LDK Syiar Komda FITK (Dakwahnet)

LDK Syiar Komda FITK (Dakwahnet) Menggapai Berkah, Menebar Dakwah.Itulah Syiar LDK

12/07/2016

Sekarang akun komda fitk aktif di
fp :Komda FITK, ayo chek kesana...

💫💫Assalamu'alaikum, Muslimah nan solihah..😇  🌷 Keputrian KOMDA FITK 🌷mempersembahkan KAMUS (Kajian Kemuslimahan) “Sebaik...
15/06/2016

💫💫Assalamu'alaikum, Muslimah nan solihah..😇
🌷 Keputrian KOMDA FITK 🌷
mempersembahkan KAMUS (Kajian Kemuslimahan)

“Sebaik-baik wanita (langit) adalah Siti Maryam binti ‘Imran, dan sebaik-baik wanita (bumi) adalah Siti Khadijah binti Khuwailid.” (Al Hadist)

🎀 Bercermin pada Siti Khadijah binti Khuwailid 🎀

🎙 Pemateri : Hajiah Nurdiani
🏆Ka. Keputrian Komda Uswah 2012
🏆Staf Kaderisasi LDK Syahid 2013

Waktu : Jumat, 17 Juni 2016
Pukul : 13.00 WIB - Selesai
Tempat : Ruang 6.19 FITK

‼ [Akhwat LDK Komda FITK Wajib Hadir]‼

Info lebih lanjut hubungi:
👸🏻 (Nia) 081281267646

07/06/2016

Like and Follow akun resmi FP Komda Fitk (Baru)

31/05/2016

maaf akun Komda Fitk sedang bermasalah , mohon doanya agar segera bisa kembali pulih, untuk sementara hamlaman ini akan aktif sebagai media informasi selain ig & twiter

10/04/2016

DAKWAH BUKAN KARENA SENANG
Oleh Deddy Sussantho

“Ada apa, akh? Kok kelihatannya lemes banget? Sakit?”

“Nggak, akh. Ana hanya baru dapat amanah baru nih.”

“Lalu kenapa murung?”

“Ana nggak s**a amanahnya. Ribet ngurus teman-teman yang banyak begitu. Mana ana belum punya pengalaman lagi.”

“Ente masih mending, akh. Di tempat ana malah lebih parah. Banyak kader yang lepas. Action dakwahnya juga lemes. Jujur, ana jadi kurang semangat juga jadinya.”

Ya, mungkin komentar senada dengan di atas tak asing lagi bagi kita. Atau bahkan mulut kita sendiri pernah melontarkan hal yang sama. Klasik memang. Semangat dakwah menurun lantaran kondisi bi’ah dan jama’ah kurang kondusif. Saat itu, banyak sekali tuntutan yang keluar dengan mengatakan ini harusnya begitu, itu mestinya begini. Tapi di saat yang sama, kita tak melakukan apa-apa.

Kalau teman-temannya semangat, dirinya jadi semangat. Kalau teman-temannya produktif, dirinya juga produktif. Sebaliknya, kalau teman-temannya ‘diam’, dirinya ikut ‘diam’. Kalau teman-temannya futur, dirinya turut futur. Semuanya karena teman-temannya, karena bi’ah. Kalau teman-temannya enak, dakwahnya lancar. Tapi kalau sepi, apalagi cuma sendiri, dakwahnya jadi mati.

Inilah yang terjadi jika ‘mesin’ dakwah tidak diisi dengan bahan bakar yang semestinya. Pergerakan dakwah jadi bermasalah hanya gara-gara sumber energinya yang salah. Saudaraku, sumber energi dakwah bukanlah terletak pada kesenangan. Bukan bertumpu pada teman-teman yang menyenangkan, amanah yang menyenangkan, atau fasilitas yang menyenangkan. Karena yakinlah, kesenangan-kesenangan itu bersifat sementara. Apakah ketika kita bertemu rekan-rekan dakwah yang tidak menyenangkan kita jadi tidak senang berdakwah? Apakah ketika kita mendapati amanah yang tidak menyenangkan, kita jadi tidak amanah? Apakah ketika fasilitas sangat sedikit, kita jadi malas berjuang? Kalau itu yang masih kita rasakan, berhati-hatilah. Boleh jadi ada yang tidak beres dengan orientasi dakwah kita.

