Enny Hindrawati

  • Home
  • Enny Hindrawati

Enny Hindrawati Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Enny Hindrawati, Blok Cibuluh Desa Tejamulya Kec.argapura, .

Ayo kawan , jangan mudah terprovokasi
31/08/2025

Ayo kawan , jangan mudah terprovokasi

Menyeduh Ingatan, Menolak LupaKetika sejarah hendak ditulis ulang tanpa korban, tanpa kebenaran, dan tanpa empati. Kita ...
08/08/2025

Menyeduh Ingatan, Menolak Lupa

Ketika sejarah hendak ditulis ulang tanpa korban, tanpa kebenaran, dan tanpa empati. Kita tak boleh diam.

Koalisi Masyarakat Sipil Surabaya mengajakmu bersuara. Menolak penyangkalan, melawan penghapusan sejarah, dan menyeduh kembali ingatan yang hendak dilupakan.
Mari berdiri bersama dalam solidaritas untuk keadilan, untuk kebenaran, dan untuk para penyintas yang selama ini disisihkan.

Karena melupakan adalah bentuk kejahatan baru. Karena diam bukan pilihan.

Suatu kebanggaan lahir di tanah air Indonesia yang indah dan penuh keberagaman. Tugas kitalah membangun Indonesia dengan...
17/08/2022

Suatu kebanggaan lahir di tanah air Indonesia yang indah dan penuh keberagaman. Tugas kitalah membangun Indonesia dengan semangat kemerdekaan ,
merdeka dalam belajar,
merdeka berpikir,
merdeka untuk berkarya.
Indonesia semakin tangguh dan tumbuh.
Merdeka !!!

Indonesia digolongkan sebagai negara di posisi dua yang paling bermasalah dengan sampah dan limbah plastik. Penyebabnya,...
29/04/2021

Indonesia digolongkan sebagai negara di posisi dua yang paling bermasalah dengan sampah dan limbah plastik. Penyebabnya, konsumsi pemakaian plastik sebagai alat pembungkus yang begitu banyak, utamanya barang-barang kebutuhan rumah tangga seperti plastik kemasan detergen, bungkus makanan kemasan maupun kantong plastik yang digunakan sebagai wadah saat belanja di pasar maupun supermarket.

Belum terhitung sampah plastik kiriman dari negara lain yang dibuang di laut dan berakhir terdapar di pantai-pantai Indonesia. Lihat saja dari media yang ada , di Pantai Sanur, di Pantai Kuta seringkali dipenuhi sampah-sampah kiriman itu. Selain sampah kiriman yang dibuat ke laut ada juga sampah yang sengaja di masukkan ke Indonesia dengan cara dicampurkan dengan kertas bekas yang celakanya diimpor untuk keperluan Industri kertas di Indonesia.

Setelah dipilah dan diambil kertasnya, sampah-sampah plastik ini dijual sebagai bahan bakar di pabrik-pabrik tahu. Masuk akal karena cara itu dianggap lebih efektif mengingat harganya jauh lebih murah daripada memakai kayu bakar atau bahan bakar yang lain.

Masalah, sampah-sampah plastik yang dibakar, dibuang ke laut ataupun yang dibuang ke sungai akan menyebabkan adanya serpihan serpihan plastik dalam bentuk mikro yang disebut dengan istilah mikroplastik.

Mikroplastik ada di udara akibat pembakaran akan masuk ke tubuh kita lewat udara yang dihirup maupun lewat makanan yang dimasak dengan menggunakan sampah plastik tersebut. Mikroplastik yang ada di sungai dan laut bisa masuk di dalam perncernaan ikan-ikan yang selanjutnya ditangkap dan menjadi konsumsi bersama. Itu bisa dibuktikan dengan pemeriksaan yang sudah dilakukan bahwa di dalam pencernanan dan insang ikan ditemukan adanya mikro plastik dengan jumlah yang bervariasi.
Selain dilakukan penelitian pada ikan, ada penelitian pada manusia dengan memeriksa kotoran manusia di laboratorium. Pun bisa dilihat dan dibuktikan mikroplastik di dalam kotoran manusia .Ini membuktikan secara tidak langsung kita juga sudah mengkonsumsi mikro plastik yang masuk ke tubuh kita bersama makanan yang kita makan.

