Gaya Berkendara

Gaya Berkendara Gaya itu pilihan, sehat itu keharusan Inspirasi Gaya & Bincang Roda Dua

Memasuki bulan Mei 2026 ini, terpantau harga BBM di berbagai SPBU seperti Pertamina, Shell, Vivo, hingga BP ternyata mas...
02/05/2026

Memasuki bulan Mei 2026 ini, terpantau harga BBM di berbagai SPBU seperti Pertamina, Shell, Vivo, hingga BP ternyata masih anteng banget. Semuanya sepakat buat nggak ganti label harga dan masih pakai tarif yang sama sejak pertengahan April lalu.

Buat tim Pertamina, kalian bisa bernapas lega karena Pertamax masih di angka Rp12.300 dan Pertalite tetap Rp10.000 per liter. Kalau motor atau mobil kalian butuh asupan yang lebih tinggi kayak Pertamax Turbo atau Dexlite buat yang mesin diesel, harganya juga nggak geser sedikit pun dari posisi sebelumnya.

Geser sedikit ke SPBU swasta kayak Shell dan BP, kondisinya ternyata sebelas dua belas. Nggak ada kejutan harga yang bikin kaget di papan pengumuman mereka. Contohnya saja di BP, harga buat BP 92 dan varian dieselnya masih konsisten sama dengan harga bulan lalu, jadi nggak perlu ribet hitung ulang budget harian.

Vivo juga nggak mau ketinggalan kasih kepastian. Buat kalian pengguna setia Revvo 92 atau Primus Diesel, tenang saja karena harganya tetap stabil di angka Rp12.390 dan Rp14.610. Intinya, kompetisi harga di antara para penyedia BBM ini lagi dalam masa “gencatan senjata” yang menguntungkan kita semua.

Jadi, tetap pantau terus perkembangannya, tapi untuk sekarang, silakan nikmati perjalanan tanpa harus pusing mikirin fluktuasi harga benain di bulan yang banyak tanggal merahnya ini. Selamat berkendara.

01/05/2026

Beredar video sebuah BMW E36 yang tiba-tiba meledak dan terbakar tepat di depan RM Padang Payakumbuah, Bogor. Momen ngeri ini sempat terekam kamera CCTV dan langsung viral setelah dibagikan sama sang owner resto, Arief Muhammad, lewat Instagram pribadinya.

Dalam rekaman itu, awalnya mobil berwarna gelap tersebut terlihat anteng terparkir di area depan. Tapi nggak pakai lama, muncul percikan api dari bagian bawah mobil yang langsung berubah jadi kobaran api, menghanguskan sebagian bodi mobil klasik kesayangan banyak orang ini.

Penyebabnya diduga kuat karena ada kebocoran bahan bakar yang nggak sengaja tersulut api sampai akhirnya meledak. Untungnya, nggak ada korban jiwa dalam insiden panas ini, jadi fokus utamanya tetap pada kerugian material saja.

Salut buat tim keamanan restoran yang sigap banget melakukan penanganan awal supaya api nggak merembet ke bangunan atau kendaraan lain. Situasi akhirnya berhasil dikendalikan sebelum keadaan makin kacau. Stay safe ya buat kalian yang hobi pelihara mobil tua.

🎥: ariefmuhammad

Beijing Auto Show 2026 baru saja dihebohkan dengan kemunculan DENZA Z, supercar listrik cerdas pertama yang desainnya be...
30/04/2026

Beijing Auto Show 2026 baru saja dihebohkan dengan kemunculan DENZA Z, supercar listrik cerdas pertama yang desainnya bener-bener niat. Di bawah tangan dingin Wolfgang Egger—mantan desainer Audi dan Alfa Romeo—mobil ini mengusung filosofi “Pure Emotion” yang bikin tampilannya kelihatan mewah sekaligus bertenaga.

Satu hal yang paling unik adalah garis bodi “Skyline”. Desain lekukannya minimalis tapi bisa menangkap cahaya dengan presisi, jadi mobil ini seolah-olah terlihat sedang melaju kencang padahal lagi parkir diam. Ditambah lagi warna Florence Green yang berlapis-lapis, bikin tampilannya punya kedalaman visual layaknya batu giok.