1

21/03/2015

Berhati-hatilah dalam Mengucapkan Salam

بسم الله الرحمن الرحيم
(Assalamualaikum / السلام عليكم / as-salāmu `alaykum) adalah sebuah sapaan yang didalamnya terdapat doa keselamatan, Assalamualaikum ini artinya adalah semoga kamu terselamatkan dari segala duka, kesulitan dan nestapa. Ibnu Al-Arabi di dalam kitabnya Al-Ahkamul Qur’an mengatakan bahwa Salam adalah salah satu ciri-ciri Allah Azza Wajjala dan berarti “Semoga Allah menjadi Pelindungmu”, dengan dasar ini mari kita sejenak mengupas tata cara salam dalam Islam yang baik dan benar, karena tidak sedikit saya secara pribadi banyak sekali menemukan kesalahan-kesalahan dalam penyampaian salam, dan tidak menutup kemungkinan juga kita secara tidak disadari pernah menyampaikan salam yang salah, jadi mari kita evaluasi bersama-sama mengenai salam ini.

Rasulullah Shollallohu alaihi wa-sallam memberi salam kepada keluarganya, sahabatnya, dan pada seluruh umat muslim dengan Lafadz “Assalamualaikum/as-salāmu`alaykum” dan dalam menjawab salam rasulullah memakai lafadz “Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh”.

Dengan demikian sudah sangat jelas salam yang benar berdasarkan dengan apa yang diajarkan rasulullah adalah memberi salam dengan “Assalamualaikum/as-salāmu`alaykum” dan menjawab salam dengan “Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh”, sebagai umat muslim yang baik sudah sepantasnyalah kita mengikuti cara penyampaian salam yang benar dari Rasulullah Shollallohu alaihi wa-sallam.

Dikehidupan sehari-hari, kita sering menemukan orang yang berkirim-kirim salam atau menitipkan salam kepada temannya, sahabat, rekan, keluarga dan yang lainnya melalui seorang perantara baik itu melalui temannya teman kita, sahabatnya sahabat kita dan yang lainnya bahkan saya juga yakin kita semua pernah melakukan hal tersebut, tapi tahukah anda bahwa kita sering sekali melakukan kebiasaan kirim salam / titip salam dengan cara yang salah yaitu seperti ini : “Tolong sampaikan salam saya kepada si fulan” atau “Salam ya ke si fulan” atau “Salamin ya ke si fulan” dan dengan berbagai gaya bahasa lainnya, padahal cara yang benar dalam mengirimkan salam / menitipkan salam melalui seorang perantara adalah seperti ini : “Tolong sampaikan salam Assalamualaikum kepada si fulan”, atau “Salam assalamualaikum ya ke si fulan” atau “Salamin assalamualaikum ke si fulan”. intinya dalam megirimkan/menitipkan salam kita harus jelas menyebutkan Assalamualaikum dalam kata-kata titipan salam kita tersebut.

Kemudian kesalahan lain yang sering terjadi dan mungkin tanpa kita sadari juga yaitu dalam penyingkatan salam “Assalamualaikum” dalam penulisan dalam status,koment,SMS, chatting, surat, email dan lainnya, kita tidak bisa seenaknya saja mempersingkat salam “Assalamualaikum” ini kenapa demikian? karena sesuai dengan yang saya utarakan diawal bahwa salam dalam islam adalah sapaan yang didalamnya terdapat doa keselamatan, Penyingkatan yang salah dalam kebiasaan kita adalah seperti ini : “As”, “Ass”, “Akum”, “Askum”, “Ass. Wr.Wb”, “Mikum”, “Samelekom” dan masih banyak lagi penyingkatan salam dengan gaya dan bahasa gaul lainnya yang kesemuanya itu malah menjadikan salam “Assalamualaikum/as-salāmu`alaykum ” menjadi berubah arti dan makna seperti “As(dalam bahasa inggris)” malah memiliki arti “sebagai”, “Ass(dalam bahasa inggris)” memiliki arti yang sangat parah yaitu keledai, orang bodoh dan (maaf) pantat, lalu “Akum(gelar untuk orang-orang yahudi)” adalah singkatan dari “Avde Kokhavim U Mazzalot” yang artinya “Hamba-hamba binatang dan orang-orang sesat”, jelas sekali penyingkatan yang tertera diatas sangat jauh dari makna doa keselamatan dalam “Assalamualaikum/as-salāmu`alaykum ”.