Mikroplastik mempunyai sifat menyerap polutan (zat zat racun) yang ada di sekitarnya sehingga pada saat masuk ke pencernaan ikan maupun ke tubuh manusia maka polutan atau zat-zat racun tersebut akan terserap oleh tubuh manusia dan pada akhirnya akn menimbulkan penyakit.

Bila ingin tahu lebih jelas, yuk tontonlah film “PULAU PLASTIK”. Film ini sangat edukatif dan diharapkan dengan banyak yang menanton film ini kesadaran masyarakat tentang bahaya penggunaan plastik sekali pakai bisa terbangun.

Yang paling penting pada akhirnya ada gerakan dari masyarakat untuk mendorong pemerintah membuat aturan dan kebijakan yang jelas berkaitan dengan hal ini.

Anda juga kah?

Wisata Heritage  Pecinan SurabayaAcara ini dimulai di Kantor INTI Jalan Karet dulu bernama Chineesche Voorstraat , sebag...
27/04/2021

Wisata Heritage Pecinan Surabaya

Acara ini dimulai di Kantor INTI Jalan Karet dulu bernama Chineesche Voorstraat , sebagai titik kumpul dan semua peserta mendapat dgn arahan dari Panitia , selanjutnya menuju Rumah Abu Han di jalan Karet 72, rumah besar Marga Han yang dibangun oleh Han Bwee Ko pada 1876 dengan bentuk perpaduan arsitektur jawa, belanda dan China.
Rumah abu Han adalah rumah sembahyang untuk keluarga Han, tapi di dalam gedung tersebut tidak terdapat abu jenasah tetapi yang ada di sana adalah papan papan nama dan silsilah dari Marga Han yang dimulai dengan kedatangan Han Siong Kong di Lasem pada tahun 1673.
Keluarga Han, Tjoa dan The ini banyak menurunkan opsir-opsir Tionghoa di Surabaya khususnya, dan wilayah Jawa Timur.

Sebelum sampai di rumah abu Han , kita melewati rumah di jalan Karet no 40, dirumah tersebut terdapat tulisan ”Roemah Sembahjangan Njai Roro Kindjeng”.
Nyai Roro Kindjeng adalah
keluarga bupati Surabaya keturunan dari Soesoehoenan Reboet Pajoeng atau Menak Loempat Blambangan dengan Tjoa Kwie Soe putra dari Tjoa Tjhong, yang masih keturunan Tjioe Boe Ong, salah satu kaisar Tiongkok .
Dari pernikahan ini lahirlah keturunan dinasti aristokrat keluarga Tjoa yang mampu bertahan berabad-abad di jawa Timur.
Pernikahan Nyai Roro Kindjeng dengan Tjoa Kwie Soe dikenal sebagai pernikahan kura kura, karena Tjoa dlm bahasa Tionghoa berarti kura kura yang berarti diberkati dan Menak Lompat Blambangan mempunyai keraton yang dikenal dengan Kraton Macan Putih, dan kraton ini memiliki pondasi berbentukkura- kura, sehingga dianggap pernikahan ini sangat penuh berkat dan keberuntungan .

Dari rumah abu Han perjalanan dilanjutkan menyusuri jalan Gula.
Jalan Gula sebenarnya merupakan bagian dari kawasan Kota Tua Surabaya, disini terdapat banyak gedung-gedung klasik berarsitektur kuno. Sebagian sudah terlihat lapuk dan tak terawat.
Inilah yang menjadi daya tarik Jalan Gula , berjalan-jalan di lokasi ini akan menemukan atmosfer yang berbeda karena kita seperti dibawa ke masa puluhan tahun silam.
Bagi yang s**a foto , di jalan Gula ini akan menemukan nuansa vintage yang berbeda.

