Pagar Nusa Cabang Kebumen

Pagar Nusa Cabang Kebumen PSNU Pagar Nusa Kebumen mulai berkiprah sejak Tahun 1990 yang di ketua pertama kali oleh beliau guru Dialah Prof. DR. KH. Suharbillah. Semoga bisa. HABIB JAKFAR
KH.

SEJARAH PAGAR NUSA

Jun 10th, 2008 | By admin | Category: Aliran Silat [ in English ]
Jujur, ihlas, sportif, berani mengabdi, teguh pendirian, dan elegan. Pangkat-pangkat inilah yang layak disandang para pendekar dari Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (IPS-NU) Pagar Nusa. Lagi pula para pendekar dunia persialatan ini tak terlalu butuh pangkat-pangkat basah di pemerintahan yang akhir-akhir ini

ramai diperebutkan orang banyak. Para pendekarlah sebenarnya yang berada di barisan terdepan perjuangan mendapatkan ”kedaulatan” negeri ini sekalipun belakangan nama mereka tidak banyak mendapatkan tempat dalam catatan sejarah yang didominasi oleh para diplomat dan politisi. Di tengah-tengah kerumunan ratusan pendekar berbaju, celana, dan kopyah atau julbab hitam kelam itu penulis menemukan semangat menggebu-gebu untuk memperbaiki kondisi Nusantara yang telah dikacaukan oleh ”para pendekar berwatak jahat.” IPS-NU Pagar Nusa mengadakan Kongres di Pesantren Ciganjur Jakarta asuhan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Jum’at-Ahad (23-25 September 2005) lalu. Menjelang pelaksanaan kongres saya sempat berbincang dengan Ketua Umum IPS-NU Pagar Nusa yang selanjutnya terpilih kembali. Perbincagan berlangsung akrab dan sama sekali tanpa rasa takut meski saat itu penulis berhadapan dengan seorang pimpinan pendekar yang brewokan dan bertubuh besar kekar. Salah satu ucapan Kiai Suharbillah yang penting begini:

”Saya sempat mendapatkan telepon dari oknum yang mengatasnamakan pengurus wilayah Pagar Nusa. Dia mengaku menawarkan wilayahnya untuk memilih saya sebagai Ketua Umum Pagar Nusa Periode 2005-2010. Namun dia bertanya kompensasi apa yang hendak saya berikan kepada wilayah itu. Saya balik bertanya, apakah Pagar Nusa sekarang sudah seperti itu?!”

Ya. Memang dalam banyak hal paguyuban (jamaah) yang empunya kejelasan kekuatan ”fisik” dan massa menjadi bahan-bakar utama untuk menjadi alat politik, dan dengan begitu para pentolannya tergolong orang yang berpunya. Namun Pagar Nusa tidak termasuk dalam bahagian itu.

”Saya sempat menawarkan kepada para pengurus Pagar Nusa, apakah kongres ini model Ansor atau model NU. Kalau model Ansor para anggotanya di kasih sangu. Namun kalau model NU malah dimintai urunan. Ternyata warga Pagar Nusa Lebih memilih model NU,” kata Kiai Suharbillah. Dua idealtipe barusan seharusnya tidak ada, namun kadang menjadi problem ideologis yang pertama-tama harus diperbincangkan secara intern, diselesaikan sampai tuntas. Para pengurus cabang IPS-NU Pagar Nusa berangkat ke Jakarta dari daerahnya masing-masing, Jawa dan luar Jawa, dengan biaya sendiri. Sedari awal Kiai Suharbillah berpesan, ”Kami pengurus pusat tidak menyediakan tiket. Tiketnya nanti di surga dan insyallah lebih mahal harganya.” Itupun para pengurus Pagar Nusa yang hadir dimintai iuran 100 sampai 300 ribu-an percabang; jumlah yang lumayan besar untuk kebanyakan warga Pagar Nusa. Budaya Bangsa

Jika Jam’iyyah Nahdlatul Ulama dan kalangan pesantren mengaku sebagai penjaga tradisi, maka Pagar Nusalah anak NU yang paling cinta dengan budayanya. Misalnya saja, jurus-jurus yang ada dalam Pagar Nusa tidak harus satu barisan namun disesuaikan dengan trend pencak di daerah masing-masing dan dinamai dengan nama daerahnya. Ada jurus Cimande, Kediri, Pasuruan, dan daerah lainnya. Pagar Nusa tidak terlalu gemar mengimpor jurus-jurus silat dari Asing apalagi sampai menamai jurus silatnya dengan istilah asing yang apalagi ngetrend.

