PSIK Indonesia

PSIK Indonesia Pusat Studi Islam dan Kenegaraan Indonesia

Pada awal abad ke-20, perjuangan bangsa Indonesia tidak hanya melawan penjajah asing, tetapi juga menghadapi tantangan d...
28/10/2023

Pada awal abad ke-20, perjuangan bangsa Indonesia tidak hanya melawan penjajah asing, tetapi juga menghadapi tantangan dari konfigurasi sosial saat itu yang sangat beragam dan terpecah-belah serta sikap sebagian penguasa lokal yang merasa diuntungkan dengan hadirnya pemerintah kolonial Belanda.

Rasa solidaritas akan nasib bangsanya yang terjajah yang memberikan semangat para pemuda untuk melakukan perubahan. Para pemuda sadar bahwa untuk membentuk sebuah negara yang merdeka dan berdaulat dibutuhkan upaya dari segenap bangsa Indonesia, terlepas dari dari latar belakang kelompok, suku, dan agamanya.

Sejak awal, perjuangan para pendiri bangsa memang tak semata diarahkan untuk mengusir penjajah asing dan membentuk negara yang merdeka secara politik, tetapi untuk memerdekakan setiap orang di Indonesia dari segala bentuk penindasan.

Solidaritas kebangsaan inilah yang semestinya kita warisi dari peristiwa Sumpah Pemuda untuk mau bersatu mewujudkan cita-cita bersama: membentuk masyarakat yang adil, makmur, sejahtera, dan sentosa.

Selamat Hari Sumpah Pemuda

Kegiatan Lintas Komunitas bertajuk “Peran Pelajar dan Pemuda dalam Mengikis Kekerasan, Perundungan, dan Intoleransi”  di...
14/07/2023

Kegiatan Lintas Komunitas bertajuk “Peran Pelajar dan Pemuda dalam Mengikis Kekerasan, Perundungan, dan Intoleransi” di SMKN 35 Jakarta pada Rabu, 12 Juli 2023.

Acara ini terselenggara atas kerja sama Kemenko PMK, FES Indonesia, IKAP Jakarta, IACJ 7.35, SMK 35 Jakarta, dan PSIK Indonesia.

Sedang berlangsung Kegiatan Temu Lintas Komunitas di SMKN 35 Jakarta dengan tema “Peran Pelajar dan Pemuda dalam Mengiki...
12/07/2023

Sedang berlangsung Kegiatan Temu Lintas Komunitas di SMKN 35 Jakarta dengan tema “Peran Pelajar dan Pemuda dalam Mengikis Kekerasan, Perundungan, dan Intoleransi".

Sobat muda semua…Tawuran antarpelajar masih kerap terjadi dan sulit dihentikan. Merasa miris dengan kondisi tersebut, Dr...
08/07/2023

Sobat muda semua…

Tawuran antarpelajar masih kerap terjadi dan sulit dihentikan. Merasa miris dengan kondisi tersebut, Dr. Sri Imawati, Dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), berinisiatif membangun gerakan penyadaran dan pendampingan bagi pelajar yang sering terlibat tawuran.

Dalam penelitiannya tentang tawuran pelajar, Sri menemukan bahwa pelajar yang terlibat tawuran lebih banyak mendengarkan seniornya daripada guru dan orangtua. Untuk itu, keterlibatan aktif dan keteladanan para alumni dapat memberikan dampak yang signifikan dalam menekan angka tawuran pelajar. Berbekal ilmu dan pengalaman di lapangan, Sri membangun komunitas dan gerakan anti-tawuran guna memutus mata rantai kekerasan di kalangan pelajar.

Berangkat dari hal tersebut, kami mengadakan kegiatan Temu Lintas Komunitas dengan tema “Peran Pelajar dan Pemuda dalam Mengikis Kekerasan, Perundungan, dan Intoleransi” yang akan diselenggarakan di SMKN 35 Jakarta pada Rabu, 12 Juli 2023, pukul 13.00-16.00 WIB. Acara ini terselenggara atas kerja sama Kemenko PMK, FES Indonesia, IKAP Jakarta, IACJ 7.35, SMK 35 Jakarta, dan PSIK Indonesia.

Acara akan disiarkan secara langsung melalui chanel Youtube PSIK-Indonesia TV.