Mungkin karena kesibukan, diantara kita sering menyingkat ucapan “salam” yang arti awalnya doa keselamatan justru menjadi “cacian” dan kata “jorok”Ada yang singkat seperti “Asw”atau “Aslm“. Ada yang sedikit lebih panjang seperti“Ass Wr Wb” atau “Aslmwrwb. Namun yang seringsaya dapatkan, adalah singkatan “Ass“. “Ass” berarti: Pertama, kb.(animal) yang artinya keledai. Kedua, orang yang bodoh. Don’t be a silly (Janganlah sebodoh itu).
Dan ketiga, Vlug(pantat).Kita paham, mungkin banyak orang diantara kita cukup sibuk dan ingin cepat buru-buru menulis pesan. Barangkali, singkatan itu bisa mempercepat pekerjaan. Karena itu, saya menyarankan, jika memang keadaan sedang tidak memungkinkan untuk menulis salam lewat SMS dengan kalimat lengkap karena sedang menyetir di jalan, misalnya, solusinya cukup mudah adalah menulis pesan to the point saja. Tulislah “met pagi, met siang, met malam dan seterusnya. Ini masih lebih baik dibandingkan kita harus memaksakan diri menggunakan singkatan dari doa keselamatan Assalamu’alaikum menjadi “Ass” (pantat). Jangan sampai awalnya kita ingin menyampaikan doa keselamatan yang terjadi justeru sebaliknya, mendoakan keburukan.Kalau boleh saya mengistilahkah, niat baik ingin berdoa, jadinya malah ucapan kotor. Ucapan salam adalah ucapan penghormatan dan doa. Apabila kita dihormati dengan suatu penghormatan maka seharusnya kita membalas dengan sebuah penghormatan p**a yang lebih baik, atau minimal, balaslah dengan yang serupa. Sesungguhnya Allah akan memperhitungkan setiap yang kamu kerjakan. Hasa saja, kalau kita mengganti ucapan kalimat salam arti awalnya sangat mulia, maka, yang terjadi adalah sebaliknya, salah dan bisa-bisa menjadi umpatan kotor. Karena itu, jika tidak berhati-hati, mengganggati ucapan Assalamu’alaikum/as-salāmu`alaykum (Semoga sejahtera atasmu) dengan menyingkatnya menjadi “Ass”(pantat), ini mirip dengan mengganti doa yang baik dengan mengganti dengan bahasa orang jalanan , yang arinya kira-kira, berubah arti menjadi (maaf) “Pantat Lu!”Satu hal lagi yang perlu diingat adalah ketika kita menuliskan kata Assalamualaikum, perlu diperhatikan agar jangan sampai huruf L nya tertinggal sehingga menjadi Assaamualaikum.

Karena apa ? Diriwayatkan bahwa dahulu ada seorang Yahudi yang memberi salam kepada Nabi dengan ucapan “Assaamualaika ya Muhammad” (Semoga kematian dilimpahkan kepadamu).

Dan kata ASSAAMU ini artinya kematian. Kata ini adalah plesetan dari “Assalaamualaikum/as-salāmu`alaykum“. Maka nabi berkata, “Kalau orang kafir mengatakan padamu assaamu ‘alaikum, maka jawablah dengan wa ‘alaikum (Dan semoga atas kalianp**a).” [HR. Bukhari]

Lalu apakah sebenarnya kita ini boleh mempersingkat salam “Assalamualaikum/as-salāmu`alaykum ” dalam penulisan? tentu saja boleh tapi dengan penyingkatan yang benar yaitu “As Salam”, bukan penyingkatan yang seperti diatas telah diuraikan, “As-Salaam” adalah singkatan yang benar dari “Assalamualaikum/as-salāmu`alaykum ”/As-Salaam (Maha Sejahtera) adalah satu dari Nama-nama Agung Allah SWT dalam surat Al-Hasyr ayat 23.

Satu lagi kesalahan dalam pengucapan salam yang terkadang sekilas ini seperti benar, bahkan tidak sedikit p**a yang mengucapkan salam ini adalah orang-orang yang bertitle Haji, hajah, ustad dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya, atau mungkin kita juga pernah mengucapkannya, seperti apakah pengucapan salam yang salah tapi seperti benar itu? yaitu salam “Assalamualaikum” yang ditambahkan kata “Ta’ala”, saya yakin kita semua pasti pernah mendengar pengucapan “Assalamualaikum/as-salāmu`alaykum ” dengan ditambahkan kata “Ta’ala”, biasanya diucapkan seperti ini “Assalamualaikum warahmatullahi ta’ala wabarakatuh”, sekilas pengucapan salam seperti itu terdengar begitu bagus dan terdengar begitu benar, padahal ini adalah salah, berdasarkan kitab Al-Adzkar - Imam Nawawi, nabi besar kita Muhammad Saw telah mengajarkan kita cara salam sesama umat islam dengan 3 ucapan salam yaitu :