”Sama dengan pesantren yang dulu-dulu itu. Namanya selalu identik dengan nama daerahnya. Ada Pesantren Lirboyo, Tebuireng, Langitan, dan seterusnya. Inilah pesantren yang asli, bukan pesantren yang belakangan dinamai dengan memakai nama dari bahasa Arab,” kata Kiai Suharbillah. Tema yang diusung dalam kongres Pagar Nusa kali ini adalah ”Berjuang Menegakkan Moralitas dan Budaya Bangsa.” Pagar Nusa bertekat mengisi ruangnya sendiri sekalipun ruangnya yang lama dan klasik dan tak harus sama dengan yang lain. ”Kami akan menngalakkan gerakan ekonomi di seluruh basis NU dengan cara mengampanyekan kembali semboyan cinta terhadap produk sendiri, terutama produk dari warga Nahdliyyin, dan agar kembali ke model perekonomian lama yang merakyat yakni model koprasi,” kata Kiai Suharbillah. Para pendekar IPS-NU Pagar Nusa tidak hendak ambisius ingin menyelesaikan problem Nusantara yang semakin edan ini secara cepat dan revolusioner, namun secara pasti mengambil perannya sendiri. ”Dalam soal kenaikan BBM kami tidak ingin memihak sana-sini. Kami hanya bertugas agar konflik yang terjadi akibat kenaikan BBM tidak semakin parah,” kata Kiai Suharbillah. (a khoirul anam)

APA ITU PAGAR NUSA ? Nama lengkap organisasi ini adalah Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama’ Pagar Nusa disingkat IPSNU Pagar Nusa. Sedangkan Pagar Nusa sendiri merupakan akronim dari Pagar NU dan Bangsa. IPSNU Pagar Nusa adalah satu – satunya wadah yang sah bagi organisasi pancak silat di lingkungan Nahdlatul Ulama’ berdasarkan keputusan Muktamar. Organisasi ini berstatus lembaga milik Nahdlatul Ulama’ yang penyelenggaraan dan pertanggungjawabannya sama sebagaimana lembaga – lembaga NU lainnya. Status resmi kelembagaan inilah yang menjadikan Pagar Nusa wajib dilestarikan dan dikembangkan oleh seluruh warga NU dengan mengecualikan pencak silat atau beladiri lainnya. Segala kegiatan yang berhubungan dengan pencak silat dan beladiri dengan segenap aspeknya dari fisik sampai mental, dari pendidikan sampai sistem pengamanan dan lain – lain merupakan bidang garapan bagi lembaga ini. VISI DAN MISI

Pagar Nusa ber-Aqidah ala Ahlussunnah wal Jama’ah dengan asas organisasi Pancasila. Pagar Nusa mengusahakan :
Berlakunya Ajaran Islam berhaluan Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah-tengah kehidupan negar kesatuan Repubil Indonesia yang ber-Pancasila. Pelestarian, pembinaan, dan pengembangan pencak silat baik seni, beladiri, mental spiritual, maupun olahraga / kesehatan khususnya di lingkungan NU maupun di lingkungan warga bangsa lain pada umumnya. ANGGOTA
Keanggotaan diatur dalam Peraturan Dasar dengan kriteria mudah yaitu warga Nahdlatul Ulama’ :
Mulai kanak – kanak sampai sesepuh ( batasan usia )
Dari yang belum mengenal pencak silat sampai yang mahir ( batasan kemampuan )
Sistem penjenjangan anggota dll, disesuaikan dengan kemampuan, usia, dan kebutuhan