Perjalanan selamjutnya menuju ke Pasar B**g di jalan Slompretan Surabaya, pasar yang berdiri di atas b**g atau kuburan orang-orang Tionghoa. Salah satu keturunan marga Han, Han Kik Ko yang pernah menjadi Kapiten Pasuruan dan Bupati Probolinggo, dimakamkan di sini.
Dari data-data yang didapatkan dari buku Riwayat Tionghoa Peranakan di Jawa (karya Ong Hok Ham), di sini dulunya terdapat makam Han Bwee Kong alias Han Bwee Sing (1727-1778), orang pertama dari keluarga Han yang bertugas sebagai Kapitan Tionghoa di Surabaya .
Di tahun 1970-an sedikit demi sedikit b**g ini tergusur satu persatu, dan di atasnya mulai tumbuh pemukiman dan kemudian menjelma menjadi lapak-lapak pedagang. Semakin lama semakin ramai dan b**g sudah lenyap sama sekali. Karena itu, pasar ini kemudian disebut dengan Pasar B**g.
Saat kita berjalan jalan disana kita masih bisa melihat bagian dari B**g ( makam Tionghoa) di lokasi tersebut.

Dari pasar B**g perjalanan dilanjutkan ke Gereja Bakmi, gereja Kristen pertama yang didirikan oleh komunitas Tionghoa di Surabaya. Gereja ini dibangun pada tahun 1952 fan dikenal dengan nama gereja Bakmi, karena dulu terletak di jalan Bakmi.
Gereja tertua di Surabaya ini Saksi awal perintisan Agama Kristen oleh orang-orang Tionghoa.
Karena nama jalannya sdh dirubah ,sekarang alamatnya di Jl. Samudra 49-51 Surabaya.
Gereja ini dulu bernama Tiong Hoa Khie Tok Kauw Khoe Hwee ( THKTKKH ) Klasis Jawa Timur atau disebut juga Chineesche Christelejke Kerk Classis Oostt Java , yang akhirnya ditetapkan sebagai Hari Jadi Gereja Kristus Tuhan.

Perjalanan terakhir adalah Kelenteng Sukaloka atau disebut juga dengan Klenteng Hok An Kiong di jalan coklat no 2 , dikenal juga dengan Klenteng Coklat.
Kelenteng ini termasuk kelenteng tertua di Surabaya yg awalnya dibangun utk tempat istirahat dan beribadah awak kapal tongkang dari Tiongkok yang berlayar ke Surabaya.
Klenteng ini dibangun tanpa mengunakan paku dari logam sama sekali tapi menggunakan potongan bambu yang diruncingkan.
Klenteng Hok An Kiong ini merupakan klenteng Tri Dharma yang dipakai untuk beribadah umat Kong Hu Chu, Buddha dan Tao, dimana mereka akan memadati Klenteng ini pada hari-hari besar keagamaan untuk berdoa.

Wisata heritage pecinan ini sangat asyik dan menyenangkan, ternyata Surabaya sangat kaya akan bangunan bangunan kuni yang mempunyai nilai sejarah bagi bangsa Indonesia.
Ini sangat luar biasa👍

SETIGI berasal dari kata SELO ( batu), TIRTA ( air) , GIRI (bukit/gunung) adalah obyek wisata baru di Jawa Timur yg mula...
19/09/2020

SETIGI berasal dari kata SELO ( batu), TIRTA ( air) , GIRI (bukit/gunung) adalah obyek wisata baru di Jawa Timur yg mulai dibuka awal tahun 2020.
Obyek wisata ini terletak di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik .

Dari Surabaya bisa ditempuh dengan mobil kurang lebih 45 menit melalui jalan Tol dengan exit di gerbang Tol Manyar.
Setelah itu lanjutkan perjalanan lagi sejauh 27 kilometer untuk sampai di lokasi wisata Setigi.

Wisata Setigi adalah lokasi penambangan kapur yg masih aktif sampai sekarang.

Pada tahun 2003 sd 2017 lokasi sekitar tambang ini digunakan oleh warga untuk membuang sampah, sehingga menjadi daerah yg kotor dan kumuh.

Kemudian 2018 atas inisiatif dr Kepala Desa dan dengan swadaya masyarakat Desa Sekapuk , mereka membersihkan sampah yg ada dan membuat lokasi ini jadi tempat wisata.

Wisata Setigi ini diluar ekspetasi saya, karena wisata ini sdh tertata rapi dengan fasilitas yg lengkap mulai area parkir, wahana permainan, tempat makan, mushola , toilet dan banyak sekali spot-spot keren yang layak untuk diabadikan dan instagramable.

Wisata Setigi bisa dikunjungi tiap hari mulai jam 07.00 sd jam 17.00 WIB, dengan best time jam 15.00 sd jam 17.00 WIB untuk mendapatkan spot sun set di lokasi tersebut.

Tiket masuk lokasi ini Rp. 20.000 /per orang dengan bonus snack produksi UMKM masyarakat di lingkungan sekitarnya sehingga menumbuhkan ekonomi masyarakatnya.
Tiket parkir Rp.10.000 untuk mobil , Rp. 5.000 motor .

Harapan saya , wisata Setigi dengan segala inisiatif serta pemikiran out of the box yang dilakukan dan dikerjakan oleh kepala Desa Sekapuk bersama dengan masyarakatnya bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Jawa Timur untuk mulai mengembangan ekonomi pedesaan melalui sektor pariwisata yang ada di daerahnya😍🙏

Alam menyadarkan kita ,betapa kita ini kecil,tdk ada yg bisa kita banggakan dan somb**gkan.Alam membuat kita menyadari a...
02/09/2020

Alam menyadarkan kita ,
betapa kita ini kecil,
tdk ada yg bisa kita banggakan dan somb**gkan.

Alam membuat kita menyadari agar kita bisa melihat kebesaran Allah yang menciptakan alam semesta dan segala isinya dengan kemegahan dan keindahannya.

Allah sungguh maha pengasih dan penyanyang,
memberikan kepada manusia anugrah untuk menikmati semua hasil karya agungNya.

Manusia hanya diminta untuk memelihara dan mengusahakannya.

Tapi tidak untuk memuaskan keserakahannya.

Alam mengajarjan kita untuk memuliakan Tuhan dan mengucap syukur dan menikmati semua kebaikanNya😍🤩


https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=3834201729928386&id=100000157913421

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10225382810625777&id=1489481605

Terasering Panyaweuyan berada di daerah Argapura, Majalengka , tepatnya di lereng Gunung Ciremai.Pemandangannya sangat i...
08/03/2020

Terasering Panyaweuyan berada di daerah Argapura, Majalengka , tepatnya di lereng Gunung Ciremai.
Pemandangannya sangat indah, dengan udaranya yg sejuk.

Bukit bukit disana mempunyai kontur tanah yang berundak dan subur sehingga dimanfatkan petani untuk pertanian dan perkebunan. Mulai dari menanam ubi jalar, bawang merah, bawang putih, tomat , lombok hingga padi.

Lahan kerja yang berundak ini awalnya memang dibuat oleh para petani untuk menghindari longsor.
Pada akhirnya ini menjadi destinasi wisata yang indah dan menarik

Waktu terbaik untuk berkunjung dan mendapatkan hasil foto yg indah sebaiknya pagi hari setelah matahari terbit dan menjelang matahari terbenam.
Tetapi kadang kita harus menunggu karena tiba tiba ada kabut yang datang.