1. Assalamualaikum/as-salāmu`alaykum

2. Assalamualaikum Warahmatullah/as-salāmu`alaykum Warahmatullahi

3. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh/as-salāmu `alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh

Cara Memberi salam sesama umat islam ini ada dalam hadist dan merubah hadist hukumnya adalah pancung. disinilah kenapa menambahkan “Ta’ala” dalam salam “Assalamualaikum” adalah salah...insyaAlloh

Semoga postingan Ini Dapat Bermanfaat, jika ada kesalahan kata atau bahasa kami(admin) mohon maaf, kesalahan datangnya dari manusia, dan kebenaran datangnya dari Allah Azza Wajjala.

10/11/2014

“Semulia-mulia manusia ialah orang yang mempunyai adab yang merendah diri ketika berkedudukan tinggi, memaaf ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat.”

-Khalifah Abdul Malik Marwan-

Akhlak kita tak seindah kata dan tak seindah bicara…beginikah?? @ sebenarnya bagaimana??Salam 'alaik akhawat wa ikhwan f...
18/10/2014

Akhlak kita tak seindah kata dan tak seindah bicara…beginikah?? @ sebenarnya bagaimana??

Salam 'alaik akhawat wa ikhwan fillah…

"Keruntuhan akhlak dikalangan hamlatul quran yang sekarang ini kian meruncing. Apa peranan dan tanggungjawab mereka ini sebenarnya? Besar. Sangat besar. Ana mohon pada sesiapa yang boleh memberi cadangan juga pendapat untuk kita kongsi bersama" - dari blog http://islamforever-ahlullah.blogspot.com/ tertarik dengan persoalan yang ditimbulkan oleh sahabat kita ini, ana cuba menulis untuk sama-sama kita kongsi dan muhasabah arah dan tujuan kita sebenarnya…ittijah dan hadaf… Ingat hadaf utama kita diciptakan…Dari mana kita datang? untuk apa kita diciptakan? dan kemana kita akan dikembalikan? Mohon sama-sama kongsi idea dan pendapat yang bersarang di minda masing-masing…

Alhmdulillah syukur kerana masih dikurniakan ALLAH berbagai-bagai nikmat sehingga sampai saat dan ketika ini, nadi masih berdenyut…nikmat iman dan Islam dapat dirasai…Cuma manusia tidak mensyukurinya atas kelalaian diri sendiri…

(يا مقلب القلوب ثبت قلوبنا على دينك و على طاعتك)))

اللهم أرنا الحق حقا وارزقنا اتباعة وأرنا الباطل باطلا وارزقنا اجتنابة...آمين.

Apa khabar agaknya iman kita di waktu dan ketika ini?

Adakah sihat seperti mana jasmani kita? Atau sedang sakit? Jika sakit…tahap apakah sakit itu? Biasa @ kritikal? Sedarkah kita? Atau masih dalam lena dibuai mimpi yang indah…jika sedang enak di lamun cinta dengan perhiasan dunia…mata p**ak dikaburi dengan keseronokan dan nikmat dunia sementara ditambah p**a dengan nafsu yang meronta-ronta minta dibebaskan…ayuh bangun segera!!…jika badan kita rasa sakit, kita segera sahaja mencari penawarnya…pantang sakit sedikit, ada sahaja alasan untuk tidak hadir kelas dan sebagainya…ada sahaja alasan untuk tidak tunaikan kewajipan harian…betul atau salah…kita semua pernah dan sedang melalui zaman-zaman ini…sedarkah kita yang iman kita juga memerlukan penawar segera dan istimrar (berterusan), jika tidak segera diubati akan menjadi semakin parah…iman kita sedang menangis kerana sakitnya amat kritikal sekali…sampai bila lagi nak tunggu…dibiarkan tanpa ada ubat…