Bicara soal tenaga, angkanya nggak main-main karena tembus 1.000 hp. Bayangkan saja, akselerasi dari 0 ke 100 km/jam bisa tuntas dalam waktu kurang dari 2 detik. Tapi bukan cuma soal ngebut, bodi mobil ini sudah menang penghargaan karena berhasil menggabungkan struktur yang kokoh tapi tetap ringan dan kabinnya lega.

Rahasia kelincahannya ada di platform e3 yang super pintar. Sistem ini bisa mengatur distribusi tenaga ke setiap roda secara mandiri dengan tingkat presisi tinggi. Hasilnya, mobil tetap stabil dan akurat banget waktu diajak menikung tajam, bikin pengalaman menyetir jadi lebih intuitif dan aman.

Gak cuma itu, suspensinya pakai teknologi DiSus-M yang bisa berubah tingkat kekerasannya secara instan dalam hitungan milidetik. Kalau pengemudi lagi berkendara agresif, suspensinya bakal otomatis mengeras, dan balik jadi empuk lagi pas jalanan santai. Semuanya diatur secara otomatis dan real-time oleh sistem.

Yang paling keren buat seru-seruan adalah fitur interactive drift mode. Pengemudi tinggal pilih pola tertentu lewat layar di kabin, dan mobil bakal otomatis melakukan manuver drift membentuk pola tersebut. Ini bukti kalau kontrol tenaga di mobil ini benar-benar sudah ada di level yang berbeda.

DENZA Z Convertible ini bukan cuma sekadar alat transportasi, tapi paket lengkap “all-around luxury”. Mobil ini bisa jadi mesin balap yang gahar, kendaraan harian yang mewah, sekaligus simbol gaya hidup yang menunjukkan siapa diri pengemudi sebenarnya di era elektrifikasi ini.

Honda Prelude 2026 akhirnya resmi diumumkan harganya di Indonesia, yakni Rp974,9 juta. Kabar ini juga sekaligus jadi pen...
29/04/2026

Honda Prelude 2026 akhirnya resmi diumumkan harganya di Indonesia, yakni Rp974,9 juta. Kabar ini juga sekaligus jadi penanda bahwa unitnya siap dikirim ke konsumen mulai akhir Mei 2026 secara bertahap.

Menariknya, sejak pemesanan dibuka Januari lalu, respons pasar langsung panas. Total 280 unit sudah dipesan, bahkan melampaui kuota yang disiapkan Honda.

Di awal pembukaan, 100 unit pertama bahkan ludes cuma dalam waktu 3 hari. Karena antusiasme tinggi, Honda langsung menambah alokasi jadi 150 unit untuk tahun 2026. Tapi tetap saja, permintaan masih lebih tinggi dari stok yang tersedia.

Bukan cuma dari kota besar, pemesanan Honda Prelude 2026 juga datang dari berbagai daerah seperti Palembang, Bali, Lombok, hingga Makassar.

Presiden Direktur HPM, Masanao Kataoka, bilang kalau mobil ini adalah bukti nyata kalau mobil ramah lingkungan nggak harus membosankan.

Honda sendiri menyebut model ini sebagai wujud elektrifikasi yang tetap fun to drive. Jadi bukan sekadar irit, tapi juga tetap mempertahankan DNA berkendara khas Honda yang sporty dan responsif.

Kembalinya Honda Prelude juga jadi momen nostalgia yang dibungkus teknologi modern. Setelah absen dua dekade, kini ia hadir lagi sebagai generasi keenam dengan konsep hybrid sport coupe.

Dapur pacunya mengandalkan mesin 2.0L 4-silinder siklus Atkinson plus dua motor listrik (e:HEV). Hasilnya? Tenaga sekitar 203 PS siap melesat dengan halus namun tetap bertenaga.

Makin kerasa sporty dengan adanya fitur S+ Shift untuk simulasi perpindahan gigi virtual. Jadi meski ini mobil hybrid, tetap bisa ngerasain keseruan memacu mobil layaknya sportscar konvensional.

