10/10/2026
Kenapa sterling silver bisa tarnish?
Pertama-tama: tarnish bukan berarti peraknya palsu atau kualitasnya jelek.
Sterling silver adalah perak asli. Perak juga termasuk precious metal, sama seperti emas. ✨
Tapi perak murni terlalu lunak untuk dipakai sebagai jewelry sehari-hari, jadi sterling silver dibuat dari perak yang dicampur dengan sedikit logam lain supaya lebih kuat dan tahan dipakai.
Seiring waktu, silver bisa bereaksi dengan udara, kelembapan, keringat, parfum, lotion, dan bahan kimia. Reaksi ini membuat permukaannya menjadi lebih gelap atau kusam. Inilah yang disebut tarnish.
Jadi kalau sterling silver kamu menghitam, itu normal. Bukan berarti silver-nya berubah jadi “bukan silver”. 😆
Tapi kenapa sterling silver mahal?
Karena silver itu precious metal, bukan sekadar logam biasa.
Sama seperti gold, silver punya nilai sebagai logam mulia. Sterling silver juga membutuhkan proses untuk dibuat menjadi jewelry, mulai dari material silver-nya sendiri sampai proses pengerjaan dan finishing.
Jadi ketika kamu membeli sterling silver, kamu memang membeli precious metal — bukan jewelry yang cuma terlihat seperti silver.
Bayangkan seperti membeli dress mahal 👗
Misalnya kamu membeli dress yang sangat mahal dari brand terkenal.
Dress-nya dibuat dari bahan bagus dan harganya mahal.
Tapi kamu pakai setiap hari, tidur pakai dress itu, olahraga pakai dress itu, kena keringat, parfum, lotion, kena berbagai macam kotoran… lalu tidak pernah dicuci atau dirawat.
Lama-lama pasti kelihatan kusam dan tidak sebagus waktu pertama dibeli. 😂
Bukan karena dress-nya tiba-tiba jadi murah.
Kamu cuma tidak merawatnya.
Sterling silver juga begitu, walau precious metal, tapi tetap membutuhkan perawatan.