Kita selalu sahaja lapar…nak makan…pergi ke medan selera @ mana tempat yang boleh dijumpai makanan…erm…alhamdulillah dah kenyang baru boleh belajar…makan untuk hidup dan dapat beribadat dengan baik serta perlu laksanakan tugas sebagai khalifah di atas muka bumi ALLAH ini…tapi kadang-kadang terbalik…boleh jadi hidup untuk makan (na'uzubillah)…sebab sebenarnya makan bila lapar dan berhenti sebelum kenyang…tapi kita makan sebelum lapar berhenti bila dah kenyang sangat…maka malas terus merajai diri…hakikatnya rohani juga sentiasa lapar dan memerlukan makanan…kita sahaja sering lupa…manusia memang selalu lupa…tapi jangan sampai lupa asal usul…jangan lupa iman kita sedang sakit tenat…sudah carik dan rosak disebabkan perbuatan-perbuatan kita yang sebenarnya kita tahu tapi lalai dek nafsu dan keseronokan di dunia yang sementara ini…sudahkah kita tunaikan kewajipan sebagai khalifah ALLAH yang telah ditaklifkan ke atas setiap orang dari kita di atas bumi ALLAH ini??

Kesimp**an dari kehidupan seharian kita…semalam tidur lambat…alasannya nak cari modal untuk esok…hakikat sebenarnya tidur lewat…mula-mula borak-borak dulu, makan-makan…sedar tak sedar dah pukul 2 pagi…esok nak ke kelas…modal tasmi' tak lancar lagi...subuh entah pukul berapa?? Sudah semestinya subuh gajah...cepat-cepat bersiap ke kelas…tasmi' satu muka jelah dulu…xlancar lagi @ esok sahaja…masuk kelas madah…fikiran melayang entah ke mana?? Ustaz kat depan, dalam otak terfikirkan perkara lain…balik kelas jalan-jalan dulu…study? Tunggu exm lah..bila ada program-program ilmiah…tak boleh pegi…nak cari modal…esok takut ustaz @ uztazah marah…hakikatnya…borak-borak kat bilik berjam-jam…tengok cerita dulu…tengok cd…surf internet dan sebagainya…modal tasmi'?? lupa entah ke mana…masa berlalu begitu pantas tanpa menunggu kita…sedar xsedar dah nak final exam (imtihan nihaie)…muqarrar al-quran belum habis…masa ni semuanya rajin-rajin…dari pagi sampai petang bermukim di kelas…sibuk-sibuk cari ustaz dan ustazah nak tasmi'…memang boleh dapat anugerah pelajar paling rajin… tak cukup di kelas malam beriktikaf p**ak di masjid @ surau dan sebagainya…sebabnya nak habiskan cepat muqarar al-quran…kalau tak sempat habis kena tangguh p**ak…buku xbaca lagi..tersimpan kemas dirak @ dalam beg…esok nak exam baru baca…nilah rahsia pelajar paling cemerlang…apa yang kita kejar sebenarnya?? Pointer @ ilmu?? Sijil dunia @ sijil akhirat?? Tertulis kemas pelajar tahfiz al-Quran...hakikatnya al-quran hanya sekadar hafalan exam…tidak terikat kemas di dada…ilmu fi sutur bukan fi sudur…inikah yang kita mahu??

Ya ALLAH bantulah kami…kami selalu sahaja lalai dengan nikmat dunia yang sementara ini…selamatkanlah kami dari tipuan duniawi…hasutan syaitan…kami selalu sahaja mengikut nafsu…kami lemah ya ALLAH…

Sedar tak sedar sebenarnya masyarakat memandang kita sebagai model…kerana apa?? Kita mengahafaz bukan sahaja 1 ayat tetapi 30 juzuk…beribu2 ayat..bayangkanlah…al-Quran itu adalah sesuatu yg amat mulia…bagaimana nak masuk dengan hati yang kotor?? Jiwa yang lalai?? Kalau akhlak sudah rosak…bagaimana mahu menjadi contoh dan teladan kepada masyarakat… al-Quran itu suci jangan kita kotorinya dengan perbuatan-perbuatan kita…

Dalam surah as-soff ALLAH memperingatkan kita yang maksudnya : amat besar kebenciannya di sisi Allah - kamu memperkatakan sesuatu Yang kamu tidak melakukannya.