Yamaha Indonesia Motor Manufacturing makin serius ngebut di jalur digital. Lewat aplikasi My Yamaha Motor, mereka ngenal...
28/04/2026

Yamaha Indonesia Motor Manufacturing makin serius ngebut di jalur digital. Lewat aplikasi My Yamaha Motor, mereka ngenalin fitur baru bernama E-KSG (Electronic Kartu Servis Gratis) yang bikin urusan servis jadi jauh lebih praktis.

Ini jadi bagian dari strategi Yamaha buat ngebangun ekosistem layanan yang makin terintegrasi. Mulai dari pembelian, servis, sampai sparepart, semuanya diarahkan ke satu platform digital biar konsumen makin gampang aksesnya.

Salah satu keunggulan utama E-KSG adalah konsumen nggak perlu lagi ribet bawa kupon fisik ke dealer. Semua kupon servis gratis sekarang sudah tersedia dalam bentuk digital di aplikasi. Tinggal login, langsung beres.

Fitur ini berlaku untuk semua motor Yamaha yang dibeli mulai 7 April 2026. Jadi, buat pembeli baru, pengalaman aftersales bakal terasa lebih modern tanpa takut kupon hilang atau buku servis ketinggalan.

Cara pakainya juga simpel banget. Cukup buka aplikasi, masuk ke menu KSG & Garansi, pilih kupon, lalu swipe buat lihat kode. Tinggal tunjukin ke petugas dealer, dan setelah servis selesai, status kupon otomatis berubah jadi “Used”.

Menariknya, semua riwayat penggunaan kupon bakal tersimpan rapi di aplikasi. Jadi konsumen bisa tracking servis motor dengan lebih mudah tanpa harus cek dokumen fisik.

Walaupun sudah digital, Yamaha tetap menyediakan kupon fisik di buku servis. Tapi ingat, dalam satu periode servis cuma bisa pakai salah satu—digital atau fisik. Dengan E-KSG ini, Yamaha jelas pengen kasih pengalaman servis yang lebih simpel, modern, dan sesuai kebutuhan zaman sekarang.

Nissan bikin gebrakan di Beijing Auto Show 2026 lewat SUV konsep terbarunya. Menariknya, mereka menghidupkan lagi nama l...
27/04/2026

Nissan bikin gebrakan di Beijing Auto Show 2026 lewat SUV konsep terbarunya. Menariknya, mereka menghidupkan lagi nama lama, tapi dengan teknologi masa kini yang lebih ramah lingkungan.

Nama yang dipilih adalah Nissan Terrano PHEV, sebuah interpretasi baru dari Terrano yang dulu dikenal sebagai SUV tangguh. Kali ini, pendekatannya jauh lebih modern dengan sentuhan elektrifikasi.

Secara posisi, SUV ini ditempatkan di antara Nissan Patrol dan Nissan X-Trail. Artinya, Terrano PHEV bakal mengisi segmen menengah yang saat ini lagi panas-panasnya persaingan.

Untuk urusan dapur pacu, konsep ini mengusung teknologi plug-in hybrid dengan kombinasi mesin bensin 1.5 liter dan motor listrik. Hasilnya, performa tetap bertenaga tapi lebih efisien dibanding SUV konvensional.

Menariknya lagi, basis yang digunakan disebut-sebut mengadopsi platform ladder frame, yang biasanya dipakai di kendaraan off-road. Ini jadi sinyal kalau Terrano PHEV tetap mempertahankan DNA petualangnya.

Dari segi tampilan, desainnya terlihat gagah dengan nuansa SUV off-road modern. Mulai dari lampu LED tajam, pelindung bawah, sampai detail fungsional seperti tow hook dan lampu tambahan bikin tampilannya makin siap diajak ke medan berat.

Walau debutnya di Tiongkok, Nissan sudah memberi kode keras kalau versi produksi Terrano PHEV ini bakal meluncur secara global dalam waktu dekat. Jadi, bukan tidak mungkin SUV ini juga bakal masuk ke pasar Indonesia.

