22/09/2024
IBU, ANAK PEREMPUAN, DAN LUKA BATHIN PENGASUHAN.
Sebenarnya, Saya paling Malesss ngomentarin Kasus Artis. Tapi sebagai Ibu yang memiliki anak perempuan, pemandangan yang disuguhkan media di hadapan kita hari ini sangatlah mencengangkan, bahkan mengiris kalbu. Beberapa hari ini Netizen kita Ter-Lolly-Lolly, atau Ter-Vadel-Vadel atau TerNikmir-Nikmir.
Sebagai seorang Ibu , Saya dapat memahami jika Nikmir tidak merestui hubungan anak perempuannya dengan lelaki yang sering dia sebut Kang Semir itu. Semua orang tua punya harapan dan doa terbaik agar anak perempuannya kelak mendapatkan pasangan yang baik, memiliki budi pekerti yang baik, tidak menyakiti anaknya, tidak memanfaatkan anaknya, serta dapat membawa anak perempuannya dalam kehidupan yang berkualitas.
Bukan berarti dalam hal ini Saya mendeskreditkan Vadel. Bukan berarti Vadel buruk kualitasnya. Bukan itu Poinnya. Saya tidak memiliki kapasitas untuk menghina siapapun.....Saya juga punya anak perempuan...Khawatir kata-kata buruk yang dilemparkan kepada orang lain justru berbalik ke diri sendiri ....Naudzubillah Min Dzalik.
Kasus hubungan anak muda seperti Lolly dan Vadel sudah banyak. Pacaran dengan orang salah dulu.. Nanti juga sadar dan putus😁😁..ABG kan memang s**a gitu dinamikanya.
Dulu ada teman di sekolah SMA, tidak direstui hubungannya sama ortunya. Ehhhh malah backstreet dan melawan orang tuanya. Hingga orang tua Si Cewek akhirnya mindahin sekolah Anaknya ke kota lain. Beberapa bulan kemudian mereka putus.
ABG emang begitu kelakuannya..Gak usah terlalu panik. Dipantau aja. Kata orang tua Saya dulu menangani ABG seperti main layang-layang, ada kalanya ulur, ada kalanya harus ditarik, pake strategi dan hati-hati , dijaga jangan sampai putus layangannya.
Sebagai Ibu Saya juga jauh dari sempurna. Ada momen Saya berkata-kata dan bersikap yang menyakiti hati anak saya dan meninggalkan bekas di hati dan pikirannya. Hal yang sungguh Saya sesali. Hal yang membuat Saya merasa, bahwa Saya belum bisa menjadi Ibu yang baik untuk dia. Sekaligus hal ini membuat Saya terus belajar dan berusaha untuk menjadi Ibu yang baik.
Hubungan Saya dengan Ibu Saya juga tidak selalu baik. Kami sering konflik dan saling memberikan luka. Namun seiring perjalanan waktu dan usia semakin dewasa, Saya semakin paham bahwa itu hal biasa dalam dinamika hubungan Ibu dan Anak , yang bisa diselesaikan dengan komunikasi, cinta dan pengampunan, namun semua pasti butuh proses, butuh waktu.
Dulu Saya pernah kesal dengan orang tua yang Saya anggap Lebay...pernah suatu ketika di masa itu Saya diam-diam berniat ketemuan dengan seorang Lelaki saat Usia ABG di usia Saya 14 tahun. Saya pamitan dengan berbohong, bilangnya ada teman ulang tahun
Tapi intuisi orang tua itu tajam. Ayah menguntit Saya. Ditengah jalan mobil Beliau salib dan dipalang. Lalu terjadi Drama, Saya diambil paksa dan dibawa pulang. Malu rasanya diliatin orang di jalan Raya.