MATERI PENCAK SILAT
Materi Pencak Silat Pagar Nusa Bakudi susun oleh tim yang terdiri dari dewan dan sumber lain dari berbagai aliran asli dari seluruh Indonesia seperti Cimande, Cikaret, Cikampek, Cikalong, Minang, Mandar, Mataram, dll. secara sistematis dengan metode modern. Penyusunan jurus baku, baik fisik maupun non fisik dilakukan secara bertahap, memakan waktu bertahun – tahun dan sampai kini masih dilakukan penggalian – penggalian untuk paket selanjutnya. Materi baku telah dilengkapi Buku Panduan bergambar, Kaset, dan VCD, dapat dibeli di bagian perlengkapan pusat. FISIK BAKU
Gerak Dasar
Paket Kanak – kanak ( setingkat TK )
Paket I A & B ( setingkat SD )
Paket II A & B ( setingkat SMP )
Paket III A & B ( setingkat SMU )
Paket Beladiri ( setingkat perguruan tinggi )
Pencapaian jurus fisik baku menjadi tolak ukur tingkatan sebagai jenjang latihan. Warna Dasar Badge pada sabuk tingkatan menyesuaikan dengan penjenjangan tersebut. Pendalaman = Seni Festival, Lomba, dll.
= Beladiri Terapan, Keamanan, dll.
= Olahraga Pertandingan, Senam Massal, dll.
= Kesehatan Pijat, Pernafasan, Obat, dll.
= Dan Lain – Lain. NON FISIK BAKU
Ijazah
Jurus Asma’ul Husna
Jurus Taqorrub
Pendalaman = Pengisian Badan Langsung / Instan
Pengisian Bertahap Sesuai Jurus
Pengisian Barang
Pengobatan Non Fisik
Atraksi
Do’a
dll. MANFAAT
Bergabung dengan Pagar Nusa bermanfaat, baik sosio kultural, edukatif maupun personal. PERANGKAT LPS NU PAGAR NUSA

Disamping Struktur kepengurusan, Pagar Nusa memiliki perangkat organisasi yang dibentuk hanya ditingkat pusat sbb :

DEWAN BESAR GURU KHOS
Yaitu Ulama – Ulama Sepuh yang sangat mumpuni baik lahir maupun batin yang menjadi rujukan terakhir bagi keputusan – keputusan penting dan merupakan back up utama LPSNU
Dewan Besar Guru Khos antara lain :

KH. ABDULLAH FAQIH KH. ABDULLAH ABBAS KH. M.A. FU’AD HASYIM
KH. HABIB LUTFI KH. MUSLIMIN IMAM PURO
KH. SUFYAN KH. KHOTIB UMAR
KH. MASDUQI MAHFUDZ

DEWAN GURU KHOS
Dewan ini terdiri dari Ulama – Ulama Sepuh yang sangat mumpuni baik lahir maupun batin yang menjadi sumber secara langsung dalam memberi masukan bagi kemajuan dan kesuksesan LPSNU Pagar Nusa. Dewan Guru Khos antara lain :

KH. R. KHOLIL AS’AD KH. SYAIFUL ISLAM
KH. AGUS HALIM KH. SA’DAN MAFTUCH
KH. ALY MASHURI KH. ROFI’I
KH. ABDULLAH KH. SU’UD IBRAHIM
KH. AGUS BUSTOMI KH. NURKHOLIS

DEWAN KHOS
Dewan ini merupakan motor penggerak dan dapur organisasi yang menggali, menggodok dan merumuskan segala hal yang berkaitan dengan pencak silat dan beladiri untuk kemudian disosialisasikan di tingkat kepengurusan dan operasional. Dewan ini juga merupakan back up langsung jembatan penghubung antara orang – orang khusus ( khos ) dengan kepengurusansecara operasional. Dewan Khos antara lain :

PROF. DR. H. SUHAR BILLAH, SH.MBA KH. IMAM FAUZI
DRS. H. HUSNAN SANUSI DRS. SUNOTO
H. TIMBUL WIJAYA ZAINAL SUWARI
KH. KHOIRUL ANAM DRS. MAHSUN
KH. SU’UDI BAGIYONO
H. AFANDI MAS’UD MUJAHIDIN

PASUKAN KHOS

Adalah orang – orang khusus yang memiliki keahlian tertentu yang terjun langsung di lapangan. PASUKAN INTI / PASTI

Pasukan ini dibentuk dengan kualifikasi tertentu guna memenuhi kebutuhan dalam kaitannya dengan keorganisasian dan kemasyarakatan