📷: Carscoops

BYD resmi meluncurkan Sealion 05 model 2026 di pasar Cina untuk memperkuat lini SUV elektrifikasinya. Kehadiran model in...
25/04/2026

BYD resmi meluncurkan Sealion 05 model 2026 di pasar Cina untuk memperkuat lini SUV elektrifikasinya. Kehadiran model ini memberikan fleksibilitas lebih bagi konsumen dengan pilihan teknologi yang semakin matang dan kompetitif.

Diberitakan oleh CNEV Post, SUV ini tersedia dalam dua varian utama, konsumen bisa memilih antara Sealion 05 DM-i yang mengusung teknologi plug-in hybrid atau Sealion 05 EV yang bertenaga listrik murni. Harganya pun sangat bersaing, dimulai dari kisaran Rp246 jutaan untuk tipe hybrid.

Untuk versi listrik murni kini tampil lebih gahar dengan baterai Blade generasi kedua yang mendukung pengisian daya super cepat. Hanya dalam lima menit pengisian, mobil ini siap melaju dengan total jangkauan maksimal mencapai 630 kilometer.

Performa mesinnya tidak main-main, di mana akselerasi 0-100 km/jam dapat tuntas hanya dalam 5,9 detik. Sementara itu, varian DM-i menawarkan efisiensi luar biasa dengan konsumsi bahan bakar hanya 3,1 liter per 100 kilometer saat baterai minim.

Keunggulan utama varian hybrid terletak pada daya jelajahnya yang fantastis, yakni hingga 2.105 kilometer dalam kondisi tangki dan baterai penuh. Pilihan baterainya pun beragam, memberikan jangkauan mode listrik murni hingga 305 kilometer.

Sektor teknologi menjadi daya tarik lewat fitur bantuan mengemudi God’s Eye dan opsi LiDAR untuk navigasi otomatis di perkotaan. Interiornya pun dibekali kokpit pintar yang menjamin kenyamanan serta kemudahan bagi pengemudi selama perjalanan.

Secara visual, mobil ini mempertahankan estetika khas seri Ocean dengan dimensi bodi yang lebih sempurna dan modern. Peluncuran ini menunjukkan eksistensi BYD yang cukup dominan di tengah ketatnya persaingan otomotif global.

Kabar terbaru, Toyota siap tancap gas menambah investasi sebesar Rp 20 triliun sampai tiga tahun ke depan di Indonesia. ...
24/04/2026

Kabar terbaru, Toyota siap tancap gas menambah investasi sebesar Rp 20 triliun sampai tiga tahun ke depan di Indonesia. Angka fantastis ini jadi bukti kalau mereka serius dukung ekonomi kita.

Keputusan besar ini muncul setelah petinggi Toyota global ngobrol langsung sama Presiden Prabowo Subianto di Tokyo. Nggak cuma soal angka, investasi ini juga mencakup kerja sama strategis bareng raksasa baterai CATL buat ngembangin teknologi masa depan di sini.

Fokus utamanya apalagi kalau bukan produksi baterai lokal. Targetnya, sebelum masa jabatan Presiden kelar di 2029, ekosistem kendaraan listrik di Indonesia sudah makin matang berkat kucuran dana segar ini. Jadi, kita nggak cuma jadi penonton di era elektrifikasi.

Mungkin buat sebagian orang angka Rp 20 triliun itu standar buat skala global, tapi efek dominonya itu yang juara. Investasi di sektor manufaktur begini otomatis bakal membuka banyak banget lapangan kerja baru buat masyarakat luas.

Bayangin aja, selama 55 tahun eksis di Indonesia, Toyota sudah totalitas nanam modal sampai Rp 100 triliun. Hasilnya? Lebih dari 360 ribu orang terserap di berbagai sektor, mulai dari pabrik sampai ke layanan purna jual yang sering kita temui.

Selain urusan kerjaan, gerakan ini juga bikin pemas**an negara makin sehat lewat pajak dan aktivitas ekspor ke luar negeri. Jadi, modal yang masuk bener-bener diputar buat bikin sesuatu yang bermanfaat buat kemajuan industri otomotif nasional.

Langkah ini dianggap lebih cerdas daripada sekadar nunggu investor baru yang biasanya minta banyak syarat. Dengan ngerangkul investor lama yang sudah terbukti loyal, Indonesia bisa langsung lari kencang ngejar target ikut jadi pemain di industri baterai dunia.