Semenjak hari itu Saya juga dilarang dekat dengan Laki-laki itu lagi. Ada rasa marah, sedih, kecewa, sebel sama orang tua, pengen kabur. Tapi....bebeberapa bulan kemudian ketahuan si Cowok punya Cewek lain, jadi pec*ndu narkoboy, sering mencuri uang ortunya buat beli narkoboy, motor gede pemberian ortunya dia jual buat beli narkoboy, bahkan meninggalnya karena OD narkoboy😑😑.
Momen itu membuat Saya bersyukur. Ketatnya orang tua menjaga anak perempuannya itu ternyata karena Cinta. Ketatnya mereka jugalah yang berperan besar kenapa bisa Saya baru kehilangan keperawanan itu di malam pertama setelah pernikahan Saya, di usia 26 tahun.
Terimakasih Papa dan Mama....sebandel apapun anaknya....semembangkang apapun anaknya....mereka tidak lelah untuk menjaga, memgingatkan, mendidik dan terus membersamai.
Dari Kasus Nikmir, Saya belajar, Kesalahan fatal seorang Ibu adalah menolak anaknya pulang dan mengeluarkan pernyataan "dia bukan anak saya lagi, akan saya keluarkan dari KK". Berkali-kali pulang tidak dibukakan pintu, diabaikan, bahkan aibnya dibongkar dan dijelek-jelekan di media.
ABG gabut ini pasti marah, benci, kecewa. Dia melihat ibunya kok jahat sekali. Sampai bisa lupa bahwa Ibunya jungkir balik membesarkan dia seorang diri tanpa peran Ayahnya.
Bisa dimaklumi kemarahan Nikmir sebagai seorang Ibu dan bisa dimaklumi juga kekecewaan Lolly sebagai ABG yg mulai kritis .
Saat itu, yg dekat dan mau menerima Lolly adalah Pacarnya dan keluarganya... 😑😑😑. Ya Allah...Kenapa anak gadis ditinggal di luar dan dibiarkan makin dekat dengan pacar yang tidak direstuinya. Harusnya jangaaan😑😑
2 tahun anak itu tinggal sendiri dan itu lamaaaa. Dia merasa dibuang, sendiri, tidak lagi dicintai. Di pikirannya, pacar dan keluarga pacarnya, inilah orang yang baik, yang memberikan tempat berlindung dan pulang saat dia kehilangan arah.....sementara Ibu, mengabaikannya.
Kapan ya kira-kira Lolly akan sadar jika Ibunya sayang bangettt sama dia. Butuh waktu lama.. Apalagi banyak trauma yang anak ini terima dalam 2 tahun.
Trauma karena dipermalukan di depan publik akan melekat seumur hidup di hati dan pikiran anak ini. Itu akan menjadi tembok besar yang menghalanginya memiliki hubungan yg hangat seperti dulu lagi dengan Ibunya. Semua tidak akan pernah sama lagi.
Repotnya di dunia ini, ketika seorang anak jujur dengan apa yang dia pikirkan dan dia rasakan tentang orang tuanya, penghakiman bahwa dia anak durhaka akan datang bertubi-tubi. Padahal tidak melulu anak yang salah. Banyak orang tua yang memberikan trauma dan luka bathin pada anak, namun dunia tidak mencapnya sebagai orang tua durhaka.
Doa Saya, semoga anak itu bisa berdamai dan mengampuni Ibunya agar bisa melanjutkan masa depan dengan hati yang ikhlas. Hanya pengampunan yang dapat membuat dia berdamai. Motivasinya..lakukan untuk diri sendiri, demi kedamaian hidup sendiri.
Warning untuk diri Saya sendiri sebagai Ibu...
Marah its OK sama anak, tp jangan diusir dan diputus hubungan apalagi dikeluarkan dari KK.
Suruh aja masuk kamar, pukul secukupnya jika perlu.
Mengusir dia berarti memang ingin melupakan dia. Padahal di luar sana anak ABG perempuan itu bisa diperkaus, dikasi narkoboy.. dimanfaatkan orang tidak bertanggungjawab....jika mereka rusak, kita sebagai orang tua pasti sedih dan hancur banget.