PERKEMBANGAN, POTENSI DAN PRESTASI

PERKEMBANGAN DAN POTENSI
Sejak LPSNU Pagar Nusa berdiri 3 Januari 1986, organisasi ini mengalami pasang surut dalam perjalanannya. Oraganisasi yang pertama kali berdiri berbentuk perguruan ini setelah beberapa kali melakukan Musyawarah Nasional dan Rakernas mengalami perubahan status sebagai Lembaga, lalu menjadi Badan Otonom kemudian kembali ke Lembaga lagi sesuai amanat Muktamar di masanya. Perubahan dan perkembangan tersebut tidak mengurangi bahkan menambah potensi Pagar Nusa di NU yang memang sangat kaya akan budaya pencak silat dan yang berkaitan dengan itu. Wilayah yang sudah terbentuk meliputi seluruh Indonesia sbb :
Batam : Sudah berdiri sebagai Komisariat atas Daerah Otorita
Sumatra : Seluruh Sumatra kecuali Aceh
Jawa : Seluruh Jawa, kecuali Jawa Barat tetapi di tingkat cabang
seperti Cirebon, Bandung dll sudah ada
Bali : Seluruh daerah sudah ada
NTB : Seluruhnya
Kalimantan : Seluruh Kalimantan
Sulawesi : Baru di Sulawesi Utara dan SulawesiTenggara
Irian Jaya : Sudah beberapa daerah. Wilayah lain yang belum terbentuk adalah Maluku dan NTT

PRESTASI

Disamping selalu melaksanakan kegiatan rutin dan khusus yang berkaitandengan tugas – tugas ke-NU-an maupun tugas keluar / kemasyarakatan organisasi pencak silat ini telah berhasil menempatkan putra terbaiknya di Organisasi Pencak Silat Induk Nasional / Internasional, Perguruan Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) dan Perserikatan Silat Antara Bangsa (PERSILAT) antara lain :

Pendamping Tim Pencak Silat di Selangor Malaysia
Beberapa Wasit Juri Nasional Pertandingan sampai sekarang
Beberapa Wasit Juri Nasional Bidang Pencak Silat Tradisi
Sebagai Dewan Pakar PB IPSI
LPSNU Pagar Nusa termasuk Lima Perguruan Besar di Indonesia yang berhak atas event Pencak Silat Internasional Bidang Tradisi. Penampil sangat monumental pada Parade Pencak Silat Internasional di Denpasar, Bali. SIMBOL DAN ARTI
LAMBANG PAGAR NUSA Simbol LPS Pagar Nusa berupa gambar Pita bertulisan LAA GHAALIBA ILLA BILLAH yang melingkupi bola dunia di dalam kurva segi lima dengan beberapa atribut dan perincian sebagai berikut :
Kurva segi lima merupakan simbolisasi dari Syari’at Islam yang mempunyai lima rukun dan merupakan simbolisasi pada adanya rasa kecintaan kepada bangsa dan negara yang berpancasila. Simbolisasi ini berangkat dari dasar pengertian rukun Islam yang Nabi SAW sampaikan :
Islam itu didirika atas lima : Bersaksi bahwa sesungguhnya tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah, mendirikan sholat, menunaikan zakat, berhaji ke baitullah bagi yang mampu, dan puasa Ramadhan ( HR Bukhory )

Tiga garis tepi yang sejajar dengan garis kurva merupakan lambang dari tiga pola utama yang berjalan bersama dalam cara hidup warga Nahdlatul Ulama yaitu Iman, Islam, Ihsan sebagaimana Hadits Nabi SAWÂ ketika ditanya oleh Malakat Jibril. Bintang sudut lima sebanyak sembilan buah dengan pola melingkar di atas bola bumi dan pada bagian paling atas bintangnya tampak lebih besar ini merupakan ekspresi dari pola kepemimpinan wali songo dan juga idealisasi dari suatu cita-cita yang bersifat maksimal karena selain bintang merupakan simbol kemuliaan juga jumlah sembilan merupakan angka tertinggi. Ini sesuai dengan mimpi Nabi Yusuf tentang bintang sebagai isyarat akan mencapai kemuliaan. Firman Allah SWT :
Ketika Yusuf berkata kepada ayahnya : Wahai ayahku sesungguhnya aku bemimpi melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan ; kulihat semuanya sujud kepadaku. ( QS.Yusuf : 4)
Bintang terbesar mengisyaratkan adanya pola kepemimpinan yang dalam Islam merupakan suatu keharusan. Gambar cabang / trisula terletak ditengah bola dunia bagian atas tepat dibawah bintang terbesar merupakan manifestasi kenyataan historis bahwa senjata jenis inilah yang tertua dan lebih luas penyebarannya di bumi nusantara. Sebagai kelompok beladiri pencak silat anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia ( IPSI ), Pagar Nusa memasukkan simbol tersebut supaya tidak tercerabut dari identitas persatuan beladiri asli Indonesia. Sebagaimana kita maklumi bersama :
Barang siapa memisahkan diri dari kelompok dimakan srigala

