GRI-Lab (Gem Research International-Laboratory)

GRI-Lab (Gem Research International-Laboratory) We tell you the truth.

30/05/2026

kita sering terpaku pada standar pasar internasional. Namun, jika kita melihat lebih dalam pada kekayaan Batu Permata nusantara, ada tiga komoditas yang menurut saya memiliki potensi apresiasi nilai yang sangat menarik bagi para kolektor.
Pertama, Opal Indonesia yang punya karakter play of color yang berani. Kedua, Sapphire Kalimantan yang dikenal memiliki kejernihan dan intensitas warna khas yang mulai langka. Terakhir, Giok nabire maupun kebumen yang sering kali diremehkan, padahal secara struktur memiliki kualitas yang sangat solid jika diproses dengan presisi.

Menurut kalian, dari ketiga jenis batu ini, mana yang punya prospek pertumbuhan nilai paling menjanjikan di masa depan? Tulis di komen d**g

27/05/2026

Banyak yang terkecoh! Zamrud Kalimantan dan Merah Delima sering diperjualbelikan sebagai batu alam asli, padahal kenyataannya bukan batu natural.
Zamrud Kalimantan Ini hanyalah istilah pasar untuk kaca buatan (man-made) yang warnanya menyerupai zamrud asli.
sementara Merah Delima Sering dikaitkan dengan hal mistis atau batu "tarikan", padahal secara ilmiah, mayoritas objek ini adalah synthetic ruby (ruby buatan lab).

Kenapa harus beli yang sintetik kalau harganya selangit? Ingat, selalu teliti dan cek ke lab terpercaya sebelum bertransaksi. Jangan sampai niat investasi malah jadi rugi!

Dalam dunia ruby, origin memang punya pengaruh besar terhadap rarity dan value sebuah batu. Namun kualitas ruby tetap ti...
23/05/2026

Dalam dunia ruby, origin memang punya pengaruh besar terhadap rarity dan value sebuah batu. Namun kualitas ruby tetap tidak bisa dinilai hanya dari asal negaranya saja. Warna, kejernihan, treatment, saturasi, hingga overall beauty tetap menjadi faktor utama yang menentukan kualitas sebuah ruby.

Setiap origin juga punya karakter dan marketnya masing-masing. Ada kolektor yang menyukai prestige Burma ruby, ada yang lebih tertarik pada kejernihan Mozambique, dan ada juga yang menyukai tone unik dari Madagascar maupun Sri Lanka.

Kalau kalian sendiri, paling s**a ruby origin mana?

Aquadité Gemstone baru asal Indonesia ini mulai menarik perhatian dunia setelah ditemukan di Maluku pada 2022. Dengan ko...
22/05/2026

Aquadité Gemstone baru asal Indonesia ini mulai menarik perhatian dunia setelah ditemukan di Maluku pada 2022. Dengan kombinasi warna biru-hijau dan kilauan tembaga alami di dalamnya, banyak kolektor mulai menyebut Aquadité sebagai salah satu gemstone modern paling unik dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut kalian, Aquadité cuma hype sesaat atau calon “next big gemstone”?

21/05/2026

"Katanya berlian itu nggak langka karena ada stok 1 KUADRILIUN TON di dalam perut bumi? Eits, tunggu dulu!

Faktanya, tumpukan berlian itu terkubur di kedalaman 150-250 km. Padahal, rekor teknologi pengeboran terdalam buatan manusia saat ini baru sanggup menembus 12 km aja lho! Kebayang kan mustahilnya nambang berlian sedalam itu?

Penasaran dengan faktanya?Ttonton penjelasan lengkapnya di channel YouTube Adam Harits sekarang juga!

20/05/2026

Sebelum beli berlian, ada 3 hal penting yang jangan sampai kalian abaikan

Beli dari seller yang jelas, terpercaya, dan punya reputasi.
Jangan mudah tergiur harga murah dari orang random apalagi di platform online.

Utamakan berlian dengan sertifikat dari lab kredibel berstandar internasional.

Pastikan sertifikat dan berlian benar-benar matching.
Karena sering terjadi:
• sertifikat palsu
• sertifikat asli tapi batunya ditukar
• bahkan laser inscription pun sekarang bisa dipals**an.

Modus seperti ini bukan penipuan biasa banyak yang sudah terorganisir.

