, baik kehidupan saat ini maupun kehidupan terdahulu, supaya lebih paham mengenai lapisan Kesadaran Jiwa. KESADARAN RUHANI
Adalah sebuah kondisi dimana perjalanan menuju Kesadaran Spiritual sudah bisa dibilang sampai. Kesadaran Spiritual adalah sebuah kondisi dimana pikiran kita mendapatkan input informasi dari bagian Spirit / ruhani. Dalam kondisi ini kita akan mengalami apa yang disebut sebagai pencerahan ruhani, supaya anda lebih paham. Jika kita bisa lebih memahami Anatomi dari bagian Ruhani, maka kita juga bisa membagi Kesadaran Ruhani ini menjadi 3 bagian atau tahapan. Dimulai dari bagian yang paling dalam sampai bagian yang paling luar yang paling mendekati bagian jiwa :
1. Ruh Tuhan
2. Ruh Suci
3. Ruhani
Dengan kesadaran ruhani ini juga kita akan bisa terhubung secara langsung dengan alam semesta, tentunya jika Energi Kesadaran ini bisa digunakan dengan tepat, maka kesadaran kita akan terhubung dengan segela jenis obyek yang ada di Alam Semesta, dalam kondisi ini maka kita akan mendapatkan sebuah tahapan dalam Kesadaran Spiritual, tahapan ini disebut sebagai tahapan KESADARAN UNIVERSAL dan KESADARAN MULTIDIMENSI. Sebagai sebuah penggerak utama Sistem KESADARAN adalah ENERGI, , dibutuhkan Energi yang cukup untuk membuat sistem ini berjalan dengan sempurna, dalam ilmu Energi Spiritual, Energi yang digunakan adalah Energi yang bersumber dari diri sendiri ( SISTEM ENERGI - CAKRA ) dan Energi yang bersumber dari Ruhani / Percikan Cahaya Tuhan yang ada di dalam diri manusia. KESADARAN SPIRITUAL adalah Sebuah Sistem dimana PIKIRAN kita mendapatkan INPUT dari PERCIKAN CAHAYA TUHAN DI DALAM DIRI. Salam
Welas Asih Kebaikan Kebajikan
Berpikir Sehat
Berpikir Kesadaran
Berpikir Berkualitas
Berpikir Positif
Berpikir Optimis
Berpikir Cerdas
Berpikir Bijaksana
Berpikir Kerendahan Hati
Berpikir Spiritual Intelektual
Berpikir Spiritual Multidimensi
Berpikir Spiritual Universal
Berpikir Supranatural Multidimensi & Universal
Berpikir Alam Semesta Jagad Raya
KI BERLIN HM ( SPIRITUALIS )
WA HP : 0818 743 149
Spiritual & Supranatural
Bumi Pertiwi Alam Semesta Jagad Raya Nusantara
Kapribaden Paguyuban
Sakti Mandraguna Nusantara
Gantharwa Padepokan
Mataram Paguyuban
Yayasan Raja I sombaon
Parsaktian Pusuk Buhit
Spirituality Nusantara
International Spirituality
Kehidupan di Bumi adalah KEPERCAYAAN. Waktu kita di bumi serta Tenaga, Kepandaian, Kesempatan, Hubungan dan Kekayaan kita, semuanya adlh Pemberian dr Tuhan yg menciptakan kita, yg tlah Dia percayakan dlm pemeliharaan dan pengelolaan kita. kita tdk pernah benar2 memiliki apapun selama kediaman singkat di Bumi. Tuhan YM Kuasa hanya meminjamkan Bumi kpd kita pada waktu kita ada di Bumi. Bumi adalah milik Tuhan YM Kuasa sebelum kita datang, dan Tuhan YM Kuasa akan meminjamkannya kepada orang lain setelah kita Meninggal. Kita hanya menikmatinya sesaat.