Bola Dunia / gambar bumi tepat di tengah merupakan ciri khas dari organisasi underbow Nahdlatul Ulama yang simbol utamanya berupa bumi dan tampar sebagaimana di lukiskan oleh tangan pertamanya KH. RIDWAN ABDULLAH berdasar Istikharahnya. Pita melingkupi bumi dengan tulisan LAA GHAALIBA ILLAA BILLAH

Yang berarti tidak ada yang menang ( mengalahkan ) kecuali dengan pertolongan Allah merupakan tata nilai beladiri khas Pagar Nusa. Kalimat ini pada awal pembentukannya berbunyi
LAA GHAALIBA ILLALLAH kemudian oleh K.H. Sansuri Badawi dianjurkan untuk diberi tambahan ba sehingga berbunyi seperti sekarang. Hal ini sesuai dengan pola kalimat pada kalimat LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAH yang bekonotasi umum ( am ) bagi segala bidang kehidupan. Sedangkan secara khusus ( khas ) dengan mengambil tibar bahwa dalam Al-Quran kegiatan-kegiatan yang melibatkan beladiri secara fisik maupun non fisik banyak disebut dengan menggunakan kalimat yang berasal dari akar kata ghalaba, maka Pagar Nusa menggunakan kalimat sebagaimana tercantum dalam simbol

Firman Allah : Jika Allah menolong kamu, maka tak ada orang yang dapat mengalahkanmu ( QS. Ali Imron : 160 )
Orang orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah berkata : berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah ( QS. Al-Baqarah : 249 )
Dan barang siapa mengambil Allah, Rasul-Nya, dan orang -orang yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut ( agama ) Allah itulah yang pasti menang. ( QS. Al-Maa-idah : 56 ). Warna Hijau dan putih merupakan dua warna yang secara universal mengandung makna baik. Sebab segala yang bersih dan suci baik secara materiil ( fisik ) maupun immateriil ( non fisik ) dapat disimbolkan dengan warna putih. Sedangkan hal-hal yang bersifat sejuk, subur, makmur, tenang, enak dipandang dan lain-lain yang membahagiakan selalu dapat disimbolkan dengan warna hijau. Warna Putih merupakan warna wajah cerah bagi orang-orang yang memperoleh kebahagiaan di akhirat. Warna hijau merupakan warna ahli sorga yang merupakan tempat kebahagiaan manusia, sebagaimana digambarkan oleh Allah SWT. :

Mereka itulah bagi mereka surga , megalir sungai-sungai di bawahnya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah. ( QS.Kahfi : 31). Dengan demikian kombinasi warna itu merupakan kombinasi warna yang mengidolakan pemandangan di Surga kelak. Mereka memakai pakaian sutra halus yang hijau dan sutra tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih. ( QS Al-Insan 21 )

Sumber tulisan :
- www.nu.or.id
- Sumber lainnya
- Team silat

www.silatindonesia.com

Share this:

Email
Facebook634634634634634634634
StumbleUpon
Twitter3333333




Tags: lirboyo, Nahdlatul Ulama, pagar nusa, tebu ireng


Artikel Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


- Powered by BING [2013-06-17 14:26]