Paduan langit yang indah dan terasering yang hijau menyegarkan akan membuat hasil fotomu sangat indah luar biasa.

Selain itu di tengah alam yg luas dan indah kita bisa melihat keagungan dan kebesaran Tuhan serta menyadari bawa kita ini hanyalah salah satu ciptaan Tuhan yg kecil jd tdk ada yg layak kita somb**gkan.

So...kalau pas perjalanan ke daerah Majalengka sempatkan ke sana....ya..
Hanya 30 menit dari kota Majalengka dan jalannya cukup bagus walau kecil.
Gak rugi lho..gaees...🤩

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10214903106803608&id=1605796786

Bukit kapur Arosbaya disebut juga dengan Bukit Pelalangan ini terletak di Desa Berbeluk, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten B...
09/02/2020

Bukit kapur Arosbaya disebut juga dengan Bukit Pelalangan ini terletak di Desa Berbeluk, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur.

Bukit Kapur Arosbaya adalah sebuah tambang batu kapur ( sudah tidak aktif dikerjakan ) dengan sisa pahatan yg bentuknya unik dengan gradasi warna coklat hingga kemerahan.
Ini yg membedakan dengan Bukit Jadih yg berwarna putih.
Kedua bukit kapur ini sama sama indah dan eksotis dengan keunikan masing masing, sehingga sangat menarik untuk dikunjungi.
Banyak spot foto cakep yang bisa didapatkan di Bukit Kapur Arosbaya ini.

Buat kalian yg ingin ke Bukit Kapur Arosbaya ini aksesnya terbilang cukup mudah.
Bila sdh sampai di kota Bangkalan lanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Arosbaya dengan mencari lokasi Ziarah Makam Ratu Ebu / Air Mata Ibu.
Cara ini akan sangat memudahkan sebab
Lokasi Bukit Kapur Arosbaya dekat dengan tempat Ziarah tersebut dan Makam Ratu Ebu ini sangat familier di masyarakat kota Bangkalan.
Selain makam Ratu Ebu di lokasi tesebut juga terdapat makam raja raja Bangkalan.

Jadi dengan mengunjungi lokasi wisata ini kita bisa mendapatkan 3 wisata sekaligus,
yaitu wisata alam, wisata sejarah dan wisata religi

Buat kalian yg s**a berwisata ke pantai harus coba berkunjung ke pantai pantai yg ada di Malang Selatan.Banyak sekali pa...
13/12/2019

Buat kalian yg s**a berwisata ke pantai harus coba berkunjung ke pantai pantai yg ada di Malang Selatan.

Banyak sekali pantai di sana dengan keunikan dan keindahan masing masing.
Ada Pantai Balekambang, Pantai Sendang Biru, Pantai Bajul Mati , Pantai Goa Cina, Pantai Tamban, Pantai Kondang Merak, Pantai Ngliyep, Pantai Watu Leter, Pantai Clungup, Pantai Jonggring Soloko, pantai Kedung Celeng , Pantai Tamban dan beberapa pantai yg lain.

Ada juga Pulau Sempu yg di tengahnya ada danau Segara Anakan yg sangat indah , tapi pulau ini sekarang sudah ditetapkan sebagai c***r alam yang dilindungi sejak 1928. Dengan status tersebut, maka bila ingin ke sana harus ada izin dari pemerintah setempat, dalam hal ini Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA).

Dari semua pantai itu saya baru mengunjungi beberapa saja yaitu Pantai Balekambang, Pantai Sendang Biru, Pantai Bajul Mati dan terakhir Pantai Tamban.

Saya mencoba melihat keindahan pantai pantai di Malang Selatan ini dengan menyewa perahu dari Pantai Tamban.
Harga sewa 1 perahu Rp.350.000 dan bisa memuat 10 orang.
Perahu ini akan mengantar kita melihat keindahan pemandangan di sekitar laut di Malang Selatan, merasakan ombaknya yg kadang tenang dan kadang besar, melihat gradasi yg indah dari warna air laut di sekitar pantai pantainya dan yang paling asyik kita bisa berlabuh di pantai pantai yg ada dan cari spot spot foto yang bagus untuk diabadikan .