Selamat Hari Raya Idul Adha 1444 H. Mari wujudkan rasa cinta kita kepada Allah SWT melalui sikap saling peduli terhadap ...
28/06/2023

Selamat Hari Raya Idul Adha 1444 H. Mari wujudkan rasa cinta kita kepada Allah SWT melalui sikap saling peduli terhadap sesama manusia.

Halo sobat muda semua …Kekerasan verbal terjadi ketika seseorang menggunakan kata-katanya untuk menyerang, mendominasi, ...
28/06/2023

Halo sobat muda semua …

Kekerasan verbal terjadi ketika seseorang menggunakan kata-katanya untuk menyerang, mendominasi, mengejek, memanip**asi, dan/atau merendahkan orang lain. Jenis kekerasan ini dapat terjadi dalam semua jenis hubungan, baik hubungan keluarga, pertemanan, maupun rekan kerja.

Kekerasan verbal terkadang mendahului kekerasan fisik. Namun, dapat p**a terjadi tanpa kekerasan fisik. Dampak buruk dari kekerasan verbal bisa sama merusaknya dengan efek dari kekerasan fisik.

Yuk jaga kata-kata kita jangan sampai merugikan dan menyakiti orang lain.

Gambar ilustrasi merupakan karya tim PSIK Indonesia

Ilustrasi ini merupakan karya peserta lokakarya yang diselenggarakan PSIK Indonesia bekerja sama dengan Kemenko PMK dan FES Indonesia.

Ini kali kedua Kemenko PMK bekerja sama dengan FES Indonesia dan PSIK Indonesia mengadakan Kegiatan Lintas Komunitas. Ke...
09/06/2023

Ini kali kedua Kemenko PMK bekerja sama dengan FES Indonesia dan PSIK Indonesia mengadakan Kegiatan Lintas Komunitas. Kegiatan kali ini diadakan di Pondok Tasawuf Underground pada 7 Juni 2023.

Pondok Tasawuf Underground dirintis oleh Ustadz Halim Ambiya pada 2019 dengan tujuan memberikan ajaran agama dan pendidikan umum pada anak jalanan. Tak hanya memberikan pengetahuan umum dan agama, Halim Ambiya juga melakukan upaya pemberdayaan terhadap anak punk jalanan.

Masyarakat sering kali melekatkan stigma negatif pada kelompok yang dianggap tidak umum, termasuk pada anak punk. Keberadaan anak punk dianggap meresahkan. Mereka sering mengalami intimidasi dari masyarakat, orang dewasa, teman sebaya, dan bahkan di antara mereka sendiri.

Bukan tanpa alasan jika anak punk memilih hidup di jalanan. Hubungan keluarga yang tidak harmonis, ketergantungan terhadap narkotika dan miras, masalah ekonomi dan pendidikan, menjadi faktor yang menghambat mereka untuk memperbaiki diri.

Halim memahami kompleksitas masalah yang dihadapi anak punk sehingga terdorong untuk melakukan pendampingan. Ia kemudian memutuskan untuk menjadi orangtua, guru, sekaligus sahabat bagi anak-anak punk jalanan dan menampung mereka di Pesantren Tasawuf Underground yang berlokasi di Ciputat, Tangerang Selatan.

Tasawuf Underground yang didirikan Halim merupakan contoh nyata peran pemuda dan komunitas dalam upaya memperbaiki kehidupan dan mengatasi masalah yang dihadapi kalangan muda melalui pendidikan dan pemberdayaan.

Semoga kegiatan yang menjadi bagian dari program Sekolah Harmoni Indonesia ini dapat menginspirasi banyak pihak dalam melakukan pendampingan anak-anak muda, khususnya yang terlanjur mendapat stigma negatif dari masyarakat.

Yuk para pemuda berbagi pengalaman dengan kami dalam Kegiatan Temu Lintas Komunitas di Pesantren Tasawuf Underground pad...
06/06/2023

Yuk para pemuda berbagi pengalaman dengan kami dalam Kegiatan Temu Lintas Komunitas di Pesantren Tasawuf Underground pada Rabu, 7 Juni 2023, pukul 13.00–16.30.