Comments are closed. Flash Info
PROMO AND EVENT
Video Silat
More from this category
Minangkabau Silat Camp Summer 2013
Silat Sendeng, Seni Budaya Bugis Yang di Klaim Malaysia
Gak Berusaha Jadi Jago, Cuma kepengen jago dalam Berusaha, Ki Ontong Kota Bambu Utara
sasaran silek minang harimau cupak
Perguruan Pencak Silat Kijang Berantai
Pencak Sasak
BELABAR: SILAT CIKAK KALIMA BENGKULU
Silat Cikak Kalima Bengkulu
Cingkrig Gerak Cipta – Maenpukulan Khas Betawi Rawa Belong
Sejarah Aliran Silek Minang Mak Danin Capek Dari Nagari Cupak Sumatera Barat
Archive for 'Aliran Silat' »
Categories
Aliran Silat
Artikel Silat
Cerita Silat
Cover Story
Figure Pesilat
Flash Info
Information
Liputan Khusus
Sahabat Silat
Serbaneka
Traditional Ethnic
Browse Archives
June 2013 May 2013 April 2013 March 2013 January 2013 November 2012 October 2012 September 2012 August 2012 July 2012 June 2012 May 2012 April 2012 March 2012 February 2012 January 2012 December 2011 November 2011 October 2011 September 2011 August 2011 July 2011 June 2011 May 2011 April 2011 March 2011 February 2011 January 2011 December 2010 November 2010 October 2010 September 2010 August 2010 July 2010 June 2010 May 2010 April 2010 March 2010 February 2010 January 2010 December 2009 November 2009 October 2009 September 2009 August 2009 July 2009 June 2009 May 2009 April 2009 March 2009 February 2009 January 2009 December 2008 November 2008 October 2008 September 2008 August 2008 July 2008 June 2008 May 2007
Stay informed
Entries (RSS)
Comments RSS)
Silat Tradisional

RSS Milis Silatindonesia
RSS Video Silat
Community

[Silat Indonesia]

[Sahabat Silat]

[Video Silat]
Tag
artikel bandrong banten beksi benjang betawi cikalong cilegon cimande cupak dompet dhuafa dunia eddie festival filem fp2sti gending hongkong ipsi jampang juara umum kejuaraan kejuaraan dunia lomba lomba penulisan artikel silat maenpo malaysia minang minangkabau padepokan pencak pencak silat Pendekar persilat prabowo sahabat silat sea games sejarah seminar silat silek tarung bebas the raid tki tmii

Sharing Buttons by Linksku
The Center for Research and Development of Indonesia Pencak Silat Community
Copyright © 18 Juni 2004 - 2013 Silat Indonesia
Powered by KiOSS | Sahabat Silat | FP2STI | Silat Videos | WordPress | FreeWebSubmission.com | Daftar Website Indonesia
Log in | 84 queries. 1.565 seconds. web analysis

Home
Tentang Kami
Data Arsip
Hubungi Kami
Konstributor
Tim Redaksi
Values of Sahabat Silat
Kirim Tulisan
Aktivitas
Info Kegiatan
Info Latihan
FAQ
Aturan Milis SilatIndonesia
Disclamer
FAQ Silat Workshop
About Pencak Silat
Aspek dalam pencak silat
Video Silat
Link and Archives
Terima Kasih

Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa.
[ in English ]

Jun 10th, 2008 | By admin | Category: Aliran Silat [ in English ]
Jujur, ihlas, sportif, berani mengabdi, teguh pendirian, dan elegan. ( QS Al-Insan 21 )

Sumber tulisan :
- www.nu.or.id
- Sumber lainnya
- Team silat

www.silatindonesia.com

Share

Share this:

Email
Facebook
StumbleUpon
Twitter




Tags: lirboyo, Nahdlatul Ulama, pagar nusa, tebu ireng


Artikel Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


- Powered by BING [2013-06-22 12:31]

Comments are closed. Flash Info
PROMO AND EVENT
Video Silat
More from this category
Minangkabau Silat Camp Summer 2013
Silat Sendeng, Seni Budaya Bugis Yang di Klaim Malaysia
Gak Berusaha Jadi Jago, Cuma kepengen jago dalam Berusaha, Ki Ontong Kota Bambu Utara
sasaran silek minang harimau cupak
Perguruan Pencak Silat Kijang Berantai
Pencak Sasak
BELABAR: SILAT CIKAK KALIMA BENGKULU
Silat Cikak Kalima Bengkulu
Cingkrig Gerak Cipta – Maenpukulan Khas Betawi Rawa Belong
Sejarah Aliran Silek Minang Mak Danin Capek Dari Nagari Cupak Sumatera Barat
Archive for 'Aliran Silat' »
Categories
Aliran Silat
Artikel Silat
Cerita Silat
Cover Story
Figure Pesilat
Flash Info
Information
Liputan Khusus
Sahabat Silat
Serbaneka
Traditional Ethnic
Browse Archives
June 2013 May 2013 April 2013 March 2013 January 2013 November 2012 October 2012 September 2012 August 2012 July 2012 June 2012 May 2012 April 2012 March 2012 February 2012 January 2012 December 2011 November 2011 October 2011 September 2011 August 2011 July 2011 June 2011 May 2011 April 2011 March 2011 February 2011 January 2011 December 2010 November 2010 October 2010 September 2010 August 2010 July 2010 June 2010 May 2010 April 2010 March 2010 February 2010 January 2010 December 2009 November 2009 October 2009 September 2009 August 2009 July 2009 June 2009 May 2009 April 2009 March 2009 February 2009 January 2009 December 2008 November 2008 October 2008 September 2008 August 2008 July 2008 June 2008 May 2007
Stay informed
Entries (RSS)
Comments RSS)
Silat Tradisional