Selain paket perahu kita juga bisa pesan paket makanan seharga Rp. 350.000 untuk 10 orang juga dengan menu seafood seperti ikan bakar, cumi cumi, udang yg masih segar dan 10 buah kelapa muda.

Bisa juga pesan lobster dengan harga Rp.150.000 per kilo dan bisa dibakar atau di masak lain.

Jadi setelah puas berperahu , menikmati pemandangan dan berburu foto , bisa langsung menikmati makanan dan kelapa muda segar yg sudah di siapkan saat perahu berlabuh kembali ke Pantai Tamban.

Sangat menyenangkan.
Kalian bisa coba juga lhooo....🤩🤩

Wisata literasi dan sejarah.Perpustakaan Medayu Agung berlokasi di JL. Medayu Selatan Gang IV, No. 42-44, Medokan Ayu, K...
25/08/2019

Wisata literasi dan sejarah.

Perpustakaan Medayu Agung berlokasi di JL. Medayu Selatan Gang IV, No. 42-44, Medokan Ayu, Kec. Rungkut, Kota SBY,

Perpustakaan ini istimewa sebab mempunyai koleksi bersejarah bagi bangsa Indonesia maupun dunia , berupa buku, koran, majalah, kliping, foto dan dokumen dokumen penting lainnya yg tidak bisa kita dapatkan diperpustakaan lain.

Karya-karya Pramoedya Ananta Toer (termasuk naskah aslinya).
Sejarah , biografi, quotes, tulisan , foto foto Presiden Soekarno , foto foto benda koleksi beliau dari mancanegara,
sejarah tentang pembauran , integrasi dan peran serta perjuangan etnis Tionghoa di Indonesia banyak disimpan juga di perpustakaan ini.

Ada juga koleksi langka, berupa buku-buku kuno terbitan pertengahan abad 19 hingga awal abad 20, dalam bahasa Belanda, Inggris, Melayu, Mandarin dan Jerman, bisa kita ditemukan di sana.

Perpustakaan Medayu Agung didirikan dari kenangan dan pengalaman serta sejarah hidup Oei Hiem Hwie yg biasa dipanggil Om.Hwie.

Om Hwie muda adalah seorang wartawan surat kabar Trompet Masjarakat yg berpusat di Surabaya dan beliau sempat beberapa kali melakukan wawancara khusus dengan Presiden Sorkarno.
Ini merupakan kebanggaan bagi beliau, hal ini sangat terlihat saat beliau bercerita dan menunjukkan kenang kenangan jam tangan yg diberikan oleh Presiden Soekarno dan foto yg beliau jepret sendiri saat beliau mewawancarai Presiden Soekarno.

Namun karena kedekatan tersebut, maka ketika meletusnya tragedi G30S, Om Hwie ditangkap oleh aparat karena di tuduh sebagai anggota PKI
Selama lima tahun, Om Hwie mengalami beberapa kali pemindahan lokasi penahanan di Malang,Surabaya , Nusakambangan , dan pada tahun 1970, beliau bersama seribu tahanan lainnya diangkut dengan kapal Tobelo menuju tempat pengasingan di Pulau Buru.
Di Pulau Buru inilah Om Hwie bertemu dengan Pramoedya Ananta Toer yg juga diasingkan disana.
Waktu menjadi wartawan, Om Hwie sdh mengenal Pramoedya Ananta Toer.
Di pulau Buru saat Pramoedya Ananta Toer memerlukan kertas untuk menulis Om Hwie mencarikan kertas semen sebagai media menulisnya.
Dan sampai sekarang tulisan diatas kertas semen tersebut masih di simpan di Perpustakaan Medayu Agung.