Kasus Lolly dijemput paksa sampai harus Live di media sosial harusnya tidak perlu. Saya pikir dijemput akan dibawa ke rumah untuk dipeluk, diajak bicara dari hati ke hati, eh ternyata mau dibawa visum ke polres😐, tujuan utama dan ego memenjarakan Vadel daripada memikirkan perasaan anaknya.
Di sisi lain...
Saya juga sedih banget melihat Lolly bisa memaki Ibunya dengan kasar. Apalagi menyebut kata anj*ng kepada Ibu yang sudah melahirkan dan membesarkannya dengan perjuangan sebagai single Mom. Jangan Ya Nak Ya....Saya tidak mendukung itu. Tetaplah beradab sebesar apapun konflikmu dengan Ibumu. Segila-gilanya seorang Ibu, cinta dan pengampunan untuk anaknya akan terus ada..terbukti Ibumu yang diam-diam membayarkan hutangmu, saat kamu dihancurkan, dia tarik kamu pulang.
Untuk Nikmir....ampuni anakmu.
tutup aib anakmu. Jika Vadel memang melanggar hukum ya proses hukum. Tapi apapun aib Lolly tutupi. Jaga perasaannya. Turunkan ego sebagai orang tua. Berperang dengan anak, menang jadi arang, kalah jadi abu.
Maafkanlah jika Lolly dulu pernah membela Antonio, mantan pacarmu yang ternyata brengs*k itu. Dia hanya seorang anak yang rindu sosok ayah. Lolly bisa dekat dan terbuka dengan Antoni karena dia memberi apa yg tidak didapat Lolly selama ini. Lolly bisa cerita apapun pada Antoni.. Ini pasti membekas di hatinya.. Rasa ini mengalahkan banyaknya uang yg diberikan ibunya. Lolly butuh didengarkan dan diajak ngobrol.
Antoni memberi itu.
Orang-orang yang punya keluarga utuh, peran Ayahnya maksimal , Ibunya adem ayem, tidak punya orang tua NPD, tidak akan mengerti perasaan Lolly.
Di sisi lain yang bukan single Mom, atau tidak pernah jadi single Mom tidak akan mengerti kenapa Nikmir bersikap begitu.
Mungkin dari kasus ini Nikmir bisa merenung. Karma itu nyata. Dulu Nikmir sering pansos, menerima bayaran untuk julid dan menyerang publik figur lain, banyak menyakiti perasaan orang lain. Hari ini karma justru datang dari anak sendiri. Sakit banget pasti. Apalagi sakitnya ditonton se-Indonesia. Sabar ya. Terima karma sebagai sarana pembersihan Tuhan. Kamu sedang dimurnikan dengan membayar kontan. Insyaa Allah kedepannya hidupmu bersih. Mulai lagi lembaran baru yang putih dan
Untuk Lolly..
Lolly yang sabar Nak, ampuni Ibumu...supaya kamu bisa menggapai masa depan dengan hati yang ikhlas...
Lanjutkan sekolahmu..
Nurut aja sama Ibumu saat ini..
Gak worh it membela lelaki yang baru kamu kenal dengan membangkang Ibumu..
Cintanya padamu tidak akan sebanding dengan cinta Ibumu...
Ibumu pinter ngasilin duit..
Dia memberi fasilitas terbaik untuk anak-anaknya...
Gunakan fasilitas itu untuk menjadikan dirimu sukses..
Saat ini Lolly jadi anak manis aja...
makan sehat...istirahat cukup ..belajar....sekolah tinggi sampe S3....bekerja....berkarya...nabung..Investasi.
Beli rumah pake duitmu sendiri.... Nanti jika sudah siap, pamitan baik-baik pada ibumu.....Bilang mau mandiri.
Akan ada waktunya kamu bisa jadi diri sendiri dan mandiri. Namun tetaplah berbuat baik pada Ibumu saat itu.
Semangat untuk keduanya. Doa terbaik untuk keduanya, semoga hubungan keduanya kembali membaik❤❤❤❤