Ingatlah Nasihat waqi' kepada imam syafie apabila dia mengadu kepada waqi' tentang kesusahannya dalam menghafal :

شكوت إلى وقيع السوء حفظ

فأرشدني إلى ترك المعاصى

فأخبرني بأن العام نور

ونور الله لا يهدى للعاصى

Ya ALLAH malunya kita…Imam syafie yang hanya tertengok tumit seorang perempuan sahaja sudah merasakan susah untuk menghafal…kita bagaimana?? Kehidupan seharian sahaja penuh dengan noda dosa…hati kotor…maksiat hati bila teringat-ingat perkara yang melalaikan…maksiat mata bila tengok benda-benda yang xelok…maksiat mulut bila bercakap benda-benda xsepatutnya…mengumpat sana-sini…maksiat telinga bila dengar perkara yang xsepatutnya…al-quran yang sepatutnya dijadikan halwa telinga, lagu yang melalaikan p**ak yang dilazimi…maksiat tangan bila menaip mesej-mesej kepada si 'dia'…sayang,rindu dan sebagainya…'couple' berleluasa…hafal quran tapi ber'couple'…bagaimana tu?? Setiap hari baca ayat-ayat ALLAH…tapi…dalam masa yang sama…buat jugak maksiat…Mencampurkan hak dengan yang batil…nk cabar hukum ALLAH ke? (na'uzubillah) Kalau mahu mudah menghafal, kata waqi' tinggakan maksiat… Mana identiti pelajar islam?? Hilang nilai diri entah ke mana…melayang-layang, terawang-awang di alam fantasi ciptaan sendiri…inilah salah keruntuhan akhlak di kalangan hamlatul quran…ramai yang apabila ditegur mengatakan 'jangan masuk campur hal orang'. bagi yang ber'couple' p**ak…takutlah dengan inzar dari ALLAH dalam surah al-israk…Wala taqrabuzzina.. (jangan kamu mendekati zina)…sms,ym,frenstr dan sebagainya (tanpa ada tujuan yang dibenarkan) yang menjerumuskan kearah itu adalah zina dan salah dalam hukum islam…perlu diingat dan faham…ALLAH meletakkan perkataan 'taqrabu' (mendekati) bukan 'ta'malu'(membuat)…jadi semua perkara yang menjurus kearah itu adalah salah… Matlamat tidak menghalalkan cara…ISLAM itu tinggi dan tidak ada yg lebih tinggi darinya…

Akhwat dan ikhwan fillah,

Jasmani dan rohani perlu perlu seiring untuk menjadi khalifah yang betul-betul melaksanakan tanggungjawab yang telah ditaklifkan…setidak-tidaknya bangun malam perlu untuk memberikan kita kekuatan dalam menghadapi mehnah hidup dunia ini…sekurang-kurangnya solat tahajjud 2 rakaat…memang susah tapi sama-sama kita cuba amalkan…kalau diwaktu exam, kita sanggup berjaga malam semata-mata untuk study…(satu malam sahaja boleh habis satu buku…kalau hari-hari lain satu helai pun dah letih)…tapi bila dah habis exam, nak berjaga malam pun payah…kerana sedang nyenyak tidur di katil empuk dibuai mimpi yang indah… iman kita sekarang sedang sakit…sedarkah kita?? @ masih dibuai mimpi yang indah…

Kadang-kadang membaca sehari sejuzuk pun kita tidak mampu (selain dari muQarar @ hafalan tasmi') inikan p**a nak istimrar mengulang…adakah mengulang hanya sekadar untuk exm?? Untuk mendapatkan 4.0 dalam sijil dunia?? Klu begitu batalkan saja niat kita untuk menghafaz…kerana disebabkan kitalah datangnya fitnah kepada Al-Quran…

Ayuh sama-sama kita intropeksi n koreksi diri kita…adakah kita benar-benar menghayati dan beramal dengan al-Quran yg kita hafaz?? @ hanya sekadar untuk exm? @ sekadar inginkan nama sebagai hafiz @ hafizah?? Di mana nilai diri kita sebenarnya…ayuh bangkitlah wahai hamlatul Quran…janganlah asyik dibuai dengan mimpi-mimpi yang indah sahaja…sedar dan bangkitlah…apakah sebanarnya tujuan kita menghafaz al-Quran??…klu hanya sekadar inginkan nama…lebih baik berhenti daripada mendapat laknat ALLAH akibat perbuatan-perbuatan kita yang kadang2 bukan kita tidak tahu tetapi sengaja buat-buat tidak tahu dek kerana seronok dengan nikmat dunia yang fana dan sementara ini…sudahlah tidak ingat apa yang kita hafal ditambah p**a dengan akhlak yang teruk…kita sebenarnya perlukan teman yang menjadi cermin kepada diri kita…teman yang boleh membawa kita arah kebaikan…bukan teman yang boleh menjerumuskan kita ke neraka…

Internet memang melalaikan…oleh itu, jadikanlah internet ini sebagai medan untuk kita bertukar-tukar pendapat dan menambahkan ilmu yang semakin lama bukan semakin bertambah tetapi semakin berkurang dek kurangnya pembacaan kita…moga sedikit sebanyak memberi manfaat berguna kepada kita…bukan sekadar berkenal-kenal kosong…ber 'ana' 'enti' ber 'saya' 'awak'…itu ikhtilat namanya…ini bukannya peraturan ciptaan manusia tetapi syariat yang telah ditentukan ALLAH…apakah kita mahu melawan pencipta kita??