RSS Milis Silatindonesia
RSS Video Silat
Community

[Silat Indonesia]

[Sahabat Silat]

[Video Silat]
Tag
artikel bandrong banten beksi benjang betawi cikalong cilegon cimande cupak dompet dhuafa dunia eddie festival filem fp2sti gending hongkong ipsi jampang juara umum kejuaraan kejuaraan dunia lomba lomba penulisan artikel silat maenpo malaysia minang minangkabau padepokan pencak pencak silat Pendekar persilat prabowo sahabat silat sea games sejarah seminar silat silek tarung bebas the raid tki tmii

Sharing Buttons by Linksku
The Center for Research and Development of Indonesia Pencak Silat Community
Copyright © 18 Juni 2004 - 2013 Silat Indonesia
Powered by KiOSS | Sahabat Silat | FP2STI | Silat Videos | WordPress | FreeWebSubmission.com | Daftar Website Indonesia
Log in | 84 queries. 1.518 seconds. ( QS Al-Insan 21 )

Sumber tulisan :
- www.nu.or.id
- Sumber lainnya
- Team silat

www.silatindonesia.com

10/07/2022
Segenap Keluarga Besar Pagar Nusa KebumenMengucapkan Mohon Maaf Lahir dan batin.Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443H/2022
01/05/2022

Segenap Keluarga Besar Pagar Nusa Kebumen
Mengucapkan Mohon Maaf Lahir dan batin.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443H/2022

Menyambut Bulan Suci Ramadhan Tahun 2022
24/03/2022

Menyambut Bulan Suci Ramadhan Tahun 2022

19/03/2022

Roker Nih bos
Terimakasih Prattyoda Bhayangkara - YODA IDOL




19/03/2022

Selamat dan Sukses
Kejurnas dan Festival Pagar Nusa IV
Berdikari Berprestasi.





Gus Nabil
Harry Achmad Al Hasani

Selamat & SuksesAtas terselenggaranya Ujian Kenaikan Tingkat Pagar Nusa Kebumen.Ttp istiqomah eksis melestarikan budaya ...
08/03/2022

Selamat & Sukses
Atas terselenggaranya Ujian Kenaikan Tingkat Pagar Nusa Kebumen.
Ttp istiqomah eksis melestarikan budaya pencak silat.

UKT Pagar Nusa Kebumen yang diikuti ratusan peserta, dihadiri oleh Rois Syuriah dan Tandfidziyah MWC NU Ayah serta jajaran Pengurus Pagar Nusa

Selamat Harlah IPPNU ke 67Revolusi Pelajar Kolaborasi Inovasi Di Era Transformasi Digital
02/03/2022

Selamat Harlah IPPNU ke 67
Revolusi Pelajar Kolaborasi Inovasi Di Era Transformasi Digital

Selamat dan SuksesHarlah IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) ke 68th
24/02/2022

Selamat dan Sukses
Harlah IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) ke 68th

Selamat dan SuksesHarlah NU ke 96 Tahun 2022danPengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama 2022 - 2027"Merawat Jagat, Memb...
31/01/2022

Selamat dan Sukses
Harlah NU ke 96 Tahun 2022
dan
Pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama 2022 - 2027

"Merawat Jagat, Membangun Peradaban"

Selamat dan SuksesUntuk Ketua Pusat Pagar NusaGus Nabil Haroen
25/01/2022

Selamat dan Sukses
Untuk Ketua Pusat Pagar Nusa
Gus Nabil Haroen

Sugeng Milad GasmiJadilah Pejuang MilitanPagar Nusa Cabang Kebumen
11/01/2022

Sugeng Milad Gasmi
Jadilah Pejuang Militan

Pagar Nusa Cabang Kebumen

Address

Kebumen

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pagar Nusa Cabang Kebumen posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Pagar Nusa Cabang Kebumen:

Share