Kalau masih ragu, kalian bisa lakukan recheck diamond di GRI.
Dengan biaya mulai sekitar Rp200 ribu, kalian bisa memastikan:
✔ berlian sesuai sertifikat
✔ natural atau bukan
✔ atau justru bermasalah

Karena di dunia berlian, yang paling penting bukan cuma batunya… tapi juga rasa aman saat membelinya

Kalau kalian masih bingung atau mau konsultasi soal berlian, langsung aja lanjut via DM 📩
Dan kalau pernah punya pengalaman unik atau bahkan tertipu saat beli berlian, share juga di kolom komentar

“The Ocean Dream” adalah salah satu berlian paling langka yang pernah muncul di dunia auction.Dengan warna alami Fancy V...
19/05/2026

“The Ocean Dream” adalah salah satu berlian paling langka yang pernah muncul di dunia auction.

Dengan warna alami Fancy Vivid Blue-Green dan berat 5.50 carat, batu legendaris ini akhirnya terjual seharga USD 17.3 juta di Christie’s Geneva 2026 setelah pertarungan bidding selama lebih dari 20 menit.

Ditemukan di Afrika Tengah pada tahun 1990-an dan pernah dipamerkan di Smithsonian Institution, The Ocean Dream kini resmi mencetak world record price untuk kategori Fancy Vivid Blue-Green Diamond.

Kelangkaan warna biru dan hijau alami pada diamond membuat batu seperti ini hampir mustahil ditemukan, bahkan di antara koleksi high jewelry kelas dunia sekalipun.

Menurut kalian, apakah colored diamond seperti ini akan terus naik nilainya di masa depan?

Tulis pendapat kalian di kolom komentar
Dan follow untuk update dunia gemstone, auction, dan rare minerals lainnya.

18/05/2026

Penting bagi teman-teman untuk memahami kualitas batu sebelum melakukan transaksi.

Baru saja, salah satu konsumen kami hampir melakukan transaksi senilai Rp80 juta untuk sebuah batu yang setelah diperiksa Yang ternyata mungkin nilainya jauh dibawah itu.

Secara kasat mata, banyak batu memang terlihat mirip. Namun nilai sebuah batu tidak hanya ditentukan dari warna saja. Ada banyak faktor yang memengaruhi harga dan kualitasnya, seperti treatment, kejernihan, origin, rarity, hingga karakter materialnya secara keseluruhan.

Karena itu, jangan sampai salah langkah saat membeli batu mulia.

Buat teman-teman yang ingin belajar memahami kualitas batu sebelum bertransaksi, kalian bisa Konsultasi Private langsung dengan Adam Harits, G.G
Info lebih lanjut:

📞 WA: 0821-2562-7376
Konsultasi tersedia melalui:
• Chat WhatsApp
• Video Call
• Face to Face Meeting (by appointment)

Jadi, belanja batu lebih aman, nyaman, dan no worry

Bangsa Maya ternyata sudah melakukan modifikasi gigi menggunakan jade sejak lebih dari 1.000 tahun lalu.Yang membuatnya ...
13/05/2026

Bangsa Maya ternyata sudah melakukan modifikasi gigi menggunakan jade sejak lebih dari 1.000 tahun lalu.

Yang membuatnya luar biasa bukan hanya penggunaan batu jade pada gigi, tetapi juga perekat alami yang mereka gunakan. Penelitian modern menemukan bahwa campuran resin tersebut kemungkinan memiliki sifat antibakteri dan membantu menjaga kesehatan mulut.

Bahkan hingga hari ini, banyak inlay jade tersebut masih menempel dengan sangat kuat.

Menurut kalian, apakah ini termasuk salah satu teknologi kuno paling underrated dalam sejarah?

12/05/2026

Banyak orang mengira berlian adalah batu paling kuat di dunia. Padahal, itu tidak sepenuhnya benar.

Dalam gemologi, ada perbedaan antara hardness dan toughness.

Berlian memang memiliki hardness tertinggi, artinya sangat tahan terhadap goresan. Tetapi hardness bukan berarti paling kuat terhadap benturan.

Untuk toughness atau ketahanan terhadap retak dan pecah, jadeite jade dan nephrite jade justru dikenal jauh lebih tangguh. Struktur serat mikro di dalam jade membuat batu ini sangat sulit pecah meskipun terkena benturan keras.

Karena itulah sejak ribuan tahun lalu jade sering digunakan untuk senjata, alat ritual, hingga ukiran yang membutuhkan daya tahan tinggi.

Jadi, berlian adalah yang paling keras.
Tapi belum tentu yang paling kuat.

Menurut kalian, apakah hardness lebih penting daripada toughness dalam sebuah batu permata?

Address

Jalan Batu Ceper IV 6
Jakarta
10120

Opening Hours

Monday 09:00 - 15:00
Tuesday 09:00 - 15:00
Wednesday 09:00 - 15:00
Thursday 09:00 - 15:00
Friday 09:00 - 15:00
Saturday 09:00 - 15:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GRI-Lab (Gem Research International-Laboratory) posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to GRI-Lab (Gem Research International-Laboratory):

Share