Jaga mata kawal hati didik diri (pinjam dari tema kempen Aku Tanpa Ikhtilat (ATI), Persatuan Mahasiswa Malaysia AL al-Bayt (PRISMA) MafraQ, Jordan).

Tepuk dada Tanya iman ye…bukan Tanya selera…

Sekian sahaja…Insan yang hina hamba yang dhoif…yang selalu lalai dan tertipu dengan perhiasan duniawi yang selalu lemah dengan mehnah dunia…maaf dipinta andai terkasar bahasa…kalau ada yang salah sila betulkan…hanya sekadar renungan kita bersama…bukan untuk dibaca tetapi untuk sama-sama fikirkan hakikat sebenar yang melanda diri kita…bukan tsunami…bahkan lebih teruk dari itu…sama ada bertepatan dengan diri kita @ tidak…tanyalah diri kita…nilailah dengan mata hati…bukan dengan hawa nafsu…sama-sama kita intropeksi dan koreksi diri kita…surah azzariyat ayat 55 yang maksudnya :

dan tetap tekunlah Engkau memberi peringatan, kerana Sesungguhnya peringatan itu mendatangkan faedah kepada orang-orang Yang beriman.


…kearah memperbaiki diri, berubah dan memantapkan generasi al-Quran…jom berubah dari sekarang… upgrade our iman..selalu tajdid niat…pergantungan hanya pada ALLAH..segala-galanya hanya kerana ALLAH…

From : http://huffazteam.blogspot.com/

[ :: [ CINTA ABADIE ] :: NOTA CYBER YG MEMBAHASKAN TENTANG ULUM AL-QURAN = KITAB "AL-"IJAZ WAL BAYAN" :: [ ULUM AL-QURAN ] :: RUJUKAN TAMBAHAN DEFINISI AL-QURAN WAHYU PERBEZAAN DI ANTARA AL-QURAN,HADIS QUDSI & HADIS NABAWI AYAT-AYAT MAKKI & MADANI AYAT YG PERTAMA & TERAKHIR D TURUNKAN PERINGKAT PENU…

29/06/2014
Assalamualaikum para pengemban generasi emas Indonesia!Anda cemas pd wajah pendidikan saat ini dgn byknya kasus di sekol...
19/05/2014

Assalamualaikum para pengemban generasi emas Indonesia!

Anda cemas pd wajah pendidikan saat ini dgn byknya kasus di sekolah2 di Indonesia? Anda seorang calon pendidik? Penasaran dgn bgmn mengubah citra pendidik saat ini? Ingin tahu bgmn mnjadi pendidik berkarakter?

Hadiri dan ikuti seminar pendidikan!
Education Spirit dg tema
"Mencari Pendidik Berkarakter (di Masa Kini)"
Brsma DR. H Ngatmin Al Arif (Dinas Pendidikan Tangerang Selatan)

Selasa, 20 Mei '14
Pkl 13.00-15.00 WIB
Madya lt. 2 UIN Jakarta

Segera daftar!
Spirit_Nama_Fak/Jur/Sem
Kirim ke 087780422546

Fasilitas:
-Sertifikat
-Snack

Organized by: | Rohisnya FITK

12/05/2014

MARI BELAJAR

Filosofi Air

Pertama, selain mempunyai sifat mengalir, air juga mempunyai sifat menguap. Naik keatas dan bertemu, berkumpul dan bersatu dengan uap air yang berasal dari berbagai tempat, dan dari pertalian ikatan ini akhirnya terbentuklah awan. Gumpalan awan ini kemudian bertemu dengan gumpalan-gumpalan lainnya sehingga semakin berat dan turunlah hujan yang menyejukan. Sifat ini hendaknya ditiru oleh kita, yaitu begitu pangkat dan kualitas hidup kita bisa lebih baik dan diatas orang lain, seharusnya kita bisa bersatu padu dengan orang-orang yang sama-sama diberikan derajat lebih untuk kemudian berusaha semaksimal mungkin menyejahterakan banyak orang.