Saat Om Hwie dibebaskan pada 1978, Ia dititipi naskah buku asli karya Pramudya A.T untuk dibawa keluar dari Pulau Buru dengan cara
Meletakkan di dalam besek yg ditumpuk dengan pakaian dan peralatan makan yg kotor dan beuntung bisa lolos sebab tidak di periksa oleh petugas.

1 tahun kemudian , di tahun 1978 Om Hwie mendengar kabar Pramudya A.T juga dibebaskan dari Pulau Buru.
Om Hwie bermaksud mengembalikan naskah milik Pramudya A,T yang dititipkan kepadanya.
Namun, Pramudya A.T meminta Hwie menyimpan naskah asli miliknya.
Karena itu hingga kini naskah naskah asli tersebut masih tersmpan di Perpustakaan Medayu Agung, termasuk tetralogi Pulau Buru yg terkenal yaitu
Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca.

Perpustakaan Medayu Agung lahir dari hobby, kenangan dan pengalaman sejarah hidup pribadi Oei Hiem Hwie, Beliau tekun membangun , menjaga dan terus memelihara literasi ini demi membangun sejarah yang lebih besar bagi genersi selanjutnya dan untuk meluruskan sejarah yg telah diputar balikan selama ini.

Saat kita datang berkunjung , Om Hwie dengan senang hati melayani kita dengan cerita sejarah , pengetahuan dan pengalamannya hidupnya.

Di perpustakan Medayu Agung ini kita bisa berwisata literasi dan belajar tentang sejarah kehidupan bangsa kita dari jaman ke jaman.
Pokoknya asyik gaes...👍😍

Bukit Jaddih merupakan bukit kapur yangterletak di Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan Madura, Jawa Timur....
13/07/2019

Bukit Jaddih merupakan bukit kapur yang
terletak di Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan Madura, Jawa Timur.

Untuk mencapai lokasi ini kita memerlukan waktu kurang lebih 1 jam dari Surabaya dengan melewati Jembatan Suramadu yg melintasi Selat Madura.

Kawasan Bukit Jaddih ini cukup luas dengan pemandangan indah dan eksotis .
Kombinasi dari bukit yang masih hijau dengan bukit kapur yg berwarna putih dengan pahatan pahatan yg dibuat oleh aktifitas penambangan kapur yang masih aktif disana.

Menurut sejarahnya , Bukit Jaddih adalah perbukitan yg digunakan sebagai tempat persembunyian para pejuang saat jaman perang penjajahan Jepang, sehingga banyak ditemukan gua - gua yang dulu dipakai sebagai tempat persembunyian.

Aktifitas penambangan kapur yg masih aktif di tempat ini meninggalkan bentuk gua, kolam yang semakin menambah keindahannya.
Di Bukit Jaddih ini kita bisa berenang, bermain perahu sampai berkuda keliling kolam.
Selain itu, kita juga bisa mendapatkan lokasi foto dengan pemandangannya yang artistik dan sangat menarik.

Dua kali kesana dalam rentang waktu 1 th saya mendapati pemandangan yang berbeda karena aktifitas penambangan yang masih berjalan.

Hanya saja lokasi Bukit Jaddih ini sangat panas jadi harus pakai sun block supaya tidak terbakar matahari.

Bila sedang musim , di jalan menuju lokasi Bukit Jaddih kita bisa membeli buah salak yang cukup enak dan manis, karena memang dilokasi tersebut banyak kebun salak milik warga.

Harapan saya destinasi wisata ini bisa dikembangkan menjadi lebih indah, profesional dengan kerjasama dari pemerintah daerah dengan pihak swasta yg mengelola lahan ini sehingga bisa menjadi tujuan wisata baik lokal maupun mancanegara.

Address

Blok Cibuluh Desa Tejamulya Kec.argapura

45462

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Enny Hindrawati posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Enny Hindrawati:

  • Want your business to be the top-listed Jewelery/watch Store?

Share