Kabar keren datang dari Wuling Motors yang baru saja memboyong penghargaan di Listrik Indonesia Award 2026. Mereka dinob...
23/04/2026

Kabar keren datang dari Wuling Motors yang baru saja memboyong penghargaan di Listrik Indonesia Award 2026. Mereka dinobatkan sebagai ‘Leading Automotive Company in Accelerating the Use of Electric Cars’ alias perusahaan otomotif paling depan dalam mempercepat penggunaan mobil listrik di Indonesia.

Wuling dinilai sukses membangun ekosistem EV yang komplet. Penghargaan kategori EV and Ecosystem Company ini jadi bukti kalau komitmen mereka buat bikin Indonesia makin “hijau” lewat kendaraan listrik bukan cuma omong kosong belaka.

Brian Gomgom selaku Brand Communication Senior Manager Wuling Motors mengutarakan bahwa apresiasi ini bakal jadi bahan bakar mereka buat terus berinovasi. Fokusnya jelas: mendukung transisi energi biar udara kita makin bersih dan teknologi otomotif makin canggih ke depannya.

Acara yang digelar di Hotel Mulia Senayan ini bukan ajang sembarangan. Penilaiannya dilakukan langsung oleh dewan pakar yang melihat visi, inovasi, hingga kontribusi nyata perusahaan terhadap sektor energi nasional kita.

Wuling memang totalitas karena mereka gak cuma jualan unit, tapi juga rakit lokal. Bahkan, mereka sudah mulai kembangkan baterai sendiri di sini buat memastikan komponen inti mobil listriknya berkualitas jempolan.

Pilihan mobilnya pun makin beragam dan masuk ke segala segmen. Dari Air ev yang imut buat di kota, BinguoEV yang stylish, sampai Cloud EV yang super nyaman buat kamu yang butuh ruang lebih luas.

Gak berhenti di situ, sekarang ada Darion EV dan PHEV buat keluarga, Mitra EV buat urusan bisnis, sampai SUV kece Eksion. Wuling bener-bener pengen semua kalangan bisa ngerasain asyiknya pakai teknologi listrik.

Pencapaian ini jadi bukti nyata semangat “Wuling Dibangun di Indonesia untuk Anda”. Mereka siap terus jadi pionir mobilitas modern yang efisien dan pastinya relevan sama kebutuhan masyarakat.

Siapa yang menyangka nama legendaris Freelander bakal bangkit lagi? Kali ini, Chery dan Jaguar Land Rover (JLR) resmi “t...
23/04/2026

Siapa yang menyangka nama legendaris Freelander bakal bangkit lagi? Kali ini, Chery dan Jaguar Land Rover (JLR) resmi “tunangan” buat menggarap proyek SUV terbaru di China. Kolaborasi ini bukan cuma tempel stiker, tapi benar-benar gabungin teknologi dan desain dari kedua raksasa otomotif ini.

Vice President Chery Indonesia, Zeng Shuo membocorkan kalau proyek ini adalah bentuk deep collaboration. Bayangkan saja, engineer dan desainer dari JLR dan Chery duduk satu meja buat bikin platform kendaraan yang benar-benar baru. Hasilnya? Sebuah SUV yang punya DNA mewah tapi tetap canggih secara teknis.

Nama Freelander sengaja dihidupkan kembali bukan tanpa alasan. Kalau dulu kita kenal sebagai SUV tangguh penakluk medan berat, sekarang identitasnya bergeser jadi lebih modern. Fokus utamanya adalah era elektrifikasi, jadi performanya bakal lebih efisien dan ramah lingkungan buat pasar global.

Banyak yang bertanya, apakah mobil ini bakal masuk ke keluarga Tiggo atau Omoda? Jawabannya: tidak. Freelander diposisikan sebagai brand baru yang berdiri sendiri di bawah naungan joint venture mereka. Jadi, dia punya karakter yang beda banget dari lini produk Chery yang sudah ada sekarang.