Kadang sering ada yang menjadikan teori diatas sebagai alasan mengapa hidup harus seperti air yang mengalir, padahal teori diatas bukanlah tentang “air mengalir” melainkan ½ dari ”siklus air”. Sedangkan “air mengalir” bagian dari “Siklus air”.

Kedua, air mempunyai sifat membersihkan. Tentunya tidak semua air bisa membersihkan, air yang bisa membersihkan tentunya harus air yang bersih juga. Hikmahnya buat kita, hendaklah kita menjadi pribadi yang bisa mempengaruhi orang lain untuk berada dijalan yang baik, benar dan bersih, dan untuk itu tentunya kita harus membersihkan diri sendiri terlebih dahulu tentunya.

Ketiga, air mempunyai sifat halus dan lembut tapi tegas. Air bisa datang dalam jumlah yang sangat besar tapi juga bisa seketika hilang tanpa jejak. Saya lebih percaya kalau materi di muka bumi ini yang paling lembut sepertinya air, setiap kita sentuh ia sangat halus, saking halusnya kita tidak bisa mengukur seberapa tebal ukuran inti air. Tetapi, meskipun air terlihat dan terasa begitu tenang, lembut dan menyejukan, manakala ia “bertindak atas perintah Allah SWT” untuk memberikan peringatan kepada umat manusia maka efeknya sangat dahsyat mampu meluluh lantahkan dunia lebih dari sebuah bom atom. Pelajarannya buat kita adalah kita harus menjadi pribadi yang lemah lembut, santun, menentramkan tapi tidak loyo, tidak cemen. Tenang tapi punya ketegasan yang tidak bisa disepelekan dan direndahkan.

Keempat, hadirnya air selalu dibutuhkan dan dirindukan oleh siapapun. Mudah-mudahan dengan berkaca pada peran air, kita bisa berusaha menjadi manusia yang setiap kehadirannya selalu dibutuhkan dan sangat dirasakan manfaatnya oleh orang lain, sehingga kita tidak menjadi terbuang dan terkubur didalam sampah sejarah.

Kelima, berubah bentuk tapi tidak berubah sifat. Sobat perhatikan bak mandi yang berisi air secara penuh, misalnya bak tersebut berbentuk kubus, otomatis air yang didalamnya karena mempunyai sifat menekan ke segala air bentuknya juga menjadi kubus mengikuti bentuk bak mandi. Air tersebut kemudian sobat pindahkan kedalam drum yang mempunyai bentuk silinder, otomatis air tersebut bentuknya juga menjadi silinder karena menyesuaikan bentuk drum.

Ketika air berada didalam bak mandi dan bentuknya menyesuaikan bak mandi, ia tetaplah air, air dengan segala ciri khas, sifat dan karakternya. Begitu juga ketika air dipindahan kedalam sebuah drum, ia tetaplah air yang masih dengan segala ciri khas, sifat dan karakternya. Ia tidak berubah menjadi minyak ataupun yang lainnya. Gambarannya, dimanapun kita berada hendaklah kita tetap mempunyai kepribadian yang kuat, keimanan yang teguh, yang tidak mudah terpengaruh oleh perubahan kondisi dan lingkungan.

Keenam, air tidak bisa dibelah, selalu mengalah tapi tidak pernah kalah. Sobat perhatikan saat air dikolam atau dimanapun, dengan cara apapun ia dibelah tetap ia akan bersatu kembali. Dengan satu hentakan pukulan keras mungkin air tersebut tercerai-berai menciprat kesegala arah. Tapi ia akan tetap kembali bersatu lagi. Hikmahnya buat kita, apalagi kalau bukan semangat persatuan dan persaudaraan. Air sangat mudah berbaur dengan sesama air, sudah selayaknya kita juga bisa berbaur dan bersatu-padu antar sesama manusia terlebih lagi disatu bangsa yang sama.

sumber: http://www.ulilalbab.com/2012/03/filosofi-air-dari-aji-tirta-jati.html

16/11/2013

Assalamu'alaikum, sobat muslim..
Yukaree mampir ke twitter ,, lg sharetwit.. mau ttg apa??
Langsung check it out aja yaa! ^^
soga bermanfaat
Selamat ber-

Address

Gedung Student Center Lt. 3, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Jl. Ir. H. Juanda 95
Kota Tangerang Selatan
15412

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when LDK Syiar Komda FITK (Dakwahnet) posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share