05/05/2017
Permasalahan Umum
Dalam Mencari Rumah & Solusinya
1. Kemacetan
Dimana-mana kemacetan selalu menjadi masalah utama. Tapi, yang jadi pertanyaan.Bagian mana dari Wilayah perkotaan yang tidak terjebak kemacetan? Ingin punya rumah di tengah atau pinggir Kota, tapi nggak mau kena macet? Mungkinkah .... Kita kan selalu bersamaaa walau terjebak macet antara kitaa.. Hehehe
Solusinya apa?
Jauh atau macet sedikit nggak masalah, yang utama Rumah yang dibeli aman dan nyaman untuk keluarga. Masalah jarak, itu konsekuensi dan bentuk komitmen dalam mencari nafkah.
2. Akses Jalan
Nah, ini juga sama selalu jadi masalah bagi kebanyakan konsumen. Alasan yang sering saya dengar :
- Nggak kece :D
- Ribet kalo papasan (Akses 1 mobil)
- Jalanan kampung.- Iyeuuh - Varah :D
- De el el (kebanyakan) hihihi
Solusinya apa?
Tanya yang jelas ke Developer, apakah ada peran dalam memperbaiki jalan akses. Kalo tidak, tanya kapan pemerintah daerah menyelesaikan. Selanjutnya, bersabarlah. Karena pada akhirnya warga pada urunan, mengecor jalan. Hehehe
3. Banjir :D
Semua sepakat tidak ada yang mau beli rumah di wilayah yang kena banjir. Tapi kalo yang suda terlanjur, menikmati suasana rumah yang di kellilingi air dengan meniup ban karet. :D
Solusinya apa?
a. Bisa tanya ke Warga setempat
b. Searching di Mbah Gugel
Jika fix rawan banjir. Tentu developer properti syariah nggak akan garap itu tanah. :D
4. Masalah DP dan Cicilan
Sebenarnya, jujur saja. Tidak ada orang yang tidak mampu untuk membeli rumah, ini hanya persoalan KOMITMEN dan KESUNGGUHAN saja.
Umumnya, mereka yang bersungguh sungguh tentu akan mempersiapkan diri dengan hal urgent dalam membeli rumah. Apalagi perumahan syariah tanpa RIBA. Yang banyak dikeluhkan, DP BESAR dan CICILAN MAHAL.
Namun kenyataannya yang sering saya temukan. Tidak semua orang yang Ambil perumahan syariah tanpa RIBA itu orang yang mampu secara financial, atau punya pekerjaan keren macam pertamini, dan sebagainya. Mereka justeru memampukan diri dengan menahan diri dari gaya hidup yang diikuti kebanyakan orang, memilih bekerja sungguh sungguh dan menabung hingga tercapai rumah yg diidam idamkan.
Akhirnya tercapailah memiliki Rumah berkah, tanpa riba dan terwujud ketentraman dalam keluarga. Bukan dengan alasan terpaksa ambil RIBA, supaya dapet murah tapi ujungnya suasana selalu gerah, resah dan gelisah menunggumu disini.
Sebagai contoh yang sudah dirasakan, adalah Perumahan Syariah Sabrina Azzura 1. Bekasi Kota. Dimana di dalamnya nuansa Islami dan kekeluargaannya kian berasa. Masjid yang kecil dan mungil tidak sepi, warga yang mulai menempati terpacu dan terinspirasi untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Ini saya alami sendiri, hingga hari ini.
Padahal kalo mau dilihat,
- Akses cuma 1 Mobil
- Kadang keluar jalan raya, kena macet (weekend only)
- Suasana kampungnya juga berasa
TAPI, hal ISTIMEWA bisa kita rasakan di dalamnya. Karena apa? Karena keinginan para warga didalamnya yang ingin mewujudkan suasana Islami, menginginkan tetangga yang baik, dan lingkungan yang baik serta mengharapkan keberkahan dari rumah yang ditempatinya.
Itu baru 1 contoh perumahan syariah yang sudah menerapkan "Al Bi'atu as Shaalihah" yang merupakan salah satu dari 7 tanda kebahagiaan di Dunia yang pernah disampaikan Shahabat Rasulullaah Shalallaahu 'alaihi Wasallam, yakni Ibnu 'Abbas radhiallaahu 'anhu.
Setuju, silahkan di Share.
Nggak setuju, cukup resapi dalam dalam. :)
Ditulis oleh : Arbie Ruswandono, Sambil disuapin Istri