Acara bertajuk “Peran Pemuda dan Komunitas dalam Mengikis Tindak Intoleransi, Kekerasan dan Perundungan” ini merupakan bagian dari program Sekolah Harmoni Indonesia yang diselenggarakan atas kerja sama Kemenko PMK, FES Indonesia, PSIK Indonesia, Pesantren Tasawuf Underground, dan beragam komunitas pemuda lainnya.

🗒️Pendaftaran di http://bit.ly/sharingsession2023

👥Peserta luring terbatas untuk 50 orang.

▶️ Kegiatan ini akan disiarkan secara langsung di channel Youtube PSIK-Indonesia TV.

Sharing Session bertajuk "Melawan Intoleransi, Kekerasan, dan Perundungan: Pengalaman dan Tantangan" di SMK Bakti Karya ...
23/05/2023

Sharing Session bertajuk "Melawan Intoleransi, Kekerasan, dan Perundungan: Pengalaman dan Tantangan" di SMK Bakti Karya Parigi Pangandaran pada 24 Mei 2023.

Acara ini diselenggarakan atas kerjasama Kemenko PMK, FES Indonesia, PSIK Indonesia, dan beragam komunitas lain yang akan berbagi pengalaman masing-masing dalam upaya melawan intoleransi, kekerasan, dan perundungan.

Penjelasan Dr. Sunaryo (dosen Universitas Paramadina dan Direktur Psik Indonesia ) tentang inisiatifnya mendirikan Rumah...
31/01/2023

Penjelasan Dr. Sunaryo (dosen Universitas Paramadina dan Direktur Psik Indonesia ) tentang inisiatifnya mendirikan Rumah Daya

Rumah Daya adalah tempat pengembangan pendidikan dan pemberdayaan dengan semangat kreativitas, inovasi, dan kolaborasi.

Tujuan pendidikan dan pembedayaan di Rumah Daya adalah untuk mengembangkan berbagai kemampuan yang membuat hidup menjadi lebih berdaya, menghargai perbedaan, dan ramah lingkungan.

Dalam pengembangan pendidikan dan pemberdayaan, berbagai kegiatan kreatif, inovatif, dan kolaboratif dilakukan untuk membangun hidup bersama yang lebih baik dan berkualitas.

Terima kasih Khudori Husnan dan teman-teman dari Kerani TV atas liputannya.

Dr. Sunaryo, dosen Universitas Paramdina dan aktivis di Pusat Studi Islam dan Kenegaraan Indonesia (PSIK-Indonesia) hadir dengan gebrakan baru dengan mengini...

Diskusi Sabtuan: "Politik Islam dan Islam Politik Pasca Orde Baru" dengan narasumber Mas Joko Arizal (dosen Universitas ...
29/01/2023

Diskusi Sabtuan: "Politik Islam dan Islam Politik Pasca Orde Baru" dengan narasumber Mas Joko Arizal (dosen Universitas Paramadina).

Sesuai namanya, Diskusi Sabtuan kami usahakan untuk rutin diadakan setiap Sabtu pukul 16.00-17.30.

Silakan hadir bagi yang berminat. Tema diskusi akan kami umumkan via IG .daya dan Facebook Rumah Daya.

🏠 Rumah Daya
Jl. Bulak I, No. 80A, Kel. Cempaka Putih, Kec. Ciputat Timur, Tangerang Selatan 1544

PSIK Indonesia bersama Kemenko PMK RI dan FES Indonesia melaksanakan📜ZOOMINAR📜“Pendidikan Agama yang Toleran untuk Mence...
23/11/2022

PSIK Indonesia bersama Kemenko PMK RI dan FES Indonesia melaksanakan

📜ZOOMINAR📜
“Pendidikan Agama yang Toleran untuk Mencegah Intoleransi”

🗓️ Rabu, 30 November 2022
🕒 Pukul 13.30-16.00 WIB
💻 Youtube: PSIK-Indonesia TV

Pendaftaran
bit.ly/PENDIDIKANAGAMA_YANGTOLERAN

Group Peserta
bit.ly/PESERTA_PENDIDIKANAGAMAYANGTOLERAN

Narahubung: Achmad 0812-8364-9985

📌 Fasilitas: E-Certificate dan Hadiah buku untuk penanya terbaik

📢 Gratis dan Terbuka untuk Umum

Address

Jalan Ampera Raya No. 11B
Jakarta
12550

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PSIK Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share