Kabar baiknya buat kita di Indonesia, peluang mobil ini mampir ke pasar otomotif tanah air tetap terbuka lebar. Karena pasar Inggris pakai setir kanan sama seperti di sini, Chery mulai melirik potensi ekspansi ke negara-negara dengan konfigurasi serupa. Indonesia jelas masuk dalam radar pantauan mereka.

Meski begitu, untuk sekarang mereka masih fokus buat memperkuat dominasi di pasar China dulu. Tahap awal ini sangat krusial buat melihat sejauh mana teknologi gabungan mereka bisa diterima konsumen sebelum akhirnya siap “terbang” ke berbagai penjuru dunia.

Belum ada tanggal pasti kapan bakal mendarat di tanah air, tapi yang jelas kolaborasi Chery dan JLR ini layak banget buat kita tunggu kelanjutannya.

Akhirnya  resmi meluncurkan SUV Eksion dengan dua varian yaitu EV dan PHEV.EV CE Rp 399 jutaEV EX Rp 459 jutaPHEV CE Rp ...
22/04/2026

Akhirnya resmi meluncurkan SUV Eksion dengan dua varian yaitu EV dan PHEV.

EV CE Rp 399 juta
EV EX Rp 459 juta
PHEV CE Rp 449 juta
PHEV EX Rp 499 juta

Harga berlaku untuk 2.000 konsumen pertama

Pilih Wuling Darion atau Eksion.?

Royal Enfield akhirnya resmi “pecah telur” di dunia elektrifikasi lewat Flying Flea C6. Motor ini bukan cuma sekadar gan...
22/04/2026

Royal Enfield akhirnya resmi “pecah telur” di dunia elektrifikasi lewat Flying Flea C6. Motor ini bukan cuma sekadar ganti mesin jadi baterai, tapi tetap bawa DNA desain klasik yang bikin mata nggak mau melirik ke arah lain.

Tampilannya unik dengan gaya retro-modern, apalagi ada sentuhan girder fork di depan dan roda 19 inci yang gagah. Meskipun kelihatan tua, motor ini tetap asyik diajak harian karena punya ground clearance tinggi yang siap melibas berbagai kondisi jalan.

Soal tenaga, motor listrik ini dibekali baterai 3,91 kWh yang sanggup nyembur sampai 20 hp. Bobotnya pun cuma 124 kg, jadi buat kamu yang s**a selap-selip di kemacetan kota, motor ini bakal terasa ringan dan lincah banget.

Jarak tempuhnya juga nggak main-main, bisa sampai 154 km buat sekali cas penuh. Ya, meski angka aslinya tergantung gaya berkendara kamu, tapi buat keliling kota seharian sih sepertinya sudah lebih dari cukup tanpa perlu waswas kehabisan daya.

Fiturnya pun kekinian banget karena punya lima mode berkendara, mulai dari mode irit sampai mode Sport yang lebih agresif. Jadi pengendara bisa atur sendiri karakter motornya sesuai mood atau cuaca saat di jalanan.

Keamanan jadi prioritas lewat sistem pengereman ABS dual-channel dan traction control. Kerennya lagi, fitur keselamatannya sudah pakai sensor kemiringan, jadi tetap stabil dan aman waktu kamu miring-miring asyik di tikungan.

Nggak cuma aman, tapi juga canggih dengan layar TFT 3,5 inci yang sudah touchscreen dan bisa navigasi pakai Google Maps. Bahkan, ada kompartemen khusus buat wireless charging, biar HP pengendaranya tetap penuh dayanya sambil jalan.

Harganya di India mulai dari Rp51 jutaan saja, bahkan bisa lebih murah kalau pakai skema langganan baterai. Kalau sampai masuk ke Indonesia dengan harga sekitar segitu, siap-siap saja Flying Flea C6 ini bakal jadi idola baru di jalanan.

Address

Jalan Cereme
Cilandak
12430

Opening Hours

Monday 12:00 - 21:00
Tuesday 12:00 - 21:00
Wednesday 12:00 - 21:00
Thursday 12:00 - 21:00
Friday 12:00 - 21:00
Saturday 12:00 - 21:00
Sunday 12:00 - 17:00

Telephone

+6287888547828

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gaya Berkendara posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Gaya Berkendara:

Share